Sabtu, 24 Oktober 2026
02:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Bangau lukis

Bangau lukis

Bagikan:
Bangau lukis
250px-Painted_stork_%28Mycteria_leucocephala%29_Bundala.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewasa, Taman Nasional Yala, Sri Lanka
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Ciconiiformes
Famili: Ciconiidae
Genus: Mycteria
Spesies:
M. leucocephala
Nama binomial
Mycteria leucocephala
(Pennant, 1769)
250px-PaintedStorkMap.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
     Sebaran non-kawin

     Sebaran sepanjang tahun

Sinonim

Tantalus leucocephalus
Ibis leucocephalus
Pseudotantalus leucocephalus

Bangau lukis[2] (Mycteria leucocephala) adalah sebuah jenis burung perandai besar dalam famili bangau. Spesies ini ditemukan di lahan basah di dataran-dataran Asia tropis di selatan Himalaya, di Anak benua India, dan melebar hingga Asia Tenggara. Bulu tersier merah muda khas pada dewasa menjadi sumber nama umum mereka. Mereka mencari makan secara berkawanan di perairan dangkal di sepanjang danau atau sungai. Mereka memasukkan mencelupkan paruh mereka yang setengah terbuka ke dalam air lalu menggeser kepala mereka ke kanan dan kiri untuk menangkap mangsa mereka yaitu ikan-ikan kecil dengan perabaan. Sembari merandai, mereka juga mengaduk air dengan kaki mereka untuk memancing ikan yang bersembunyi keluar. Mereka bersarang secara koloni di pepohonan, biasanya dengan jenis burung air lainnya. Satu-satunya suara yang mereka hasilkana dalah desahan lemah atau gertakan paruh di sarang mereka. Bangau lukis bukan burung migran dan hanya melakukan perjalanan jarak dekat pada beberapa bagian persebaran mereka karena perubahan cuaca atau ketersediaan makanan, atau karena kawin. Seperti bangau lainnya, mereka terbang layang di termal.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2023). "Mycteria leucocephala". IUCN Red List of Threatened Species. 2023 e.T22697658A228020407. Diakses tanggal 12 Desember 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ SH, Adrian Tuswandi (2022-12-26). "Lahan Basah Menipis, Bangau Bluwok Terancam Habis". Tribun Sumbar. Diakses tanggal 2025-12-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan