Jumat, 09 Oktober 2026
05:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

August Mohri

guru dan misionaris Jerman di Sipoholon, Tanah Batak

Bagikan:
August Friedrich Mohri
GerejaHuria Kristen Batak Protestan
Informasi pribadi
Lahir(1835-08-25)25 Agustus 1835
Meninggal13 Juni 1907(1907-06-13) (umur 71)
Orang tua
  • Johannes Mohri (ayah)
  • Susanna Elisabeth Schmidt (ibu)
Pasangan hidup
  • Anna Maria Louise Barschig (????—1893)
  • Elisabeth Shumacher (????–1907)

August Friedrich Mohri adalah seorang misionaris Jerman yang merintis misi Kristen Protestan di Silindung bersama dengan Peter Hinrich Johannsen dan Ingwer Ludwig Nommensen. Mohri bertugas menjadi misionaris di Sipoholon, Pearaja, dan Huta Barat berturut-turut. Buah pekerjaannya selama 36 tahun sebagai misionaris di Tanah Batak adalah pargodungan (stasi-stasi zending) yang kelak bergabung sebagai satu gereja mandiri, yakni Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Karya di Silindung

Pada tahun 1874, August Mohri, Ingwer Ludwig Nommensen, dan Peter Hinrich Nommensen mendirikan sebuah sekolah yang dinamai Sikkola Mordalan-dalan (bahasa Indonesia:sekolah keliling). Sekolah (sebagai lembaga pendidikan, bukan bangunan) ini dididik oleh tiga guru di tempat yang berbeda-beda di kawasan Silindung sehingga selalu berpindah-pindah setiap hari. Sekolah ini terdiri dari 20 murid terbaik dari setiap sekolah dasar seantero Silindung.[1]

Nommensen mengajar di setiap hari Senin dan Selasa tentang latar belakang Alkitab, kotbah, sejarah, ilmu alam, dasar pengobatan, dan bahasa Jerman. Nommensen mengajar para murid di Sait Ni Huta.

Johannsen mengajar di setiap hari Rabu tentang studi Alkitab, geografi, sejarah dunia, sejarah gereja, aritmetika, dan katekismus. Johannsen mengajar para murid di Pansur Napitu.

Mohri mengajar di setiap hari Jumat tentang sejarah Islam, dogmatika, bahasa Melayu, dan musik. Mohri mengajar para murid di Sipoholon.

Pada tahun 1877, karena hasil yang memuaskan, Sikkola Mardalan-dalan akhirnya diputuskan untuk menjadi sebuah sekolah yang permanen di satu tempat, yaitu di Pansur Napitu. Sekolah ini menjadi Seminarium Pansur Napitu dengan Peter Hinrich Johannsen sebagai pengajar utamanya. Seminarium Pansur Napitu, di kemudian hari, dipindahkan oleh Johannes Warneck ke sebuah lokasi yang lebih luas di Sipoholon. Seminarium baru inilah yang dikenal sebagai Seminarium Sipoholon.

Referensi

  1. ↑ A., Aritonang, Jan S. Steenbrink, Karel. A history of Christianity in Indonesia. hlm. 544. ISBN 978-90-474-4183-0. OCLC 1162616170.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan