Sabtu, 24 Oktober 2026
20:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Bahasa Napu

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bagikan:
Bahasa Napu
BPS: 0540 3
Pekurehua
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
Penutur
6.100 (2007 SIL)[1]
Latin
Kode bahasa
ISO 639-1-
ISO 639-2-
ISO 639-3npy
Glottolognapu1241
IETFnpy
ELPNapu
BPS (2010)0540 3
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Vulnerable

Napu diklasifikasikan sebagai bahasa rentan (VU) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6b ThreatenedBahasa Napu dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [2][3][4]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

01.36, Sabtu, 24 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.636 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Napu (bahasa Inggris:Napu language) atau bahasa Pekurehua, adalah sebuah bahasa daerah yang dituturkan di wilayah Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.[5] Bahasa ini mendominasi wilayah Lembah Napu dan dipertuturkan oleh orang Napu.[5] Ada sekitar 6.100 orang penutur bahasa ini pada tahun 2000 menurut Ethnologue.[6][7][1] Bahasa ini termasuk dari keluarga Badaik, bersama dengan bahasa Besoa dan bahasa Bada.[8] Dari sudut pandang leksikostatistik murni, Napu, Behoa, dan Bada dapat dianggap sebagai dialek dari satu bahasa. Namun secara geografis dan sosiolinguistik mereka berbeda, dan atas dasar ini ketiganya diperlakukan sebagai bahasa yang terpisah.[9]

Penggunaan

Bahasa Indonesia dan Napu masing-masing memiliki domain pemakaian yang berbeda. Bahasa Indonesia digunakan pada upacara pemerintah, di sekolah, dan dalam komunikasi dengan orang luar. Bahasa Napu umumnya digunakan antara orang Napu dalam suasana informal seperti di rumah atau di sawah. Anak Napu umumnya menggunakan Napu saat mereka bermain bersama. Beberapa orang tua Napu menggunakan bahasa Indonesia bersama anak mereka untuk mempersiapkan mereka di sekolah. Dalam kebaktian gereja dan upacara adat, baik Napu dan bahasa Indonesia digunakan. Orang Napu yang telah menikahi penutur bahasa lain menggunakan campuran Napu, bahasa Indonesia dan bahasa ibu pasangan mereka.[10]

Orang-orang Napu tampak bangga dengan bahasa mereka dan sangat ingin melihat lebih banyak literatur yang ditulis dalam bahasa mereka. Anak-anak muda di Napu memiliki sikap positif terhadap bahasa mereka. Mereka berbicara satu sama lain, dan di rumah mereka. Anak-anak muda sering kali berbicara campuran bahasa Indonesia dan Napu dan ini mengganggu beberapa pembicara Napu yang lebih tua.[10]

Referensi

  1. 1 2 "Napu". Diakses tanggal 19 Desember 2015.
  2. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. ↑ "Bahasa Napu". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  5. 1 2 Saro et al. 1991, hlm. 1. sfn error: tanpa target: CITEREFSaroSulaimanRahimKuruda1991 (bantuan)
  6. ↑ Saro et al. 1991, hlm. 5. sfn error: tanpa target: CITEREFSaroSulaimanRahimKuruda1991 (bantuan)
  7. ↑ Wurm 2007, hlm. 522. sfn error: tanpa target: CITEREFWurm2007 (bantuan)
  8. ↑ Martens 1989, hlm. 19. sfn error: tanpa target: CITEREFMartens1989 (bantuan)
  9. ↑ Martens 1989, hlm. 24-30. sfn error: tanpa target: CITEREFMartens1989 (bantuan)
  10. 1 2 "The Napu Language". Sulawesi Language Alliance. Diakses tanggal 27 Mei 2017.

Bacaan lebih lanjut

  • Saro, Ahmad; Sulaiman, Hanafi; Rahim, Abdillah A.; Kuruda, Sudarmin (1991). Struktur Bahasa Besoa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Martens, Michael (1989). Sneddon, James N. (ed.). "The Badaic Languages of Central Sulawesi" (PDF). Studies in Sulawesi linguistics, part I: 19–53.{{cite journal}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Wurm, Stephen A. (2007). "Australasia and the Pacific". Dalam Moseley, Christopher (ed.). Encyclopedia of the World's Endangered Languages (PDF). New York: Routledge. hlm. 425–577. ISBN 978-0-7007-1197-0. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2017-05-27.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan