Kamis, 01 Oktober 2026
22:43 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Bayan I

Bagikan:

Bayan I (Bajan, Baian, Baïan) adalah seorang khagan Avar yang berkuasa dari tahun 558 hingga 565. Menurut René Grousset, ia meninggal pada tahun 602.[1] Ia memimpin perpindahan orang-orang Avar (yang berasal dari Asia Tengah) ke wilayah Pannonia. Suku Avar sebelumnya terusir oleh perluasan wilayah Kekhanan Göktürk ke barat. Ia memutuskan untuk pindah bersama sukunya ke wilayah Carpathia dan sempat memohon secara damai kepada Kaisar Romawi Timur Yustinianus I, tetapi sang Kaisar menolaknya (sekitar tahun 558). Ia lalu meneruskan perjalanan sukunya ke wilayah Thuringia di barat. Di situ ia berhadapan dengan Raja Franka Sigebert I dari Austrasia. Pada tahun 566, sang Raja dikalahkan oleh suku Avar di tepi Sungai Elbe dan ditawan. Bayan meminta pembayaran berupa tepung, sayur-sayuran dan kawanan domba dan sapi, dan kemudian mereka menandatangani perjanjian perdamaian.

Bayan dan sukunya lalu menetap di wilayah Pannonia yang berdekatan dengan wilayah suku Langobardi. Mereka menghancurkan kerajaan Gepid yang dipimpin oleh Raja Cunimond (sekitar tahun 567) atas permintaan Romawi Timur. Pada tahun 568, ia menandatangani perjanjian persekutuan dengan Raja Langobardi Alboin (yang telah memutuskan akan menyerbu Italia).

Sebagai penguasa wilayah yang telah ditinggalkan oleh suku Langobardi dan wilayah Gepid yang direbut, Bayan I mulai mengancam Romawi Timur dan mengalahkan Kaisar Tiberius II pada tahun 574. Ia lalu merebut wilayah Sirmium.

Referensi

  1. ↑ "L'empire des steppes, Attila, Gengis-Khan, Tamerlan" (PDF). Payot, Paris.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |auteur= diabaikan (|author= disarankan)
  • Grégoire de Tours, Histoire des Francs.
  • Olajos Thérèse, « La chronologie de la dynastie avare de Baïan ». Dans: Revue des études byzantines, tome 34, 1976. p. Missing parameter/s! (Template:P.)151-158.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan