Sabtu, 31 Oktober 2026
17:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bahasa Katalan Kuno

bahasa Roman Abad Pertengahan

Bagikan:
Bahasa Katalan Kuno
catalanesc
WilayahKepangeranan Katalonia, Kerajaan Valensia, Kepulauan Balearik, Sardinia
Eraberkembang menjadi Katalan Modern pada abad ke-16[1]
Latin
Kode bahasa
ISO 639-3–
GlottologTidak ada
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Katalan Kuno diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [3][4]
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

00.05, Sabtu, 31 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.638 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Katalan Kuno adalah bahasa Roman pada Abad Pertengahan yang pernah dituturkan di Kepangeranan Katalonia, Kerajaan Valensia, Kepulauan Balearik, dan pulau Sardinia; semuanya menjadi vasal dari Mahkota Aragon. Ragam ini merupakan kontinum dialek dari bahasa Oksitan Kuno yang pernah dituturkan di wilayah selatan Lembah Loire dan barat dari Italia Utara, sehingga dapat dianggap sebagai dialek dari bahasa Oksitan Kuno, atau dapat diklasifikasikan sebagai ragam bahasa Oksitano-Roman.[5]

Pemisahan bahasa Katalan Modern dan Oksitan Modern tidak boleh disamakan dengan pemisahan yang jelas antara bahasa dalam pola pikir penuturnya secara historis. Beberapa para ahli bahasa masih menganggap bahwa dialek Katalan Modern sebagai bagian dari bahasa yang sama dengan dialek Oksitan pada abad ke-19, ketika orang Katalan masih dapat menyebut bahasa mereka sebagai Lengua lemosina, yaitu menggunakan nama dialek Limousin sebagai metonimia untuk orang Oksitan.

Ortografi

Ortografi bahasa Katalan saat ini sebagian besar didasarkan pada sistem Abad Pertengahan, tetapi beberapa pengucapan dan kesepakatan telah berubah.

  • Aksen (seperti ⟨´⟩ dan ⟨`⟩) dan diaeresis ⟨¨⟩ jarang digunakan.
  • Tilde ⟨~⟩ kadang-kadang digunakan di atas vokal untuk menggantikan ⟨m⟩ atau ⟨n⟩.
  • Interpoin ⟨·⟩ sering digunakan untuk menunjukkan elisi dan tanda hubung.
  • ⟨c⟩ di depan ⟨e⟩, ⟨i⟩; ⟨ç⟩ dan ⟨z⟩ (juga dieja sebagai ⟨ç⟩, dan ⟨s⟩ setelah bergabung dengan /s/) mewakili /ts/ dibanding /s/: Katala Kuno: /ˈtsɛl/, Katala Modern: cel /ˈsɛl/
  • ⟨ch⟩, ⟨ph⟩, ⟨rh⟩, dan ⟨th⟩ mewakili /k/, /f/, /r/, dan /t/. Juru tulis abad pertengahan sering membingungkan mereka dengan ⟨c⟩, ⟨f⟩, ⟨r⟩, dan ⟨t⟩
  • ⟨ch⟩ mewakili /tʃ/, terutama dalam ragam bahasa Valensia
  • ⟨ch⟩ pada akhir kata digunakan untuk /k/ , dibanding modern ⟨c⟩, sampai awal abad ke-20; misalnya amic modern ditulis sebagai amich ("teman").
  • ⟨yl⟩, ⟨il⟩, digunakan untuk fonem /jl/. Dalam bahasa Katalan Modern, bunyinya diucapkan /ʎ/ atau /j/ tergantung dari dialeknya. Keduanya ditulis sebagai ⟨ll⟩: mirall modern ditulis sebagai mirail atau mirayl ("cermin"), sebagai contoh, miraculus dalam bahasa Latin Klasik.
  • Awal /ʎ/, yang muncul pada abad ke-12 pada wal /l/, ditulis sebagai ⟨l⟩ hingga abad ke-15 untuk menjaga hubungan dengan etima bahasa Latin.[6] Dalam bahasa Katalan Modern, ditulis sebagai ⟨ll⟩. Contoh: llibre modern ditulis sebagai libre ("buku"), sebagai contoh, liber dalam bahasa Latin Klasik.
  • ⟨h⟩ sering dihilangkan: haver modern ditulis sebagai aver ("memiliki"), sebagai contoh habere dalam bahasa Latin Klasik.
  • ⟨h⟩ kadang-kadang digunakan untuk menandai hiatus: veí modern ditulis sebagai vehi ("tetangga")
  • Penghalang tak bersuara akhir sering ditulis menurut beberapa ketentuan. Dalam bahasa modern, karakter untuk lawan bicara dapat digunakan untuk mencerminkan etimologi dari bahasa Latin: fred modern ditulis sebagai fret ("dingin"), sebagai contoh, frigidus dalam bahasa Latin.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Ferrando i Francès, Antoni; Nicolás Amorós, Miquel (2005). Història de la llengua catalana. Barcelona: UOC. hlm. 173–177. ISBN 9788490290545. Diakses tanggal 30 Maret 2019.
  2. 1 2 Beberapa ahli Iberia mengklasifikasikan bahasa Katalan sebagai Roman Iberia/Iberia Timur.
  3. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  5. ↑ Juge, Matthew. "The Position of Catalan in the Romance Language Family: Evidence from the Algherese Dialect". Diakses tanggal 30 Maret 2019.
  6. ↑ Moll 1993, hlm. 93. sfn error: tanpa target: CITEREFMoll1993 (bantuan)

Daftar pustaka

Roman Iberia
Galisia-Portugis
Astur–Leon
Spanyol
(lainnya)
Ositano-Roman
Katala
Ositan*
Gallo-Roman
(bentuk kuno)
Langues d'oïl
(lainnya)
Gallo-Italik
Gallo-Italik Utara
(lainnya)
Raeto-Roman
Italo-Dalmasia
Tengah
Selatan
(lainnya)
Sardinia*
Timur
Rumania*
(lainnya)
Afrika Utara
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan