Jumat, 02 Oktober 2026
19:35 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Batu Ballah

Bagikan:

Batu Ballah adalah sebuah cerita yang berasal dari Kabupaten Sambas di Provinsi Kalimantan Barat. Cerita rakyat Sambas ini berkisah tentang sebuah gua ajaib bernama Batu Ballah Batu Betangkup. Ibu tiga anak bernama Mak Tanjung pergi mencari kayu bakar meninggalkan dua anaknya, Melur dan Pekan. Pekan memakan semua sisa ikan bakar yang disediakan untuk Ibu tanpa izin, sehingga menimbulkan kekecewaan mendalam pada sang Ibu.[1]

Batu Ballah ini mengisahkan sebuah keluarga miskin dengan seorang ibu dengan tiga anaknya. Untuk menghidupi ketiganya, ibu itu tidak putus asa, ia selalu bekerja keras. Suatu hari ibunya berpamitan kepada ketiga anaknya untuk mencari ikan tembakul yang sangat disukai oleh ketiga anaknya. Dengan susah payah akhirnya ikan tembakul tersebut didapatkan lalu pulanglah ke rumah. Sesampainya di rumah kemudian ia meminta ke ketiga anaknya untuk memasak ikan itu. Kemudian ibunya pergi mandi dan berpesan kepada anaknya untuk menyisakan ikan bagian telurnya. Ketiga anaknya makan dengan lahap, dan adiknya lupa akan pesan ibunya, ia menghabiskan semua ikan itu. Sesampaikan di rumah ibunya sangat marah, kemudian ia pergi dalam keadaan marah. Ia berlari ke sungai menuju sebuah batu besar yang menganga lebar seperti mulut, tanpa disadarinya ia terjepit di batu tersebut. Begitulah asal-usul cerita Batu Ballah.[2]

Referensi

  1. ↑ "Cerita Rakyat Sambas Batu Ballah Batu Betangkup | PDF". Scribd. Diakses tanggal 2024-08-21.
  2. ↑ "Batu Ballah". Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan