Selasa, 29 September 2026
21:25 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Kabupaten Barito Selatan

Kabupaten Barito Selatan

kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah

Bagikan:
Kabupaten Barito Selatan
330px-Tugu_Pernyataan_Kemerdekaan_RI_di_Barito_Selatan_1947.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tugu Kemerdekaan RI
Lambang resmi Kabupaten Barito Selatan
Lambang
Motto: 
Dahani Dahanai Tuntung Tulus
"Selamat Sentosa Adil dan Makmur Selama-lamanya"
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kabupaten_Barito_Selatan&revid=29962376&groups=_4fdc5e815231c9100e2dddb11cea047c525aa336&parser=parsoid
Peta Kabupaten Barito Selatan
Kabupaten Barito Selatan di Kalimantan
Kabupaten Barito Selatan
Kabupaten Barito Selatan
Peta Kabupaten Barito Selatan
Tampilkan peta Kalimantan
Kabupaten Barito Selatan di Indonesia
Kabupaten Barito Selatan
Kabupaten Barito Selatan
Kabupaten Barito Selatan (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 1°52′00″S 114°44′00″E / 1.86667°S 114.73333°E / -1.86667; 114.73333
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Tengah
Tanggal berdiri26 Januari 1958
Dasar hukumUU No. 6 Tahun 1957
Hari jadi21 September 1959
Ibu kotaBuntok
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 6
  • Kelurahan: 7
  • Desa: 86
Pemerintahan
 • BupatiEddy Raya Samsuri
 • Wakil BupatiKhristianto Yudha
 • Sekretaris DaerahEddy Purwanto
Luas
 • Total8.830,00 km2 (3,409,28 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2025)[1]
 • Total138.535
 • Kepadatan16/km2 (41/sq mi)
Demografi
 • Agama
 • BahasaIndonesia, Bakumpai, Maanyan, Dusun
 • IPMKenaikan 74,01 (2023)
 tinggi [3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
6204 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon0525
Pelat kendaraanKH xxxx D*
Kode Kemendagri62.04 Suntingan nilai di Wikidata
APBDRp 933.014.543.187,-
DAURp 598.743.369.000,- (2020)
Situs webwww.baritoselatankab.go.id

Kabupaten Barito Selatan adalah sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Ibu kotanya adalah Buntok dan memiliki luas wilayah 8.830,00 km² yang berpenduduk sebanyak 138.535 jiwa pada akhir 2025.[1][2] Motto kabupaten ini adalah "Dahani dahanai tuntung tulus" dan "pantang pulang sebelum tumbang".

Sejarah

Sebagian kecil wilayah Barito Selatan termasuk dalam Kesultanan Banjar (1826-1860), tetapi sebagian besar termasuk Dusun Ilir diserahkan kepada Hindia Belanda, menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, merupakan bagian dari zuid-ooster-afdeeling van Borneo berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No. 8.[4][5]

Geografi

Kabupaten Barito Selatan secara geografis terletak 1°15' - 2°36' LS dan 114°35' - 115°36' BT dengan batas wilayah sebagai berikut:[6]

Batas wilayah

Wilayah Kabupaten Barito Selatan memiliki batas sebagai berikut:[7]

Utara Kabupaten Barito Utara
Timur Kabupaten Barito Timur
Selatan Kalimantan Selatan
Barat Kabupaten Kapuas

Wilayah Administrasi

Pada 4 Juli 1959, Kabupaten Daerah Tingkat II Barito Selatan dibentuk melalui penetapan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1959.[8] Undang-undang ini membahas tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara RI Tahun 1959 Nomor 72, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 1820). Pembentukan Kabupaten Barito Selatan secara resmi pada 21 September 1959.[butuh rujukan]

Setelah berjalan 42 tahun, maka berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2002, Kabupaten Barito Selatan dimekarkan menjadi Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur. Daerah ini sempat dipimpin oleh Asmawi Agani (Gubernur Kalimantan Tengah periode 2000-2005) dan Achmad Diran (Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2010 dan periode kedua 2010-sekarang).[butuh rujukan]

Apabila sebelum pemekaran Kabupaten Barito Selatan terdiri dari 12 kecamatan dengan luas wilayah 12.664 km² maka setelah pemekaran tinggal 6 kecamatan dengan luas wilayah 8.830 km². Keenam kecamatan yang menjadi bagian Kabupaten Barito Selatan tersebut adalah:[butuh rujukan]

  1. Kecamatan Jenamas, dengan luas wilayah 708 km² (8,02%)
  2. Kecamatan Dusun Hilir, dengan luas wilayah 2.065 km² (23,39%)
  3. Kecamatan Karau Kuala, dengan luas wilayah 1.099 km² (12,45%)
  4. Kecamatan Dusun Selatan, dengan luas wilayah 1.829 km² (20,71%)
  5. Kecamatan Dusun Utara, dengan luas wilayah 1.196 km² (13,54%)
  6. Kecamatan Gunung Bintang Awai, dengan luas wilayah 1.933 km² (21,89%)

Iklim

Sebagai daerah yang beriklim tropis, wilayah Barito Selatan udaranya relatif panas yaitu siang hari mencapai sekitar 34,94 °C dan malam hari sekitar 21,95 °C, rata-rata curah hujan sangat rendah pada 2015 yaitu hanya 49,78 mm dengan rata-rata hujan turun sebanyak 15 hari setiap bulannya.[butuh rujukan]

Data iklim Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.1
(88)
31.1
(88)
31.1
(88)
30.9
(87.6)
31.2
(88.2)
30.9
(87.6)
31
(88)
32
(90)
32.7
(90.9)
32.5
(90.5)
31.3
(88.3)
30.9
(87.6)
31.39
(88.56)
Rata-rata harian °C (°F) 26.9
(80.4)
27
(81)
26.9
(80.4)
27
(81)
27.3
(81.1)
27.1
(80.8)
27
(81)
27.6
(81.7)
28
(82)
27.9
(82.2)
27.1
(80.8)
26.9
(80.4)
27.23
(81.07)
Rata-rata terendah °C (°F) 23.3
(73.9)
23.4
(74.1)
23.4
(74.1)
23.7
(74.7)
23.8
(74.8)
23.4
(74.1)
23
(73)
23.2
(73.8)
23.5
(74.3)
23.7
(74.7)
23.5
(74.3)
23.4
(74.1)
23.44
(74.16)
Curah hujan mm (inci) 306
(12.05)
252
(9.92)
313
(12.32)
278
(10.94)
217
(8.54)
154
(6.06)
124
(4.88)
95
(3.74)
109
(4.29)
186
(7.32)
307
(12.09)
324
(12.76)
2.665
(104,91)
Rata-rata hari hujan 15 12 14 13 10 8 7 6 6 10 14 16 131
% kelembapan 86 82 85 84 82 80 78 75 77 80 84 87 81.7
Rata-rata sinar matahari harian 6.8 7.2 6.9 7.0 7.4 7.7 8.1 8.5 8.3 7.4 6.9 6.2 7.37
Sumber #1: Climate-Data.org[9]
Sumber #2: BMKG[10]

Pemerintahan

Bupati

250px-Kantor_Bupati_Barito_Selatan_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor bupati Barito Selatan

Bupati dan wakil bupati terpilih Barito Selatan untuk periode 2017-2022, dijabat oleh Eddy Raya Samsuri dan Satya Titiek Atyani Djoedir. Saat ini, Deddy Winarwan, menjadi penjabat bupati Barito Selatan. Deddy menggantikan pelaksana tugas harian bupati, Edy Purwanto, dan penjabat bupati, Lisda Arriyana.[11] Deddy dilantik oleh gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, pada 24 Mei 2023.[12]

No. Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Ket. Wakil Bupati
— 120px-Deddy_Winarwan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Deddy Winarwan
(Penjabat)
24 Mei 2023 Petahana Penjabat Lowong
Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M. 20 Februari 2025 Khristianto Yudha, S.T.

Dewan Perwakilan

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[13] 2019–2024[14] 2024–2029
PKB 1 Kenaikan 3 Penurunan 2
Gerindra 0 Kenaikan 2 Steady 2
PDI-P 9 Penurunan 7 Kenaikan 8
Golkar 4 Penurunan 3 Penurunan 2
NasDem 2 Steady 2 Kenaikan 3
PKS 1 Steady 1 Penurunan 0
PAN 3 Penurunan 2 Kenaikan 3
Demokrat 2 Steady 2 Steady 2
Perindo (baru) 0 Kenaikan 2
PPP 2 Steady 2 Penurunan 1
Berkarya (baru) 1
PKPI 1 Penurunan 0
Jumlah Anggota 25 Steady 25 Steady 25
Jumlah Partai 9 Kenaikan 10 Penurunan 9

Kecamatan

Kabupaten Barito Selatan terdiri dari 6 kecamatan, 7 kelurahan, dan 86 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 123.396 jiwa dengan luas wilayah 8.830,00 km² dan sebaran penduduk 14 jiwa/km².[15]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Barito Selatan, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
StatusDesa/Kelurahan
62.04.02 Dusun Hilir 19Désa
Kalurahan
62.04.06 Dusun Selatan 324Désa
Kalurahan
62.04.04 Dusun Utara 118Désa
Kalurahan
62.04.05 Gunung Bintang Awai 121Désa
62.04.01 Jenamas 14Désa
Kalurahan
62.04.03 Karau Kuala 110Désa
Kalurahan
TOTAL793

Demografi

Jumlah penduduk Kabupaten Barito Selatan pada pertengahan 2024 adalah 136.856 jiwa.[1] Tingkat pengangguran terbuka sekitar 4,18% dan tingkat partisipasi angkatan kerja sekitar 70% (2019).[6] Rasio jenis kelamin pada 2019 sebesar 106.[6]

Kabupaten Barito Selatan terdiri atas 6 kecamatan. Jumlah penduduk di wilayah ini dapat diperincikan sebagai berikut:

Nomor Kecamatan Jumlah Penduduk 2024 (jiwa) Persentase
1Dusun Hilir16.37511,96%
2Dusun Selatan59.05443,15%
3Dusun Utara16.98212,40%
4Gunung Bintang Awai19.90314,54%
5Jenamas8.8556,47%
6Karau Kuala15.68711,46%
Jumlah 136.856 100%

Suku bangsa dan Kepercayaan

Mayoritas masyarakat yang tinggal di daerah ini adalah Suku Dayak, terdiri dari Suku Dayak Ngaju, Dayak Bakumpai, Dayak Maanyan, Dayak Lawangan, Dayak Dusun, dan Dayak Bawo.

Data penduduk Kabupaten Barito Selatan pada 2024 berdasarkan agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dianut adalah:[2]

Nomor Agama Jumlah Penduduk (jiwa) Persentase
1Islam97.78571,46%
2Kristen25.29818,49%
3Katolik9.4186,88%
4Hindu4.3473,17%
5Lainnya8-%
Jumlah 136.856 100%

Pendidikan

Angka partisipasi sekolah dasar di Kabupaten Barito Selatan mencapai 99%, sedangkan untuk tingkat SMA hanya 56,6%. Jumlah TK pada 2019 mencapai 98 buah, SD sebanyak 171 buah, SMP sebanyak 62 buah, dan SMA sebanyak 23 buah. Semua kecamatan di Barito Selatan telah memiliki sekolah tingkat dasar hingga menengah atas.[6] Untuk sekolah menengah kejuruan, kabupaten ini memiliki 5 sekolah yang tersebar di 4 kecamatan.[6]

Di Kabupaten Barito Selatan terdapat Sekolah dasar hingga perguruan tinggi yang terletak di Kota Buntok, perguruan tinggi tersebut di antaranya:

  1. Sekolah Tinggi Pertanian PGRI Buntok
  2. STIE Dahani Dahanai Buntok
  3. STAI Al-Marif Buntok

Kesehatan

Hingga 2019, fasilitas rumah sakit umum dan poliklinik di Barito Selatan hanya terdapat di Buntok. Belum terdapat rumah sakit bersalin maupun rumah sakit khusus lainnya di kabupaten ini. Puskesmas dan posyandu sudah dapat ditemui di setiap kecamatan.[6] Jumlah dokter di kabupaten ini terbilang minim, yaitu tidak sampai 50 orang.[6]

Jenis penyakit paling umum di Barito Selatan pada 2019 adalah penyakit pernapasan, hipertensi, dan diare.[6]

Ekonomi

Pertumbuhan riil perekonomian Kabupaten Barito Selatan mengalami peningkatan positif sepanjang tahun 2001-2005. Tahun 2001, PDRB Barito Selatan mengalami pertumbuhan 0,57 %, tahun 2002 meningkat menjadi 1,36 %, tahun 2003 menjadi 2,83%, tahun 2004 menjadi 3,79%, maka dalam tahun 2005 menjadi 5,07%.

Secara garis besar, kehidupan ekonomi kerakyatan masyarakat Kabupaten Barito Selatan adalah pertanian, menyerap 69,91 % tenaga kerja, sektor jasa 9,80 % dan perdagangan 9,09 %.

Selama kurun waktu 2001-2005, terjadi perkembangan rata-rata luas tanaman padi sawah 30,27%, pertumbuhan peternakan budidaya 14,36%, pertumbuhan produksi daging rata-rata 10,38% dan produksi perikanan tumbuh 7,4%. Dengan demikian maka mayoritas masyarakat kabupaten Barito Selatan mengandalkan hidupnya sebagai petani, peladang, peternak maupun nelayan.

PDRB Kabupaten Barito Selatan tahun 2019 menurut harga berlaku adalah 5,99 triliun rupiah.[6]

Sosial Budaya

Upacara Adat

Galeri

  • Gerbang selamat datang di Barito Selatan.
    Gerbang selamat datang di Barito Selatan.
  • Bundaran H. Indar di kota Buntok.
    Bundaran H. Indar di kota Buntok.
  • Bundaran Sanggu
    Bundaran Sanggu
  • TMP Abdi Kencana
    TMP Abdi Kencana
  • Masjid Agung Baiturrahman di Buntok.
    Masjid Agung Baiturrahman di Buntok.
  • Jembatan Kalahien

Referensi

  1. 1 2 3 "Agregrat Kependudukan Semester II Tahun 2025". www.dukcapil.baritoselatankab.go.id. Diakses tanggal 9 Juli 2025.
  2. 1 2 3 "Kabupaten Barito Selatan Dalam Angka 2023" (pdf). www.baritoselatankab.bps.go.id. hlm. 49, 132. Diakses tanggal 28 Oktober 2023.
  3. ↑ "[Metode Baru] Indeks Pembangunan Manusia Menurut Kabupaten/Kota (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020) (Tahun), 2021-2023". www.kalteng.bps.go.id. Diakses tanggal 24 Maret 2024.
  4. ↑ "(Belanda) Staatsblad van Nederlandisch Indië, s.n., 1849". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-24. Diakses tanggal 2011-05-23.
  5. ↑ "Tijdschrift van het Bataviaasch Genootschap, Volume 9". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-13. Diakses tanggal 2016-09-20.
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Kabupaten Barito Selatan Dalam Angka 2020". barselkab.bps.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-06-21. Diakses tanggal 2020-06-20.
  7. ↑ Sinsyi, Marita Mutiara (2023). Kabupaten Barito Selatan Dalam Angka 2023. Barito Selatan: BPS Kabupaten Barito Selatan. hlm. 5. ISSN 0215-6393.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Wijanarti, T., Hadi, N., dan etiati, E. (2015). Sastra Lisan Kabupaten Barito Timur (PDF). Palangka Raya: Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. hlm. 10. ISBN 978-602-7664-92-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ "Buntok Kota, Kalimantan Tengah, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 25 Maret 2022.
  10. ↑ "Buku Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia" (PDF). BMKG. hlm. 81 & 146. Diakses tanggal 10 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Saksena, Indar (2023-05-22). "Pelantikan 2 Pj Bupati Ditunda, Pemprov Tunjuk Sekda Kabupaten Sebagai Plh". Prokalteng. Diakses tanggal 2023-06-13.
  12. ↑ Febriyana, Wahyu. "Penjabat Bupati Barito Selatan dan Penjabat Bupati Kotawaringin Barat, Resmi Dilantik Gubernur Kalteng Sugianto Sabran". mmckalteng. Diakses tanggal 2023-06-13.
  13. ↑ Antara Kalteng, 11 Agustus 2014, Pelantikan Anggota DPRD Barsel Terpilih 14 Agustus, dikunjungi pada 29 Januari 2019.
  14. ↑ Perolehan Kursi DPRD Barsel 2019-2024
  15. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-19. Diakses tanggal 5 Desember 2018.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan