Senin, 12 Oktober 2026
16:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Bayan I

Bagikan:

Bayan I (Bajan, Baian, Baïan) adalah seorang khagan Avar yang berkuasa dari tahun 558 hingga 565. Menurut René Grousset, ia meninggal pada tahun 602.[1] Ia memimpin perpindahan orang-orang Avar (yang berasal dari Asia Tengah) ke wilayah Pannonia. Suku Avar sebelumnya terusir oleh perluasan wilayah Kekhanan Göktürk ke barat. Ia memutuskan untuk pindah bersama sukunya ke wilayah Carpathia dan sempat memohon secara damai kepada Kaisar Romawi Timur Yustinianus I, tetapi sang Kaisar menolaknya (sekitar tahun 558). Ia lalu meneruskan perjalanan sukunya ke wilayah Thuringia di barat. Di situ ia berhadapan dengan Raja Franka Sigebert I dari Austrasia. Pada tahun 566, sang Raja dikalahkan oleh suku Avar di tepi Sungai Elbe dan ditawan. Bayan meminta pembayaran berupa tepung, sayur-sayuran dan kawanan domba dan sapi, dan kemudian mereka menandatangani perjanjian perdamaian.

Bayan dan sukunya lalu menetap di wilayah Pannonia yang berdekatan dengan wilayah suku Langobardi. Mereka menghancurkan kerajaan Gepid yang dipimpin oleh Raja Cunimond (sekitar tahun 567) atas permintaan Romawi Timur. Pada tahun 568, ia menandatangani perjanjian persekutuan dengan Raja Langobardi Alboin (yang telah memutuskan akan menyerbu Italia).

Sebagai penguasa wilayah yang telah ditinggalkan oleh suku Langobardi dan wilayah Gepid yang direbut, Bayan I mulai mengancam Romawi Timur dan mengalahkan Kaisar Tiberius II pada tahun 574. Ia lalu merebut wilayah Sirmium.

Referensi

  1. ↑ "L'empire des steppes, Attila, Gengis-Khan, Tamerlan" (PDF). Payot, Paris.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |auteur= diabaikan (|author= disarankan)
  • Grégoire de Tours, Histoire des Francs.
  • Olajos Thérèse, « La chronologie de la dynastie avare de Baïan ». Dans: Revue des études byzantines, tome 34, 1976. p. Missing parameter/s! (Template:P.)151-158.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan