Sabtu, 26 September 2026
17:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Baba Yaga

Baba Yaga

500px-%D0%91%D0%B0%D0%B1%D0%B0_%D0%AF%D0%B3%D0%B0.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Baba Jaga, by Viktor Vasnetsov.

Baba Yaga (Aksara Kiril: Баба-Яга)adalah karakter jelek dalam cerita rakyat Slavia.[1] Dia terbang dan juga menculik anak-anak kecil serta memakannya juga.[1] Ia tinggal di sebuah gubuk kecil.[1] Dalam cerita rakyat Slavia, ia digambarkan sebagai tokoh antagonis.[1] Nama Baba Yaga terdiri dari dua elemen.[1] Baba berarti "wanita tua" atau "nenek" yang digunakan dalam bahasa Slavia.[2] Unsur kedua adalah Yaga yang berarti pemalas.[2] Baba Yaga memiliki nama yang berbeda dalam masyarakat Slavia.[2] Bagi masyarakat Ceko, Polandia dan Slowakia, Baba Yaga dieja dengan Jezibaba.[2] Di Slovenia, nama Baba Yaga dibalik menjadi Jaga Baba.[2] Di Rusia, Bulgaria, Ukraina dan Belarusia, Baba Yaga diterjemahkan sebagai Baba Yaha di Ukraina dan Baba Jaha di Belarusia).[2] Dalam bahasa Slavia Selatan dan tradisi, ada penyihir tua yang sama, yang ditulis Baba Yaga di Kroasia, Serbia dan Bosnia, dan Рога Баба di Serbia dan Macedonia.[2] Di Rumania nama ini disebut Baba Cloanţa.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 (Inggris)Mircea Aliade. 1987. The Encyclopedia of Religion. New York: Macmillan Publishing Company. Pg.32.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris)Wendy Doniger. 2006. Britannica Encyclopedia of World Religion. London: Encyclopedia Britannica. pg.104.

Sumber

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Baba Yaga.
Dewa/i
Pahlawan legendaris
Kematian tak tenang
Entitas
Tokoh ritual
Tempat mitologis
Keterangan: 1 historisitas dewa itu meragukan; 2 status dewa meragukan.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan