Minggu, 27 September 2026
23:13 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Ban sepeda

Ban sepeda

250px-Bicycle_tire_-_Cheng_Shin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ban sepeda

Ban sepeda adalah jenis ban yang digunakan pada sepeda, Bahan baku pembuatan ban sepeda sebelum tahun 1869 terbuat dari baja, tetapi kemudian digantikan dengan karet. Jenis ban pertama yang dipatenkan adalah ban pneumatik oleh John Dunlop. Ban sepeda dengan ban dalam yang terpisah pertama kali ditemukan oleh Michelin bersaudara.

Bahan baku

Pada tahun 1839, karet pertama kali berhasil diproduksi di Amerika Serikat oleh Charles Goodyear melalui proses vulkanisasi.[1] Baja digunakan sebagai bahan pembuatan ban sepeda hingga tahun 1869.[2] Setelahnya, ban sepeda mulai menggunakan karet sebagai bahan baku.[3]

Teknologi

250px-Dunlop_first_pneumatic_bicycle_tyre.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ban sepeda pneumatik yang pertama kali dibuat oleh John Dunlop.

Ketika karet pertama kali digunakan sebagai bahan baku bagi ban sepeda, pengendara sepeda masih mengalami rasa sakit akibat guncangan dan goyangan. Pada masa itu, teknologi suspensi yang menggunakan pegas belum diketahui.[3] Pada awal tahun 1845, Thomson menemukan ban pneumatik tetapi pengajuan patennya di Skotlandia masih belum menarik bagi publik.[1]

Pada tahun 1888, John Dunlop menemukan teknologi ban pneumatik yang membuat guncangan tidak lagi timbul pada saat sepeda melaju.[4] Penemuan Dunlop meningkatkan efisiensi dan menimbulkan kenyamanan dalam bersepeda.[5] Pada tahun 1889, Michelin bersaudara yang berasal dari Prancis berhasil mengembangkan ban pneumatik dengan ban dalam yang terpisah.[1] Pada tahun 1899, Whipple mengadakan penelitian pada sepeda dengan jalur tunggal selama berkendara. Teori awalnya memberikan asumsi bahwa pergerakan ban sepeda menjadi stabilitas gerakan menjadi kaku.[6]

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 3 "Who actually invented the bicycle tire?". Tech Info Bicycle Tires: Fact, Knowledge, Technology, Tips (PDF). Schwalbe. 2015. hlm. 50.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Arif, Ahmad (Oktober 2010). Jelajah Sepeda Kompas: Melihat Indonesia dari Sepeda. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. hlm. 5. ISBN 978-979-709-525-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Munafisah 2009, hlm. 21.
  4. ↑ Munafisah 2009, hlm. 22.
  5. ↑ Bicycle: The Definitive Visual History (dalam bahasa Inggris). New York: DK Publishing. 2016. hlm. 13. ISBN 978-1-4654-4393-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Pacejka, Hans B. (2006). Tyre and Vehicle Dinamics (PDF) (dalam bahasa Inggris) (Edisi 2). Burlington: Elsevier. hlm. 517.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan