Minggu, 27 September 2026
20:51 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Aspidelaps

Aspidelaps

genus ular

Aspidelaps
250px-Aspidelaps_scutatus_fulafulus_476310791.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
A. scutatus, kobra hidung-perisai
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Elapidae
Genus: Aspidelaps
Fitzinger, 1843
250px-Aspidelaps_range.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
     sebaran A. lubricus     sebaran A. scutatus
Artikel takson sembarang

Aspidelaps adalah marga ular berbisa yang mencakup dua spesies kobra endemik di Afrika bagian selatan.

Pengenalan

250px-Shieldnosecobra.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aspidelaps scutatus

Aspidelaps lubricus (Laurenti, 1768)

Jenis A. lubricus berukuran panjang antara 49 sampai 61 cm (0.49-0.61 meter), pernah ditemukan spesimen dengan panjang 76 cm. Tubuhnya berwarna oranye-kemerahan atau kekuningan, dan dihiasi dengan pola belang-belang berwarna hitam di sepanjang tubuhnya. Belang-belang hitam tersebut berjumlah antara 20 sampai 47 buah.[1]

A. lubricus tersebar di Afrika Selatan, Angola, dan Namibia.[2][3] Aktif pada malam hari dan diketahui berkeliaran di bebatuan atau daerah berpasir.[4] Makanan utamanya adalah kadal kecil, hewan pengerat kecil, dan ular kecil. Spesimen yang dipelihara di penangkaran diketahui juga memangsa hewan-hewan kecil lainnya seperti ikan dan tikus kecil.[3] Belum ada informasi yang memadai mengenai bisa dari ular ini. Akan tetapi, diketahui sifat bisa ular ini mirip dengan racun bisa yang dimiliki ular sendok sejati atau genus Naja.

A. lubricus berkembangbiak dengan bertelur (ovipar). Spesimen di penangkaran diketahui dapat bertelur sebanyak 3 hingga 11 butir. Anak ular yang baru menetas berukuran panjang antara 17 sampai 18 cm.[3]

Aspidelaps scutatus (Smith, 1849)

Belum ada cukup informasi mengenai jenis A. scutatus. Jenis ini tersebar di Afrika Selatan, Botswana, Mozambik, Zimbabwe, Swaziland, dan Namibia.[5]

Galeri

Aspidelaps lubricus (Laurenti, 1768)

  • 250px-Aspidelaps_lubricus_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Aspidelaps_lubricus_by_Danny_S.-001.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 500px-Aspidelaps_lubricus_by_Danny_S.-002.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 330px-Cape_Coral_Snake%2C_Aspidelaps_lubricus%2C_RsDSC_0380.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 330px-Cape_Coral_Snake%2C_Aspidelaps_lubricus%2C_RsDSC_0417.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 330px-Ringhalskobra.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ "Branson's Wild World – Namibian Coral Cobra". Branson's Wild World.
  2. ↑
  3. 1 2 3 van der Ploeg, Harold. "Aspidelaps lubricus". aspidelaps.eu. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-01. Diakses tanggal 2015-04-29.
  4. ↑ "WCH Clinical Toxinology Resources". toxinology.com.
  5. ↑

Bacaan lanjut

  • Boulenger GA (1896). Catalogue of the Snakes in the British Museum (Natural History). Volume III., Containing the Colubridæ (Opisthoglyphae and Proteroglyphæ) ... London: Trustees of the British Museum (Natural History). (Taylor and Francis, printers). xiv + 727 pp. + Plates I-XXV. (Genus Aspidelaps, p. 390).
  • Branch, Bill (2004). Field Guide to Snakes and other Reptiles of Southern Africa. Third Revised Edition, Second impression. Sanibel Island, Florida: Ralph Curtis Books. 399 pp. (Genus Aspidelaps, p. 103).
  • Fitzinger L (1843). Systema Reptilium, Fasciculus Primus, Amblyglossae. Vienna: Braumüller & Seidel. 106 pp. + indices. (Aspidelaps, new genus, p. 28). (in Latin).
  • Branch, Bill (2004). Field Guide to Snakes and other Reptiles of Southern Africa. Third Revised edition, Second impression. Sanibel Island, Florida: Ralph Curtis Books. 399 pp., 112 color plates. ISBN0-88359-042-5. (Aspidelaps lubricus, pp. 103–104 + Plates 20 & 26).
  • Laurenti JN (1768). Specimen medicum, exhibens synopsin reptilium emendatam cum experimentis circa venena et antidota reptilium austriacorum. Vienna: Joan. Thom. Nob. de Trattnern. 214 pp. + Plates I-V. (Natrix lubrica, new species, p. 80). (in Latin).
  • Spawls, Stephen; Branch, Bill (1995). The Dangerous Snakes of Africa: Natural History, Species Directory, Venoms, and Snakebite. Dubai: Oriental Press: Ralph Curtis-Books. ISBN 0-88359-029-8.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan