Sabtu, 07 November 2026
02:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kidung Zakharia

Kidung Zakharia

Bagikan:
250px-Cappella_Tornabuoni%2C_Zacharias_Writes_Down_the_Name_of_his_Son_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Zakharia menulis nama anaknya, lukisan karya Domenico Ghirlandaio (terdapat di Cappella Tornabuoni, Basilika Santa Maria Novella, Firenze)

Kidung Zakharia merupakan suatu kantata (himne atau kidung dari teks Kitab Suci selain Mazmur) yang diambil dari Injil Lukas 1:68-79. Kidung ini dikenal dalam bahasa Latin:Benedictus (yang adalah kata pertama dari kidung ini) dan berisikan ucapan syukur Zakaria atas kelahiran puteranya Yohanes Pembaptis.[1] Dalam Gereja Katolik Roma, Kidung Zakharia dinyanyikan atau didaraskan saat doa atau Ibadat Pagi (Lauds); dan dipercaya bahwa Santo Benediktus yang pertama kali memasukkannya dalam Ibadat Pagi.[1][2]

Bahasa Latin

Benedictus sesuai yang tertulis dalam Nova Vulgata:[3]

Benedictus Dominus, Deus Israel,
quia visitavit et fecit redemptionem plebi suae
et erexit cornu salutis nobis
in domo David pueri sui,
sicut locutus est per os sanctorum,
qui a saeculo sunt, prophetarum eius,
salutem ex inimicis nostris
et de manu omnium, qui oderunt nos;
ad faciendam misericordiam cum patribus nostris
et memorari testamenti sui sancti,
iusiurandum, quod iuravit ad Abraham patrem nostrum,
daturum se nobis,
ut sine timore, de manu inimicorum liberati,
serviamus illi
in sanctitate et iustitia coram ipso
omnibus diebus nostris.
Et tu, puer, propheta Altissimi vocaberis:
praeibis enim ante faciem Domini parare vias eius,
ad dandam scientiam salutis plebi eius
in remissionem peccatorum eorum,
per viscera misericordiae Dei nostri,
in quibus visitabit nos oriens ex alto,
illuminare his, qui in tenebris et in umbra mortis sedent,
ad dirigendos pedes nostros in viam pacis.
[Doksologi: Gloria Patri]

Bahasa Indonesia

Kidung Zakharia sesuai yang tertulis dalam Puji Syukur no. 17:[4]

Terpujilah Tuhan, Allah Israel, *
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kita seorang Penyelamat yang gagah perkasa, *
putra Daud hamba-Nya,
seperti dijanjikan-Nya dari sediakala *
dengan pengantaraan para nabi-Nya yang kudus,
untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita *
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita;
untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kita *
dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita, *
akan membebaskan kita dari tangan musuh,
agar kita dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut *
dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi, *
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya,
untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya, *
berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan; *
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang,
untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut *
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.
[Doksologi: Kemuliaan]

Catatan

  • Dalam Ibadat Harian (Horarium), jika tidak dinyanyikan, ayat didaraskan silih berganti ayat demi ayat oleh dua kelompok umat atau oleh pemimpin dan umat.
  • Tanda * menunjukkan jeda di tengah satu ayat, artinya alur pendarasan diputus sejenak.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 (Inggris) Bernard Ward (1907). "The Catholic Encyclopedia Vol. 2 - The Benedictus (Canticle of Zachary)". New York: Robert Appleton Company (retrieved from New Advent).
  2. ↑ Ernest Maryanto (2004). Kamus Liturgi Sederhana (Edisi 2008, Cetakan ke-5). Kanisius. ISBN 979-21-0324-4. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2015-03-25.
  3. ↑ (Latin) "Nova Vulgata, Novum Testamentum - Evangelium Secundum Lucam". Holy See.
  4. ↑ Komisi Liturgi KWI. Puji Syukur (Edisi 2010). Jakarta: Penerbit OBOR. ISBN 978-979-565-009-6.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Benedictus.
Doa dalam Misa
Kanak-kanak Samuel sedang berdoa
Doa Maria
Doa lainnya
Catatan: Doa-doa yang dicetak miring dapat mendatangkan indulgensi
Halaman-halaman Awal
  • Pengantar (vi)
  • Isi Buku (vii)
  • Petunjuk Penggunaan Buku (xvii)
  • Daftar Singkatan (xxvi)
  • Daftar Singkatan Alkitab (xxvii)
Sampul Puji Syukur
Pokok-Pokok Iman dan Pedoman Hidup Kristen
Kebiasaan Orang Kristen
  • Berhimpun untuk Perayaan Ekaristi/Sabda
  • Membaca Kitab Suci
  • Melaksanakan Ibadat Harian
  • Berdoa bersama dalam Keluarga
  • Berdoa secara Pribadi
  • Terlibat dalam Kehidupan Jemaat
  • Terlibat dalam Masyarakat
  • Berpuasa dan Berpantang
  • Memeriksa Batin
  • Mengaku Dosa di Hadapan Imam
Doa-Doa Dasar
Doa-Doa Liturgis
Lingkaran Harian
Lingkaran Mingguan
  • Bacaan (83)
  • Doa (84)
  • Doa Persatuan Anggota Tubuh Kristus (85)
Lingkaran Tahun Gereja
Puji Syukur - editio typica cetakan tahun 2012
Disusun oleh Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan