Minggu, 27 September 2026
20:24 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Badogar

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2016)

Badogar adalah kesenian barong domba garut hasil kreasi masyarakat Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut pada tahun 2011 karena terinspirasi Reog Ponorogo yang sudah mendunia Internasional.[1] Namanya merupakan singkatan dari Barong Domba Garut. Alat musik pengiringnya adalah saron, bonang, kendang, bedug, kecrek, tarompet, dan gong. Pemain Badogar terdiri dari penari, pemain barong, dan pemusik.[2] Badogar dirintis oleh para seniman dari Sanggar Gentra Sawargi di Dusun Cikancung, Desa Margalaksana.[3]

Pembuatan barong

Pembuatan Badogar dibagi menjadi pembuatan kepala domba dan pembuatan badan barong. Rangka kepala barong dibuat dengan gabungan kayu, kawat, bambu dan besi. Selanjutnya dilakukan penempelan bubur kertas ke rangka kepala dan dilanjutkan dengan memberi lapisan kain atau bulu domba. Warna kepala domba umumnya berwarna gelap atau putih.[4] Kepala Domba dan Kepala Barong dalam pertunjukan badogar tidak memiliki makna tertentu dan hanya berfungsi sebagai penambah keindahan.[5]

Referensi

  1. ↑ visit Garut, Operator (27 Mei 2017). "Kesenian Badogar". portal pesona Garut Kabupaten. Diakses tanggal 18/8/2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ Sukamdani, Ruhaliah, dan Nurjanah 2014, hlm. 6.
  3. ↑ Rahayu, Sujana, dan Ramli 2020, hlm. 75.
  4. ↑ Sukamdani, Ruhaliah, dan Nurjanah 2014, hlm. 6–7.
  5. ↑ Rahayu, Sujana, dan Ramli 2020, hlm. 80.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan