Rabu, 14 Oktober 2026
01:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Bahasa Rutenia

bahasa Slavia historis, leluhur dari bahasa Belarus, Rusyn, dan Ukraina; bahasa resmi, literatur dan tutur di Kadipaten Agung Lituania, kepangeranan Moldavia dan provinsi-provinsi Slavia Timur di Persemakmuran Polandia-Lituania

Bagikan:
Bahasa Rutenia
руска(я) мова[1][2] ruska(ja) mova
WilayahEropa Timur
EraBerkembang menjadi bahasa Belarusia, Ukraina dan Rusyn
Tampilkan klasifikasi manual
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3–
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
orv-olr
GlottologTidak ada
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Rutenia diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [3][4]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Rutenia (juga disebut Ukraina Kuno atau Belarusia Kuno) adalah sekelompok ragam bahasa-bahasa Slavia Timur yang dituturkan di Keharyapatihan Lituania dan kemudian di wilayah-wilayah Slavia Timur Persemakmuran Polandia-Lituania. Para ahli masih memperdebatkan apakah bahasa Rutenia adalah bahasa yang terpisah atau hanya dialek barat bahasa Slavia Timur Kuno, tetapi keduanya memiliki hubungan yang erat. Bahasa Slavia Timur Kuno merupakan bahasa sehari-hari yang digunakan di Rus' Kiev (abad kesepuluh-ketigabelas).[5] Bahasa Rutenia dapat dianggap sebagai pendahulu bahasa Belarusia, Rusyn dan Ukraina modern. Bahasa-bahasa ini juga sempat dijuluki "bahasa Rutenia" dalam sejarah (bahasa Ukraina:рутенська мова, русинська мова). Selain itu, bahasa Ukraina dan Belarusia modern kadang-kadang digolongkan sebagai anggota subkelompok Rutenia dalam rumpun bahasa Slavia Timur.

Catatan kaki

  1. ↑ Ж. Некрашевич-Короткая. Лингвонимы восточнославянского культурного региона (историчесикий обзор) // Исследование славянских языков и литератур в высшей школе: достижения и перспективы: Информационные материалы и тезисы докладов международной научной конференции / Под ред. В. П. Гудкова, А. Г. Машковой, С. С. Скорвида. — М., 2003. — С. 150 — 317 с.
  2. ↑ Начальный этап формирования русского национального языка, Ленинград 1962, p. 221
  3. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  5. ↑ Ukrainian language, Encyclopædia Britannica

Bacaan lanjut

  • Brogi Bercoff, Giovanna: “Plurilingualism in Eastern Slavic culture of the 17th century: The case of Simeon Polockij.” In: Slavia: Časopis pro slovanskou filologii, vol. 64. p. 3-14.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ruthenian language.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan