Jumat, 23 Oktober 2026
01:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Bahasa Curu

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bagikan:
Bahasa Curu
Churu, Chru
Dituturkan diVietnam
EtnisCuru
Penutur
19.000 jiwa (2009)[1]
Tampilkan klasifikasi manual
Kode bahasa
ISO 639-3cje
Glottologchru1239
IETFcje
ELPChru
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Vulnerable

Curu diklasifikasikan sebagai bahasa rentan (VU) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6b ThreatenedBahasa Curu dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [2][3][4]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Curu (juga dieja sebagai Churu atau Chru) adalah bahasa Chamik yang dituturkan oleh suku Curu di Provinsi Lam Dong bagian selatan dan Provinsi Ninh Thuan, Vietnam.

Seperti bahasa Chamik lainnya yang dituturkan di Vietnam (Cham, Jarai, Rade, dan Roglai), penggunaan bahasa Curu berkurang karena penutur asli umumnya menuturkan bahasa Vietnam sebagai bahasa sehari-hari.

Fonologi

Konsonan

Tabel berikut mencantumkan konsonan pada bahasa Curu.[5]

Bibir Ujung lidah Rongga-gigi-lelangit Lelangit-belakang Celah-suara
Letupan nirsuara [p] [t] [tɕ] [k] [ʔ]
bersuara [b] [d] [dʑ] [ɡ]
Geseran [ɕ] [h]
Sengauan [m] [n] [ɲ] [ŋ]
Hampiran [w] [j]

Ada konsonan berhembus [ph], [th], [kh], tetapi ini berperilaku sebagai gugus antara letupan nirsuara dengan [h]. Misalnya, dari kata phaː ("mengasah") menjadi pənhaː ("asah") dapat diturunkan dengan infiksasi -n-.

Vokal

Vokal-vokal dicantumkan dalam tabel di bawah ini. Semua vokal, kecuali [eː,o,oː], ada dalam bentuk sengau.[5]

  Depan Pusat Belakang
Tinggi [i,iː] [u,uː]
Tengah Atas [eː][a] [ə,əː] [o,oː]
Tengah Bawah [ɛ,ɛː] [ɔ,ɔː]
Rendah [a,aː]
a Vokal [eː] selalu diikuti oleh [ŋ].

Fonotaktik

Kata-kata terdiri dari hingga dua pra-suku kata, dan satu suku kata utama. Contoh lengkapnya adalah pətərbləʔ ("menyerahkan"). Vokal di pra-suku kata selalu [ə] setelah konsonan dan [a] sebaliknya.[5]

Tata bahasa

Sintaksis

Seperti banyak bahasa lain di Asia Tenggara, termasuk Vietnam, Curu adalah bahasa analitis (atau bahasa isolatif) tanpa penandaan morfologi kasus, jenis kelamin, jumlah, atau bentuk kata. Dalam profil tipologisnya, Curu mencerminkan efek kontak bahasa yang luas, karena lebih mirip dengan bahasa Mon-Khmer dengan akar bersuku kata satu dan morfologi yang lebih sedikit daripada bahasa Austronesia konservatif lainnya dengan akar dwi-suku kata dan morfologi turunan (Grant 2005). It has subject-verb-object (SVO) word order.

Negasi

Bahasa Curu menggunakan partikel negatif prakata-kerja, 'buh /ʔbuh/ sebagai kalimat negatif sederhana dalam kalimat deklaratif:

Tunggal pertama (negatif): minum anggur

kơu 'buh mưnhũm alak

"Saya tidak minum anggur" (Curu LL 3)

Partikel negatif akhir klausa opsional, ou, juga dapat digunakan, terutama dalam pertanyaan negatif dan tanggapan negatif terhadap pertanyaan:

Du phơn ni nhũ làn lam ia 'buh ơu?

Tapi benda ini akan meleleh dalam air (negatif)

"Tapi benda ini akan meleleh dalam air, kan?"

Lăm klơu Aràng hu Aràng sêi prong rơlau rêi?

Dalam ketuhanan apakah ada satu orang yang lebih besar dari yang lain?

'Bu ơu: Klơu Aràng ring gơu.

Ketuhanan itu setara satu sama lain.

Referensi

  1. ↑ Curu di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. ↑ "Bahasa Curu". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  5. 1 2 3 Fuller, Eugene (1977). "Chru phonemes". Dalam Thomas, D.; Lee, E.; Nguyen, D. L. (ed.). Papers in Southeast Asian Linguistics No. 4: Chamic Studies. Pacific Linguistics Series A No. 48. Canberra: Dept. of Linguistics, Research School of Pacific Studies, The Australian National University. doi:10.15144/PL-A48. hdl:1885/145081.
Aceh
Chamik Pesisir
Chamik Dataran Tinggi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan