Kamis, 22 Oktober 2026
07:18 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Bedakuilin

Bedakuilin

senyawa kimia

Bagikan:
Bedakuilin
250px-Bedaquiline.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Nama dagangSirturo
Nama lainBedaquiline fumarate,[1] TMC207,[2] R207910, AIDS222089
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa613022
License data
Rute
pemberian
Melalui mulut (oral)[3]
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
  • ℞ (Hanya resep)
Data farmakokinetika
Pengikatan protein>99.9% [4]
MetabolismeHati, oleh CYP3A4[5]
Waktu paruh eliminasi5,5 bulan [5]
EkskresiFeses[5]
Pengenal
  • (1R,2S)-1-(6-Bromo-2-methoxy-3-quinolyl)-4-dimethylamino-2-(1-naphthyl)-1-phenylbutan-2-ol
Nomor CAS
PubChem CID
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
Data sifat kimia dan fisik
RumusC32H31BrN2O2
Massa molar555.5 g/mol
Model 3D (JSmol)
  • Brc1ccc2nc(OC)c(cc2c1)[C@@H](c3ccccc3)[C@](O)(c5c4ccccc4ccc5)CCN(C)C
  • InChI=1S/C32H31BrN2O2/c1-35(2)19-18-32(36,28-15-9-13-22-10-7-8-14-26(22)28)30(23-11-5-4-6-12-23)27-21-24-20-25(33)16-17-29(24)34-31(27)37-3/h4-17,20-21,30,36H,18-19H2,1-3H3/t30-,32-/m1/s1
  • Key:QUIJNHUBAXPXFS-XLJNKUFUSA-N

Bedakuilin atau yang biasa dipasarkan dengan nama Sirturo adalah obat antibiotik yang digunakan dalam pengobatan penyakit tuberkulosis (TB),[1] khususnya tuberkulosis resistan obat (TB-MDR).[1][6][7] Obat ini adalah obat anti-TB pertama yang diakui sejak tahun 1998 dan obat anti-TB pertama serta obat pertama yang diperkenalkan untuk pengobatan TB-MDR bersama dengan obat lainnya.[8] Bedakuilin termasuk dalam salah satu Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[9]

Penggunaan

Bedakuilin bekerja sebagai pemblok pompa proton dalam proses sintetis ATP bakteri jenis mikobakteria.[10] Sintetis ATP diperlukan sebagai pembentukan energi bakteri untuk perkembangan bakteri tersebut. Sementara untuk pembunuhan bakteri, bedakuilin baru dapat bekerja setelah beberapa hari pengobatan.[11] Hal itu menjadikan tuberkulosis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis menjadikan bedakuilin sebagai salah satu pilihan obat dalam pengobatannya.[8]

Untuk kasus tuberkulosis resistan obat dimana tuberkulosis tersebut resistan terhadap obat-obat lainnya yang umum digunakan dalam pengobatan tuberkulosis (karena pada umumnya obat tuberkulosis memberikan efek samping resistansi), bedakuilin dianggap efektif menjadi alternatif pengobatan tersebut.[12] Bedakuilin juga digunakan bersama dengan pretomanid dan linezolid untuk terapi pengobatan tuberkulosis multiresistansi obat (TB-MDR) dan tuberkulosis resistan obat ekstensif (TB-XDR).[13]

Beberapa penelitian dilakukan untuk mencoba menggunakan bedakuilin sebagai obat pengobatan penyakit yang disebabkan bakteri mikobakterium lainnya (selain Mycobacterium tuberculosis), namun masih belum ada hasil signifikan yang dilaporkan.[14]

Penggunaan obat bedakuilin adalah melalui obat oral (melalui mulut).[3]

Efek samping

Efek samping paling umum yang terjadi pada pengonsumsi bedakuilin adalah rasa mual yang terjadi pada sekitar 30% pasien, nyeri sendi pada sekitar 26% pasien, rasa pusing pada sekitar 22% pasien, batuk berdarah pada sekitar 14% pasien, nyeri di bagian dada pada sekitar 9% pasien, anoreksia pada 7% pasien, dan ruam-ruam pada kulit pada 6% pasien.[8] Efek samping lain yang lebih parah tetapi tidak umum meliputi tuli permanen, mual-mual parah, dan gangguan kejiwaan.[15]

Berdasarkan penelitian, dalam pengobatan tuberkulosis multiresistansi obat, penggunaan bedakuilin juga meningkatkan tingkat kematian pasien.[16]

Interaksi obat

Setidaknya diketahui terdapat 487 obat yang memiliki interaksi dengan bedakuilin, dengan 205 interaksi besar, 279 interaksi menengah, dan 3 interaksi kecil.[17] Bedakuilin tidak boleh dikombinasikan dengan obat yang termasuk dalam jenis penginduksi kuat atau inhibitor CYP3A4 karena dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan seperti penyimpangan area di bawah kurva (AUC) pada konsentrasi obat di plasma darah berdasarkan waktu.[18]

Referensi

  1. 1 2 3 "Bedaquiline Fumarate". The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Desember 2016. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Diacon AH, Pym A, Grobusch M, Patientia R, Rustomjee R, Page-Shipp L, et al. (Juni 2009). "The diarylquinoline TMC207 for multidrug-resistant tuberculosis". The New England Journal of Medicine. 360 (23): 2397–405. doi:10.1056/NEJMoa0808427. PMID 19494215.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 World Health Organization (2015). The selection and use of essential medicines. Twentieth report of the WHO Expert Committee 2015 (including 19th WHO Model List of Essential Medicines and 5th WHO Model List of Essential Medicines for Children). Geneva: World Health Organization. hlm. 26-30. hdl:10665/189763. ISBN 9789241209946. ISSN 0512-3054. WHO technical report series;994.
  4. ↑ "Sirturo: Clinical Pharmacology". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Februari 2015. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 "Bedaquiline". Diarsipkan dari asli tanggal 20 Mei 2013. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "WHO Rapid Communication: Key changes to treatment of multidrug- and rifampicin-resistant tuberculosis (MDR/RR-TB)". WHO. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Lua error in Modul:Citation/CS1/Utilities at line 82: bad argument #1 to 'message.newRawMessage' (string expected, got nil).
  8. 1 2 3 Shashank Deoghare (September–Oktober 2013). "Bedaquiline: A new drug approved for treatment of multidrug-resistant tuberculosis". www.ncbi.nlm.nih.gov (dalam bahasa Inggris). Indian J Pharmacol. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.
  10. ↑ Worley MV, Estrada SJ (November 2014). "Bedaquiline: a novel antitubercular agent for the treatment of multidrug-resistant tuberculosis". Pharmacotherapy. 34 (11): 1187–97. doi:10.1002/phar.1482. PMC 5028565. PMID 25203970.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Koul A, Vranckx L, Dhar N, Göhlmann HW, Özdemir E, Neefs JM, Schulz M, Lu P, Mørtz E, McKinney JD, Andries K, Bald D (Februari 2014). "Delayed bactericidal response of Mycobacterium tuberculosis to bedaquiline involves remodelling of bacterial metabolism". Nature Communications. 5 (1): 3369. Bibcode:2014NatCo...5E3369K. doi:10.1038/ncomms4369. PMC 3948051. PMID 24569628.
  12. ↑ "Obat Baru Tuberkulosis Bakal Segera Hadir" (dalam bahasa Indonesia). BUMN. 30 Maret 2013. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  13. ↑ dr. Triana Istiqlal (23 Februari 2017). "Terapi Baru Memberi Harapan untuk Pengobatan TB Paling Resisten" (dalam bahasa Indonesia). PT Gakken and Health Education Indonesia. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  14. ↑ Field SK (Juli 2015). "Bedaquiline for the treatment of multidrug-resistant tuberculosis: great promise or disappointment?". Therapeutic Advances in Chronic Disease. 6 (4): 170–84. doi:10.1177/2040622315582325. PMC 4480545. PMID 26137207.
  15. ↑ Slay, Widiyabuana (2 Januari 2013). "Obat Bedaquiline Dianggap Efektif Obati TB Lebih Cepat". Tribunnews.com. Tribun News. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ Diacon AH, Pym A, Grobusch MP, de los Rios JM, Gotuzzo E, Vasilyeva I, Leimane V, Andries K, Bakare N, De Marez T, Haxaire-Theeuwes M, Lounis N, Meyvisch P, De Paepe E, van Heeswijk RP, Dannemann B (Agustus 2014). "Multidrug-resistant tuberculosis and culture conversion with bedaquiline". The New England Journal of Medicine. 371 (8): 723–32. doi:10.1056/NEJMoa1313865. PMID 25140958.
  17. ↑ "Bedaquiline Drug Interactions" (dalam bahasa Inggris). Drugs.com. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "Prescribing Information for Bedaquiline" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 24 Agustus 2013. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

  • "Bedakuilin". Portal Informasi Obat. Perpustakaan Obat Nasional Amerika Serikat.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan