Sabtu, 17 Oktober 2026
16:20 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Bahasa Waxiang

Bahasa Waxiang

bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet

Bagikan:
Bahasa Waxiang
瓦鄉話/瓦乡话
Wǎxiānghuà
Waxianghua, Wogang
Dituturkan diTiongkok
WilayahHunan bagian barat
EtnisSuku Waxiang
Penutur
(300.000 jiwa per 1995)[1]
Tampilkan klasifikasi manual
Kode bahasa
ISO 639-3wxa
Glottologwaxi1236
IETFwxa
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Vulnerable

Waxiang diklasifikasikan sebagai bahasa rentan (VU) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6b ThreatenedBahasa Waxiang dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [2][3][4]
Lokasi penuturan
500px-Xiang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta bahasa-bahasa di Hunan.
Waxiang diwarnai sedikit biru tua dalam biru sedang (Mandarin Barat Daya) tepat di atas merah (Xiang)
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Waxiang (Hanzi sederhana:瓦乡话; Hanzi tradisional:瓦鄉話; Pinyin:Wǎxiānghuà; IPA: ɕioŋ˥tsa˧) adalah suatu bahasa Sinitik,[5] yang dituturkan oleh suku Waxiang, sebuah suku minoritas yang belum diakui di Hunan bagian barat, Tiongkok. Waxiang adalah bahasa tersendiri yang beberapa pakar bahasa masih menggolongkannya sebagai bahasa Tionghoa.[6]

Penggolongan

Seperti yang dicatat oleh Laurent Sagart (2011)[7] dan peneliti lainnya,[8][9][10] Waxiang terlihat memiliki beberapa kata yang mirip dengan bahasa Caijia di Guizhou bagian barat. Sagart (2011) menganggap Caijia sebagai kerabat dekat Waxiang. Sumber terbaru menggolongkan bahasa Waxiang sebagai sebuah bahasa Tionghoa yang sangat berbeda.[5][6] Kesamaan dengan bahasa Tionghoa Kuno, Waxiang, Caijia, dan Bai juga telah ditunjukkan oleh Wu & Shen (2010).[11]

Qu & Tang (2017) menunjukkan bahwa bahasa Waxiang dan Miao (Qo Xiong) pernah saling memengaruhi.[12]

Penyebaran

Bahasa Waxiang terdapat di Luxi, Guzhang dan Yongshun di Prefektur Otonom Tujia and Miao Xiangxi, kota setingkat prefektur Zhangjiajie (di Dayong 大庸), dan Chenxi, kabupaten Xupu dan Yuanling di kota setingkat prefektur Huaihua. Bahasa-bahasa sekitar lainnya termasuk Mandarin Barat Daya, Xiang, Tujia, Xong, dan Hm Nai.

  • hua berarti 'ucapan' dalam bahasa Mandarin,
  • xiang berarti 'pedesaan' dalam bahasa Mandarin
  • wa berarti 'ucapan' dalam bahasa-bahasa Tionghoa Selatan.

Kata Wa 瓦 hanyalah transkripsi fonetik.

Wu & Shen (2010) melaporkan bahwa bahasa Waxiang dituturkan di desa-desa sebagai berikut:

  • Kabupaten Yuanling: Qingshuiping 清水坪, Maxipu 麻溪铺, Taichang 太常, Wusu 乌宿, Liangshuijing 凉水井
  • Kabupaten Luxi: Basheping 八什坪, Shangbao 上堡, Liangjiatan 梁家谭, Baisha 白沙镇
  • Kabupaten Guzhang: Linchang 林场 of Gaowangjie 高望界, Gaofeng 高峰 (in Taojin 淘金村, Beishuiping 北水坪, etc.), Yantouzhai 岩头寨, Shanzao 山枣, Yezhu 野竹, Hepeng 河蓬, Caotan 草潭
  • Kabupaten Chenxi: Tianwan 田湾, Banqiao 板桥, Chuanxiyi 船溪驿, Tanjiafang 谭家坊
  • Kabupaten Xupu: Rangjiaxi 让家溪, Daweixi 大渭溪, Muxi 木溪
  • Kabupaten Yongshun: Limin 里明村, Zhenxi 镇溪, Xiaoxi 小溪 di Kotapraja Wangcun 王村镇

Liubaohua 六保话, sebuah bahasa yang sangat berkerabat dengan Waxiang, dituturkan di beberapa desa di Kabupaten Guazhang bagian tenggara (termasuk Desa Shaojitian 筲箕田村, Kotapraja Shanzao 山枣乡) dan beberapa tempat di Kabupaten Luxi.[13] Liubaohua dituturkan di beberapa tempat sebagai berikut (Zou 2013):

  • Kabupaten Guzhang
    • Kotapraja Shanzao 山枣乡: Huoma 火麻村, Gaozhai 高寨村, Shaojitian 筲箕田村, Modao 磨刀村
    • Kotapraja Yantouzhai 岩头寨乡: Yinping 银坪村, Zimuping 梓木坪村, Wangouxi 碗沟溪村, etc.
  • Kabupaten Luxi: Kotapraja Basheping 八什坪乡
  • Kabupaten Yuanling: Kotapraja Maxipu 麻溪铺镇 dan Kotapraja Shaojiwan 筲箕湾镇

Fitur konservatif

Bahasa Waxiang mempertahankan beberapa fitur Tionghoa Kuno yang tidak ditemukan di hampir seluruh bahasa-bahasa Tionghoa lainnya, seperti awalan *l- (yang menjadi letup gigi bersuara dalam bahasa Tionghoa Pertengahan). (Catatan: OC = Tionghoa Kuno; MC = Tionghoa Pertengahan):[14]

  • Guzhang li6, 地 OC (Baxter–Sagart) *lˤejs > MC dijH > Mandarin dì berarti "bumi" atau "tanah"
  • Guzhang lu6, 大 OC *lˤats > MC dajH > Mandarin dà berarti "besar"
  • Guzhang li2, 遲 OC *lrəj > MC drij > Mandarin chí berarti "lambat"
  • Guzhang luʔ8, 讀 OC *C.lˤok > MC duwk > Mandarin dú berarti "baca"

Waxiang juga memiliki beberapa kasus bunyi /z/ yang diturunkan dari *r- Tionghoa Kuno (yang menjadi l- dalam Tionghoa Pertengahan):[15]

  • Guzhang za2, 棃 OC *C.rəj > MC lij > Mandarin lí berarti "pir"
  • Guzhang zɛ2, 來 OC *mə.rˤək > *rˤə > MC loj > Mandarin lái berarti "datang"

Dalam beberapa kata, Waxiang dan Proto-Min memiliki awalan konsonan gesek di mana menjadi sy- dalam Tionghoa Pertengahan:[16]

  • Guzhang tsu3, pMin *tšyiB, 水 OC *s.turʔ > MC sywijX > Mandarin shuǐ berarti "air"
  • Guzhang tɕiəu1, pMin *tšyA, 書 OC *s-ta > MC syo > Mandarin shū berarti "menulis"

Dalam beberapa kata, Waxiang and Proto-Min memiliki konsonan gesek bersuara di mana menjadi y- dalam Tionghoa Pertengahan:[17]

  • Guzhang dzoŋ3, pMin *-džioŋB, 癢 OC *Cə.ɢaŋʔ > MC yangX > Mandarin yǎng berarti "gatal"

Kesamaan Waxiang dan Caijia

Sagart berpendapat bahwa Waxiang dan Caijia bersama-sama merupakan cabang paling awal dari bahasa Tionghoa. Seperti Waxiang, bahasa Caijia mempertahankan awalan *l- Tionghoa Kuno, memiliki konsonan refleks frikatif bersuara *r-, dan mempertahankan kata kuno 字 berarti "cinta", yang telah digantikan oleh 愛 dalam semua bahasa Tionghoa lainnya. Waxiang dan Caijia juga berbagi dua kata yang tidak ditemukan dalam semua bahasa Tionghoa lainnya:[7]

  • "dua": Caijia ta˥, Waxiang tso˥˧, dari OC 再 *tsˤəs berarti "dua kali"
  • "susu": Caijia mi˥, Waxiang mi˥, dari sebuah bahasa non-Sinitik yang tidak diketahui menurut Sagart.

Lihat pula

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Waxiang di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. ↑ "Bahasa Waxiang". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  5. 1 2 Kurpaska, Maria (2010). Chinese Language(s): A Look Through the Prism of "The Great Dictionary of Modern Chinese Dialects". Walter de Gruyter. hlm. 73. ISBN 978-3-11-021914-2.
  6. 1 2 Baxter, William; Sagart, Laurent (2014). Old Chinese: A New Reconstruction. Oxford University Press. hlm. 34. ISBN 978-0-19-994537-5.
  7. 1 2 Sagart, Laurent. 2011. Classifying Chinese dialects/Sinitic languages on shared innovations. Talk given at Centre de recherches linguistiques sur l’Asie orientale, Norgent sur Marne.
  8. ↑ de Sousa, Hilário. 2015. The Far Southern Sinitic Languages as part of Mainland Southeast Asia. In Enfield, N.J. & Comrie, Bernard (eds.), Languages of Mainland Southeast Asia: The state of the art (Pacific Linguistics 649), 356–439. Berlin: De Gruyter Mouton. DOI:10.1515/9781501501685-009.
  9. ↑ 湘西瓦乡话“吃饭”【柔摸】读音来历考
  10. ↑ 沅陵乡话(船溪)与白语蔡家话个别读音对比
  11. ↑ Wu Yunji, Shen Ruiqing [伍云姬、沈瑞清]. 2010. An Investigative Report of Waxianghua of Guzhang County, Xiangxi Prefecture [湘西古丈瓦乡话调查报告]. Shanghai Educational Press [上海教育出版社].
  12. ↑ Qu Jianhui 瞿建慧; Tang Jiaxin 唐家新. 2017. 湘西乡话与湘西苗语. Minzu Yuwen, vol. 2.
  13. ↑ Zou Xiaoling 邹晓玲. 2013. 湘西古丈县“六保话”的系属 Diarsipkan 2016-11-30 di Wayback Machine.
  14. ↑ Baxter & Sagart (2014), p. 109.
  15. ↑ Baxter & Sagart (2014), p. 110.
  16. ↑ Baxter & Sagart (2014), p. 93.
  17. ↑ Baxter & Sagart (2014), p. 189.

Lihat pula

Templat:Navbox

Himalaya bagian barat
(Himachal, Uttarakhand, Nepal, Sikkim)
Magarik Raya
Himalaya bagian timur
(Tibet, Bhutan, Arunachal)
Myanmar dan perbatasan India-Myanmar
"Naga"
Sal
Asia Timur dan Tenggara
Burma-Qiangik
(independen, isolat, atau diragukan) (?)
Siangik Raya
(kelompok yang diusulkan)
Bahasa proto
  • Huruf miring menunjukkan bahasa tunggal yang juga dianggap sebagai cabang yang terpisah.
  • Huruf tebal menunjukkan rumpun bahasa yang memiliki penutur lebih dari 5 juta jiwa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan