Jumat, 09 Oktober 2026
04:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Rumpun bahasa Munda

Rumpun bahasa Munda

rumpun bahasa, subkelas dari rumpun bahasa Austroasiatik

Bagikan:
Munda
Mundaik
WilayahIndia, Bangladesh
Penutur
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-2mun
ISO 639-3–
ISO 639-5mun
Glottologmund1335
Linguasfer46-C
IETFmun
Lokasi penuturan
500px-Munda_languages_map_%28Indonesian_version%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta daerah dengan konsentrasi penutur Munda yang mencolok.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

09.51, Kamis, 8 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak
Seorang penutur Juray, sebuah bahasa Munda, sedang berbicara tentang ID biometrik India

Rumpun bahasa Munda adalah sub-rumpun bahasa yang dituturkan oleh sekitar sembilan juta jiwa di India dan Bangladesh.[1][2] Pada catatan-catatan lama, rumpun ini disebut sebagai Kolaria. Munda adalah salah satu cabang dari rumpun bahasa Austroasia, yang berkerabat dengan bahasa Mon, Khmer, dan Vietnam.[3] Asal-usul bahasa Munda tidak diketahui, tetapi bahasa ini lebih dulu ada di India timur, dibanding bahasa lain seperti Indo-Eropa dan Sino-Tibet. Bahasa Ho, Mundari, dan Santali merupakan bahasa terkenal yang menjadi bagian dari rumpun Munda.[1][4][5]

Munda dibagi menjadi 2 cabang utama: Munda Utara, dituturkan di Dataran Tinggi Chota Nagpur (Jharkhand, Chhattisgarh, Benggala Barat, dan Odisha) dan Munda Selatan, dituturkan di Odisha tengah dan perbatasan antara Andhra Pradesh dan Odisha.[1][6][7]

Munda Utara, dengan bahasa Santali sebagai salah satu bahasanya, memiliki penutur dua kali lebih banyak daripada Munda Selatan. Setelah Santali, penutur terbanyak diikuti oleh bahasa Mundari, Ho, Korku, dan Sora. Bahasa Munda yang tersisa dituturkan oleh sekelompok kecil orang yang terisolasi dan kurang dikenal.[1]

Ciri-ciri bahasa Munda meliputi tiga paramasastra bilangan (tunggal, ganda, dan jamak), dua gender (hidup dan mati), pembeda antara kata ganti orang pertama jamak inklusif dan eksklusif, penggunaan sufiks atau kata bantu untuk menunjukkan kala,[8] dan dan reduplikasi parsial, total, dan kompleks, serta alih-referensi.[8][9] Munda juga termasuk bahasa yang polisintetis dan aglutinatif.[10][11]

Dalam sistem bunyi Munda, urutan konsonan jarang terjadi kecuali di tengah kata. Selain di Korku, yang suku kata menunjukkan perbedaan antara nada tinggi dan rendah, aksen dapat diprediksi dalam bahasa Munda.

Asal

250px-Austroasiatic-id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penyebaran bahasa Austroasia saat ini.

Kebanyakan ahli bahasa, seperti Paul Sidwell (2018), berpendapat bahwa bahasa proto-Munda mungkin terpisah dari Proto-Austroasia di Semenanjung Indocina, lalu tiba di pesisir Odisha sekitar 4000–3500 tahun yang lalu dan menyebar setelah migrasi Indo-Arya ke wilayah tersebut.[12]

Rau dan Sidwell (2019),[13][14] bersama Blench (2019),[15] menunjukkan bahwa pra-Proto-Munda telah tiba di Delta Sungai Mahanadi sekitar 1,500 SM dari Asia Tenggara melalui jalur laut, bukan melalui darat. Bahasa Munda kemudian menyebar ke daerah aliran sungai Mahanadi.

Pembagian

Munda terdiri dari lima cabang mapan. Namun, hubungan antar-bahasa masih diperdebatkan.

Diffloth (1974)

Pembagian dua cabang utama oleh Diffloth (1974) yaitu:

Diffloth (2005)

Diffloth (2005) mempertahankan Koraput (ditolak oleh Anderson, di bawah), tetapi tidak menggunakan Munda Selatan, sehingga cabang utama tersebut digantikan menjadi Kharia–Juang bersama bahasa-bahasa utara lainnya:

Munda 
 Koraput 
 Munda   (inti) 

Kharia–Juang

 Munda   Utara 

Korku

Kherwaria

Anderson (1999)

Gregory Anderson (1999) membaginya sebagai berikut:[16]

Namun, pada tahun 2001, Anderson memisahkan Juang dan Kharia dari cabang Juang-Kharia dan juga mengeluarkan Gtaʔ dari bekas cabang Gutob–Remo–Gtaʔ miliknya. Dengan demikian, proposal 2001-nya mencakup 5 cabang untuk Munda Selatan.

Anderson (2001)

Anderson (2001) mengikuti Diffloth (1974) selain menolak validitas Koraput. Dia mengusulkan sebaliknya, berdasarkan perbandingan morfologi, bahwa Proto-Munda Selatan terbagi langsung menjadi tiga kelompok bahasa turunan: Kharia–Juang, Sora–Gorum (Savara), dan Gutob–Remo–Gtaʼ (Remo).[18]

Cabang Munda Selatannya berisi lima cabang berikut, sedangkan cabang Munda Utara sama dengan cabang Diffloth (1974) dan Anderson (1999).

Sora–Gorum   Juang ↔ Kharia ↔ Gutob–Remo ↔ Gtaʔ

Sidwell (2015)

Paul Sidwell (2015:197)[19] menganggap Munda terdiri dari 6 cabang koordinat, dan tidak menerima Munda Selatan sebagai sub-kelompok terpadu.

Persebaran

BahasaPenutur (2011)Letak
Korwa28.400Chhattisgarh, Jharkhand
Birjia25.000Jharkhand, Benggala Barat
Mundari (termasuk Bhumij)1,600,000Jharkhand, Odisha, Bihar
Asur7.000Jharkhand, Chhattisgarh, Odisha
Ho1.400.000Jharkhand, Odisha, Benggala Barat
Birhor2.000Jharkhand
Santali7.400.000Jharkhand, Benggala Barat, Odisha, Bihar
Turi2.000Jharkhand
Korku 727.000 Madhya Pradesh, Maharashtra
Kharia298.000Odisha, Jharkhand, Chhattisgarh
Juang30.400Odisha
Gtaʼ4.500Odisha
Bonda9.000Odisha
Gutob10.000Odisha, Andhra Pradesh
Gorum20Odisha, Andhra Pradesh
Sora410.000Odisha, Andhra Pradesh
Juray25.000Odisha
Lodhi25.000Odisha, Benggala Barat
Koda 47.300 Benggala Barat, Odisha, Bangladesh

Rekonstruksi

Artikel utama: Bahasa Proto-Munda

Bentuk proto telah direkonstruksi oleh Sidwell & Rau (2015: 319, 340-363).[20] Rekonstruksi bahasa Proto-Munda telah direvisi dan diperbaiki oleh Rau (2019).[21][22]

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 Anderson, Gregory D. S. (29 Maret 2017), "Munda Languages", Oxford Research Encyclopedia of Linguistics, Oxford University Press, doi:10.1093/acrefore/9780199384655.013.37, ISBN 978-0-19-938465-5{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Hock, Hans Henrich; Bashir, Elena, ed. (23 Januari 2016). The Languages and Linguistics of South Asia. doi:10.1515/9783110423303. ISBN 9783110423303.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Bradley (2012) notes, MK in the wider sense including the Munda languages of eastern South Asia is also known as Austroasiatic
  4. ↑ Pinnow, Heinz-Jurgen. "A comparative study of the verb in Munda language" (PDF). Sealang.com. Diakses tanggal 22 Maret 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Daladier, Anne. "Kinship and Spirit Terms Renewed as Classifiers of "Animate" Nouns and Their Reduced Combining Forms in Austroasiatic". Elanguage. Diakses tanggal 22 Maret 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Bhattacharya, S. (1975). "Munda studies: A new classification of Munda". Indo-Iranian Journal. 17 (1): 97–101. doi:10.1163/000000075794742852. ISSN 1572-8536.
  7. ↑ "Munda languages". The Language Gulper. Diakses tanggal 14 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 "Gregory D. S. Anderson The Munda Verb: Typological Perspectives", Annual Review of South Asian Languages and Linguistics, Trends in Linguistics. Studies and Monographs [TiLSM], Berlin, New York: Mouton de Gruyter, 2008, doi:10.1515/9783110211504.4.265, ISBN 978-3-11-021150-4{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Parameter work dengan ISBN (link)
  9. ↑ Anderson, Gregory D. S. (7 Mei 2018), Urdze, Aina (ed.), "Reduplication in the Munda languages", Non-Prototypical Reduplication, Berlin, Boston: De Gruyter, hlm. 35–70, doi:10.1515/9783110599329-002, ISBN 978-3-11-059932-9{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Parameter work dengan ISBN (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Donegan, Patricia Jane; Stampe, David. "South-East Asian Features in the Munda Languages". Berkley Linguistics Society.
  11. ↑ Anderson, Gregory D. S. (1 Januari 2014), "5 Overview of the Munda Languages", The Handbook of Austroasiatic Languages (2 vols), BRILL, hlm. 364–414, doi:10.1163/9789004283572_006, ISBN 978-90-04-28357-2{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Parameter work dengan ISBN (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Sidwell, Paul. 2018. Austroasiatic Studies: state of the art in 2018 Diarsipkan 2019-05-03 di Wayback Machine. Presentation at the Graduate Institute of Linguistics, National Tsing Hua University, Taiwan, 22 May 2018.
  13. ↑ Rau, Felix; Sidwell, Paul (2019). "The Munda Maritime Hypothesis". Journal of the Southeast Asian Linguistics Society (JSEALS). 12 (2). hdl:10524/52454. ISSN 1836-6821.
  14. ↑ Rau, Felix and Paul Sidwell 2019. "The Maritime Munda Hypothesis." ICAAL 8, Chiang Mai, Thailand, 29–31 August 2019. DOI:10.5281/zenodo.3365316
  15. ↑ Blench, Roger. 2019. The Munda maritime dispersal: when, where and what is the evidence?
  16. ↑ Anderson, Gregory D.S. (1999). "A new classification of the Munda languages: Evidence from comparative verb morphology." Paper presented at 209th meeting of the American Oriental Society, Baltimore, MD.
  17. ↑ Anderson, G.D.S. (2008). ""Gtaʔ" The Munda Languages. Routledge Language Family Series. London: Routledge. pp. 682-763". Routledge Language Family Series (3): 682–763.
  18. ↑ Anderson, Gregory D S (2001). A New Classification of South Munda: Evidence from Comparative Verb Morphology. Indian Linguistics. Vol. 62. Poona: Linguistic Society of India. hlm. 21–36.
  19. ↑ Sidwell, Paul. 2015. "Austroasiatic classification." In Jenny, Mathias and Paul Sidwell, eds (2015). The Handbook of Austroasiatic Languages. Leiden: Brill.
  20. ↑ Sidwell, Paul and Felix Rau (2015). "Austroasiatic Comparative-Historical Reconstruction: An Overview." In Jenny, Mathias and Paul Sidwell, eds (2015). The Handbook of Austroasiatic Languages. Leiden: Brill.
  21. ↑ Rau, Felix. (2019). Advances in Munda historical phonology. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.3380908
  22. ↑ Rau, Felix. (2019). Munda cognate set with proto-Munda reconstructions (Version 0.1.0) [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.3380874

Daftar pustaka

  • Diffloth, Gérard. 1974. "Austro-Asiatic Languages". Encyclopædia Britannica. pp 480–484.
  • Diffloth, Gérard. 2005. "The contribution of linguistic palaeontology to the homeland of Austro-Asiatic". In: Sagart, Laurent, Roger Blench and Alicia Sanchez-Mazas (eds.). The Peopling of East Asia: Putting Together Archaeology, Linguistics and Genetics. RoutledgeCurzon. pp 79–82.
  • Gregory D S Anderson, ed. (2008). Munda Languages. Routledge Language Family Series. Vol. 3. Routledge. ISBN 978-0-415-32890-6.
  • Anderson, Gregory D S (2007). The Munda verb: typological perspectives. Trends in linguistics. Vol. 174. Berlin: Mouton de Gruyter. ISBN 978-3-11-018965-0.
  • Anderson, Gregory D. S. (2015). "Prosody, phonological domains and the structure of roots, stems and words in the Munda languages in a comparative/historical light". Journal of South Asian Languages and Linguistics 2. 2: 163–183.
  • Donegan, Patricia; David Stampe (2002). South-East Asian Features in the Munda Languages: Evidence for the Analytic-to-Synthetic Drift of Munda. In Patrick Chew, ed., Proceedings of the 28th Annual Meeting of the Berkeley Linguistics Society, Special Session on Tibeto-Burman and Southeast Asian Linguistics, in honour of Prof. James A. Matisoff. 111-129. Berkeley, CA: Berkeley Linguistics Society.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)
  • Śarmā, Devīdatta (2003). Munda: sub-stratum of Tibeto-Himalayan languages. Studies in Tibeto-Himalayan languages. Vol. 7. New Delhi: Mittal Publications. ISBN 81-7099-860-3.
  • Newberry, J (2000). North Munda hieroglyphics. Victoria BC CA: J Newberry.
  • Varma, Siddheshwar (1978). Munda and Dravidian languages: a linguistic analysis. Hoshiarpur: Vishveshvaranand Vishva Bandhu Institute of Sanskrit and Indological Studies, Panjab University. OCLC 25852225.
  • 2006-a. Munda Languages. In E. K. Brown (ed.) Encyclopedia of Languages and Linguistics. Oxford: Elsevier Press.
  • Zide, Norman H. and G. D. S. Anderson. 1999. The Proto-Munda Verb and Some Connections with Mon-Khmer. In P. Bhaskararao (ed.) Working Papers International Symposium on South Asian Languages Contact and Convergence, and Typology. Tokyo. pp. 401–21.
  • Zide, Norman H. and Gregory D. S. Anderson. 2001. The Proto-Munda Verb: Some Connections with Mon-Khmer. In K. V. Subbarao and P. Bhaskararao (eds.) Yearbook of South-Asian Languages and Linguistics-2001. Delhi: Sage Publications. pp. 517–40.
  • Gregory D. S. Anderson and John P. Boyle. 2002. Switch-Reference in South Munda. In Marlys A. Macken (ed.) Papers from the 10th Annual Meeting of the Southeast Asian Linguistics Society. Tempe, AZ: Arizona State University, South East Asian Studies Program, Monograph Series Press. pp. 39–54.
  • Gregory D. S. Anderson and Norman H. Zide. 2001. Recent Advances in the Reconstruction of the Proto-Munda Verb. In L. Brinton (ed.) Historical Linguistics 1999. Amsterdam: Benjamins. pp. 13–30.
Perpindahan penduduk

Pranala luar

(rekonstruksi
induk
)
Bahnarik
Utara
Barat
Tengah
Selatan
Timur
Katuik
Barat
Katu
Vietik
Viet-Muong
Chut
Kri
Phong–Liha
Khmuik
Phay-Pram
Pearik
Chong
(Pearik
Barat)
Chong Tengah
Chong Selatan
Chong Utara
Khasik–
Palaungik
Khasik
Khasi-Pnar-Lyngngam
Palaungik
Barat
Timur
Angkuik
Waik
Bit-Khang
Lamet
Munda
Utara
Kherwarian
Mundarik
Santalik
Selatan
Sora-Gorum
Gutob-Remo
Nikobar
Chaura-Teresa
Tengah
Selatan
Asli
Jahaik (Utara)
Senoik (Tengah)
Semelaik (Selatan)
Khmerik
Monik
Mang–
Pakanik
Pakanik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan