Minggu, 18 Oktober 2026
15:28 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Bendungan Baram

danau di Malaysia

Bagikan:
Bendungan Baram
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bendungan_Baram&revid=29798847&groups=_bc8073f8f486eda09a76e0279cdd207f9a79beb7&parser=parsoid
Peta interaktif dari Bendungan Baram
NegaraMalaysia
LokasiSarawak
Koordinat3°22′59″N 114°34′4″E / 3.38306°N 114.56778°E / 3.38306; 114.56778
TujuanListrik
StatusDirencanakan
Biaya konstruksiRM4 miliar
Bendungan dan saluran pelimpah
Jenis bendunganGravitasi, pemutar beton
MembendungSungai Baram
Tinggi162 m (531 ft)
Panjang685 m (2.247 ft)
Elevasi pada puncak180 m (591 ft)[1]
Waduk
Daerah tangkapan air8.966 km2 (3.462 sq mi)
Luas permukaan389 kilometer persegi (150 sq mi)*
Elevasi normal178 m (584 ft)
Pembangkit Listrik
Turbin4 x jenis Francis
Kapasitas terpasang1,200 MW

Bendungan Baram, yang juga dikenal sebagai Bendungan Baram 1, (Proyek Bendungan Hidro-elektrik Baram) adalah sebuah bendungan gravitasi di Sungai Baram, Sarawak, Malaysia, pulau Kalimantan. Tempat bendungan tersebut berjarak 250 kilometer (160 mi) dari Miri, kota terbesar kedua di Sarawak. Bendungan tersebut merupakan bagian dari Sarawak Corridor of Renewable Energy dan, jika selesai, merupakan sebuah pembangkit listrik bertenaga 1,200 MW. Pada November 2015, Ketua Menteri Sarawak Tan Sri Adenan Satem mengumumkan bahwa pemerintah Sarawak menunda pembangunan Bendungan Baram karena masyarakat di Baram tidak menyambut rencana tersebut.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Baram and Murum Fact sheet". DayakBaru. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-06-02. Diakses tanggal 7 Mei 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Adenan: Sarawak's Baram Dan project temporarily shelved - Nation – The Star Online". thestar.com.my. 2015-11-18. Diakses tanggal 15 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan