Selasa, 20 Oktober 2026
00:08 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Authari

Authari

Bagikan:
Authari
Raja Lombardia
250px-Nuremberg_chronicles_f_150r_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sketsa ukiran kayu Authari pada tahun 1493 Nuremberg Chronicle
Berkuasa584 – 590
PendahuluPemerintahan Para Adipati
PenerusAgilulf
Lahirca 550
Meninggal5 September 590
Pavia, Neustria
Kerajaan Langobardi
AyahCleph
PasanganTheodelinda
AgamaArianisme

Authari (sekitar 550 – 5 September 590) adalah Raja Lombardia yang memerintah sejak tahun 584 hingga kematiannya. Ia dianggap sebagai raja Lombardia pertama yang mengadopsi tingkat tertentu dari Romanitas (ke-Romawi-an) serta memperkenalkan berbagai kebijakan yang membawa perubahan besar, khususnya dalam perlakuan terhadap penduduk Romawi dan meningkatnya toleransi terhadap agama Kristen.[1]

Latar belakang

Kerajaan Lombardia adalah sebuah negara pada awal Abad Pertengahan yang didirikan oleh bangsa Lombardia, suatu suku Jermanik, di Semenanjung Italia pada paruh akhir abad ke-6. Kerajaan ini secara tradisional diperintah sebagai monarki elektif; raja dipilih oleh para bangsawan berpangkat tertinggi, yaitu para adipati.

Authari adalah putra Cleph, Raja Lombardia, sekaligus adipati dari sebuah kota yang tidak diketahui.[2] Ketika Cleph dibunuh pada tahun 574, para bangsawan Lombardia menolak mengangkat penggantinya. Akibatnya, terjadi masa kekosongan takhta selama satu dekade yang dikenal sebagai Pemerintahan Para Adipati (Rule of the Dukes), ketika para oligarki regional terkemuka memegang kekuasaan.[3]

Pada tahun 574 dan 575, bangsa Lombardia menyerbu Provence, yang saat itu merupakan bagian dari Kerajaan Burgundia di bawah pemerintahan raja Meroving, Guntram. Namun, serangan balasan Burgundia berhasil memukul mundur mereka melintasi Pegunungan Alpen hingga ke Italia utara, tempat mereka kemudian menduduki Lembah Susa dan Lembah Aosta.[3]

Sementara itu, Kerajaan Meroving bersekutu dengan Kekaisaran Bizantium dan melancarkan serangan balasan. Pasukan gabungan Franka dan Bizantium bergerak melalui Lembah Tirol di sepanjang Sungai Etsch menuju Meran, lalu maju hingga ke gerbang Trento. Meskipun pada awalnya berhasil, Adipati Lombardia dari Trento, Euin, mampu memukul mundur serangan mereka dan menghancurkan pasukan penyerbu di dekat Salurn. Selain meraih kemenangan, Euin juga memperkuat hubungan regional bangsa Lombardia melalui pernikahannya dengan putri Garibald I, Adipati Bayern, pada tahun 578.[4]

Terpilih sebagai raja

Di bawah tekanan bangsa Franka yang—atas perintah Kekaisaran Bizantium—kembali menyerbu Italia pada tahun 584, bangsa Lombardia memilih Adipati Authari sebagai raja mereka. Authari kemudian berhasil mengalahkan pasukan penyerbu tersebut.[4]

Ketika serangan Franka berikutnya terjadi pada tahun 588, ekspedisi itu berakhir dengan kegagalan bagi pihak penyerang karena pasukan Lombardia di bawah Authari dan pasukan Bayern di bawah Garibald telah bersekutu dan berhasil mengalahkan mereka.[4]

Kekaisaran Bizantium juga menerapkan taktik lain, yaitu membayar satu kelompok barbar untuk memerangi kelompok barbar lainnya. Dalam rangka itu, komandan tentara bayaran Alemanni, Droctulf, dibujuk untuk meninggalkan pihak Lombardia dan bergabung dengan pasukan kekaisaran dalam menyerang bekas sekutunya.[5] Namun, Authari berhasil mengalahkan pasukan Droctulf. Authari kemudian dikenang karena berhasil merebut kembali Classis dari tangan Lombardia, sementara Droctulf mundur ke Brescia dan Ravenna.[6]

Pada tahun 590, utusan Franka bernama Grippo memimpin pasukan gabungan Franka dan kekaisaran dalam serangan lain terhadap Lombardia. Tujuan mereka adalah mengusir bangsa Lombardia dari Italia. Namun, setelah berhasil merebut Modena, Mantua, dan Altino, mereka terpaksa menghentikan laju di depan ibu kota Lombardia di Pavia setelah mengetahui bahwa pemimpin Franka, Cedinus, telah menandatangani gencatan senjata selama sepuluh bulan dengan Raja Authari. Perjanjian tersebut memaksa pasukan gabungan itu kembali ke Galia.[7]

Sebagai akibat dari kegagalan tersebut dan berbagai kemunduran lain yang dialami kekaisaran, Konstantinopel beserta pemerintahan kekaisaran di Ravenna akhirnya harus menerima kenyataan bahwa bangsa Lombardia telah menetap secara permanen di Italia.[7]

Referensi

  1. ↑ Ghosh 2015, hlm. 145.
  2. ↑ Wolfram 1997, hlm. 294.
  3. 1 2 Wolfram 1997, hlm. 293.
  4. 1 2 3 Wolfram 1997, hlm. 295.
  5. ↑ Herrin 2020, hlm. 207.
  6. ↑ Herrin 2020, hlm. 207–208.
  7. 1 2 Herrin 2020, hlm. 221.

Bibliografi

  • Bauer, Susan Wise (2010). The History of the Medieval World: From the Conversion of Constantine to the First Crusade. New York: W. W. Norton & Company. ISBN 978-0-39305-975-5.
  • Christie, Neil (1998). The Lombards: The Ancient Longobards. Malden, MA: Blackwell. ISBN 0-631-18238-1.
  • Frassetto, Michael (2003). Encyclopedia of Barbarian Europe: Society in Transformation. Santa Barbara, CA: ABC-CLIO. ISBN 978-1-57607-263-9.
  • Frassetto, Michael (2013). The Early Medieval World: From the Fall of Rome to the Time of Charlemagne [2 Volumes]. Santa Barbara, CA: ABC-CLIO, LLC. ISBN 978-1-59884-995-0.
  • Ghosh, Shami (2015). Writing the Barbarian Past: Studies in Early Medieval Historical Narrative. Leiden: Brill. ISBN 978-9-00430-522-9.
  • Hartmann, L.M. (1913). "Italy under the Lombards". Dalam H.M. Gwatkin; J.P. Whitney (ed.). The Cambridge Medieval History. Vol. III [The Rise of the Saracens and the Foundations of the Western Empire]. New York: Macmillan & Co.
  • Herrin, Judith (2020). Ravenna: Capital of Empire, Crucible of Europe. Princeton and Oxford: Princeton University Press. ISBN 978-0-69115-343-8.
  • Majocchi, Piero (2010). "Le sepolture regie nell'alto medioevo (secoli VI-X)". Reti Medievali Rivista. 9: 12–14. ISSN 1593-2214. Diakses tanggal 20 Agustus 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Paul the Deacon (2011). Edward Peters (ed.). History of the Lombards. Philadelphia: University of Pennsylvania Press. ISBN 978-0812210798.
  • Wolfram, Herwig (1997). The Roman Empire and its Germanic Peoples. Berkeley and Los Angeles: University of California Press. ISBN 0-520-08511-6.

Bacaan tambahan

  • Jarnut, Jörg (1992). Geschichte der Langobarden. Stuttgart.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan