Sabtu, 17 Oktober 2026
06:11 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Beerot Bene-Yaakan

Bagikan:

Beerot Bene-Yaakan (bahasa Ibrani:בְּנֵי יַעֲקָן‎, Be'eroth B'nei Ya'akan; bahasa Inggris:Be'eroth Bene-Jaakan; juga dikenal sebagai Beerot (Be'eroth), Bene Yaakan atau Bene-Yaakan) adalah salah satu tempat persinggahan orang-orang Israel dalam perjalanan keluar dari Mesir menuju ke tanah Kanaan di bawah pimpinan Musa, yang tercatat dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1] Menurut Bilangan 33:31–32, orang Israel "berangkat dari Moserot dan berkemah di Bene Yaakan, dan kemudian pindah dari Bene Yaakan dan berkemah di Hor-Gidgad", tapi menurut Ulangan 10:6, "Maka orang Israel berangkat dari Beerot Bene-Yaakan ke Mosera" pada kesempatan kedua ketika Musa telah diberi Sepuluh Perintah Allah yang tertulis pada dua loh batu. Tahap yang dilaporkan dalam Kitab Bilangan merupakan dua tahapan di antara 24 tahapan yang dicatat dalam daftar pada Bilangan 33:15–37, sedangkan pada titik ini dalam Kitab Ulangan, narasi itu hanya menyebutkan empat tempat persinggahan, yaitu Beerot Bene Yaakan, Mosera, Gudgod dan Yotbata.

Di Bene Yaakan ini suku Lewi berperang dengan orang-orang Israel yang ingin kembali ke Mesir.[2]

Etimologi

Nama Beerot Bene-Yaakan dalam bahasa Ibrani berarti "sumur putra-putra Yaakan".

Catatan Alkitab

Bilangan 33:31-32

Mereka berangkat dari Moserot, lalu berkemah di Bene-Yaakan.
Mereka berangkat dari Bene-Yaakan, lalu berkemah di Hor-Gidgad.[1]

Ulangan 10:6

Maka orang Israel berangkat dari Beerot Bene-Yaakan ke Mosera; di sanalah Harun mati dan dikuburkan; lalu Eleazar, anaknya, menjadi imam menggantikan dia.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Bilangan 33:31–32
  2. ↑ J. Talmud` Sotah CH. 1.
  3. ↑ Ulangan 10:6
Tempat sebelumnya:
Moserot
Pengembaraan orang Israel
dari Mesir ke Kanaan
Tempat persinggahan
Tempat berikutnya:
Hor-Gidgad
Artikel ini menggunakan sebagian teks dari Kamus Alkitab Easton, sebuah buku ranah publik, aslinya diterbitkan pada 1897.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan