Rabu, 23 September 2026
03:39 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Basofi Sudirman

Basofi Sudirman

Gubernur Jawa Timur ke-11

Basofi Sudirman
Gubernur_Jatim_Basofi_Sudirman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Sebagai Gubernur KDH Tk.I Provinsi Jatim, 1993–1998
Gubernur Jawa Timurke-11
Masa jabatan
1993–1998
PendahuluSoelarso
PenggantiImam Utomo
Wakil Gubernur DKI Jakarta
Bidang Pemerintahan
Masa jabatan
1987–1992
GubernurWiyogo Atmodarminto
PendahuluEddie Marzuki Nalapraya
PenggantiMohammad Idroes
Informasi pribadi
Lahir(1940-12-28)28 Desember 1940
Bojonegoro, Indonesia
Meninggal7 Agustus 2017(2017-08-07) (umur 76)
Jakarta, Indonesia
Partai politik  Golkar 1987-1992
Orang tua
AlmamaterAkademi Militer Nasional (1963)
Pekerjaan
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-20-TNI_Army-MG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal TNI
SatuanInfanteri (Kopassus)
Pertempuran/perangOperasi Seroja

Basofi Sudirman (20 Desember 1940  7 Agustus 2017), adalah Gubernur Jawa Timur periode 1993–1998. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Kasdam I/Bukit Barisan (1986-1987) dan Wakil Gubernur Jakarta tahun (1987–1992). Ia pernah berkarier sebagai penyanyi, dengan single Tidak Semua Laki-laki. Basofi Sudirman merupakan Putra dari Letjen TNI (Purn.) H. Soedirman yang merupakan tokoh terkenal di Bojonegoro, dan merupakan pahlawan nasional dari Kabupaten Bojonegoro.

Latar belakang

Basofi Sudirman[1] lahir di desa yang tidak begitu subur: Ngraho, Bojonegoro, dari pasangan ayah bernama Letnan Jenderal TNI H. Soedirman dan ibu Masrikah binti Syakur, pada tanggal 28 Desember 1940. Berkat pengaruh ayahnya, sejak kecil ia sudah bercita-cita menjadi tentara. "Bapak selalu mengajak saya melihat-lihat kegiatan militer seperti tentara latihan. Saya melihat kebesaran Bapak saya di dunia kemiliteran itu, sehingga otomatis di benak saya nggak ada yang lain kecuali ingin jadi tentara. Sebagian cara hidup yang biasanya dialami tentara juga sudah sering dialaminya sejak kecil. Pada masa revolusi, Basofi kecil sudah sering harus ikut mengungsi. Setelah Belanda mengakui kedaulatan RI pun, ia masih harus berpindah-pindah karena tugas ayahnya selaku tentara menghendaki begitu. "Tetapi sekolah tetap lancar," tukasnya. Sekolah Rakyat (SR) hingga SMA ia selesaikan di Surabaya. Lulus SMA Negeri 5 Surabaya pada tahun 1960, Basofi muda melanjutkan ke Akademi Militer Nasional (AMN) di Magelang, Jawa Tengah, yang kemudian diselesaikannya pada tahun 1963. Setelah lulus AMN, karier militernya tergolong lancar, terutama setelah melalui berbagai pengalaman tempur.

Karier militer

Pengalaman memimpin pasukan yang pernah dilaluinya adalah Komandan Detasemen Tempur Kopassandha (1971–1972), Komandan Batalyon 512 Brawijaya (1973-1974), Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 18/Kostrad (1981-1983). Selain itu Basofi juga punya pengalaman teritorial yang cukup. Misalnya, ia pernah menjadi Komandan Kodim 0824/Jember (1977–1978), Asisten Teritorial Kodam VIII/Brawijaya (1983–1984), Komandan Korem 083/Baladhika Malang (1984–1986), dan Kasdam Kodam I/Bukit Barisan (1986–1987), sebelum akhirnya ditarik ke Mabes ABRI. Pengalaman lainnya adalah menjadi Dosen Seskoad, tahun 1979–1981. Ia sendiri mengikuti Seskoad pada tahun 1978, dan Sesko ABRI tahun 1979. Sebagai prajurit Basofi tergolong cepat pensiun. Lulusan Seskoad 1978 dan Seskogab 1979 ini pensiun pada usia 47 tahun, dengan pangkat Mayor Jenderal TNI. "Ya, karena masuk Golkar," begitu sebabanya. Ayahnya, Letjen TNI H. Soedirman, sebetulnya tak setuju. Tapi bagi Basofi sendiri, di Golkar dan di ABRI sama saja. "Cuma, Bapak saya yang protes," tambahnya.

Meskipun karier militernya kalah dibanding ayahnya—ayahnya bisa pensiun dengan pangkat Letnan Jenderal TNI dan pernah menjabat Komandan Jenderal Seskoad.

Pendidikan Komando

Basofi Sudirman merupakan Abituren Akademi Militer Nasional (Akmil) Magelang tahun 1963. Dan juga Ia merupakan generasi ketiga pasukan komando yang berasal dari lulusan Akmil. lulus pendidikan Komando, RPKAD tahun 1964-1965. Diantaranya adalah :

  1. Letda Inf Raja Kami Sembiring Meliala (Akmil Magelang 1960/Mayjen TNI Purn.)
  2. Letda Inf Sutedjo (Akmil Magelang 1961/Letjen TNI Purn )
  3. Letda Czi Arie Sudewo (Akmil Bandung 1962/Letjen TNI Purn.)
  4. Letda Inf Sintong Panjaitan (Akmil Magelang 1963/Letjen TNI Purn.)
  5. Letda Inf Wismoyo Arismunandar (Akmil Magelang 1963/Jenderal TNI Purn.)
  6. Letda Inf Kuntara (Akmil Magelang 1963/Letjen TNI Purn.)

Karier Sipil

Krier sipilnya tergolong bagus. Sebelum menjadi Gubernur Jawa Timur, jabatannya adalah Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, dan pada tahun 1987 diangkat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang pemerintahan. Itulah jabatan terakhirnya, sampai April 1993, sebelum menjadi Gubernur Jawa Timur.

Pendidikan Militer

  • Akademi Militer Nasional (1963)
  • Sesarcabif
  • Diklapa I
  • Diklapa II
  • Komando (1965)
  • Seskoad (1978)
  • Seskogab (1979)

Riwayat jabatan

  • Komandan Detasemen Tempur Kopassandha (1971-1972)
  • Komandan Batalyon 512/Brawijaya Malang (1973-1974)
  • Komandan Kodim 0824/Jember (1977-1978)
  • Dosen Seskoad (1979-1981)
  • Komandan Brigif Linud 18/Kostrad (1981-1983)
  • Asisten Teritorial Kodam VIII/Brawijaya (1983-1984)
  • Komandan Korem 083/Baladhika (1984-1986)
  • Kasdam I/Bukit Barisan (1986-1987)

Tanda Jasa

Basofi Soedirman pernah menerima Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Mahaputra Pratama, Tanda Kehormatan Setya Lencana Pembangunan, Piagam Veteran RI, Setya Lencana Kesetiaan 8,16 dan 24 tahun.

Meninggal dunia

Mayjen TNI (Purn.) Basofi Sudirman (76), meninggal dunia sekitar pukul 10.55 WIB Senin, 7 Agustus 2017 akibat sakit di RS Medistra Jakarta Selatan. Jenazahnya Dimakamkan di Sandiego Hills, Karawang, Jawa Barat.[2][3] secara militer yang di pimpin oleh Aspam Kasad Mayjen TNI Ilyas Alamsyah.

Diskografi

Album studio

  • Tidak Semua Laki-laki (1993)
  • Hanya Kau yang Kupilih (1997)
  • Tidak Semua Wanita (2000)

Pranala luar

Referensi

Jabatan politik
Didahului oleh:
Soelarso
Gubernur Jawa Timur
1993–1998
Diteruskan oleh:
Imam Utomo
Didahului oleh:
Eddie Marzuki Nalapraya
Bunyamin Ramto
Wakil Gubernur DKI Jakarta
1987–1992
Bersama dengan: Herbowo
Diteruskan oleh:
Mohammad Idroes
Tubagus Muhammad Rais
RS Museno
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan