Senin, 12 Oktober 2026
16:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Bahasa tertulis

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Bahasa tertulis atau bahasa tulis adalah bentuk bahasa yang menggunakan aksara sebagai sarananya. Lain dengan bahasa lisan yang memiliki unsur utama berupa bunyi, bahasa tertulis unsur utamanya adalah huruf-huruf.[1] Bahasa tertulis dapat dibagi menjadi dua ragam, yakni yang menggunakan bahasa baku dan bahasa yang tidak baku.[2] Bahasa tertulis baku umumnya digunakan pada urusan karya ilmiah dan kewartawanan,[3] sedangkan ragam tidak baku dapat berupa obrolan di media sosial.

Sejarah

Bahasa tertulis mulai berkembang dengan ditemukannya aksara untuk menuliskan bahasa yang sebelumnya hanya berada di ranah lisan.[4]

Rujukan

  1. ↑ Yuwono, Untung; Lauder, Multamia R. M. T. (2005). Pesona bahasa: langkah awal memahami linguistik. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-22-1681-3.
  2. ↑ Sugono, Dendy (2013-07-25). Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-602-03-5886-4.
  3. ↑ Rinayanthi, I. Nengah Laba & Ni Made (2018-01-24). Buku Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Karya Tulis Ilmiah. Deepublish. ISBN 978-602-453-728-9.
  4. ↑ Tipografi dalam Desain Grafis. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-655-956-5.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan