Rabu, 04 November 2026
18:35 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Asia Pacific Investama

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Maret 2024)
Asia Pacific Investama
Industritekstil
Kantor pusat
Indonesia Sunting ini di Wikidata
Tokoh kunci
Benny Soetrisno
Produktekstil
Jumlah karyawan
6.702 (2018)[1]
Situs webwww.apinvestama.co.id Sunting ini di Wikidata

PT Asia Pacific Investama Tbk, sebelumnya dikenal sebagai PT Apac Citra Centertex Tbk[2] (BEI: MYTX) merupakan perusahaan publik yang memproduksi tekstil yang bermarkas di Jakarta, Indonesia, dan didirikan pada tahun 1987.

Perusahaan ini awalnya didirikan dengan nama PT Mayatexdian Industry pada tanggal 10 Februari 1987,[3] dirintis oleh Tahir (yang belakangan dikenal memiliki Mayapada Group), dan memproduksi tekstil dan garmen yang ditujukan untuk pasar ekspor.[4][5] Perusahaan ini telah menjadi perusahaan publik sejak 31 Oktober 1990, kala itu melepas 2,5 juta saham (29,4%) dengan harga penawaran Rp 11.000/lembar di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya.[3][6] Pada Januari 1994, kepemilikan perusahaan beralih kepada Robby Tjahjadi (seorang pengusaha yang juga pemilik usaha tekstil lain bernama Kanindotex) sebanyak 70,5%.[7] Namun, kekuasaan Tjahjadi tidak berlangsung lama karena di bulan Januari 1995, Johannes Kotjo berkongsi dengan Bambang Trihatmodjo, Wisnu Suhardono dan Bambang Soegomo mengakuisisi saham mayoritas di perusahaan ini.[8][9]

Perubahan nama kemudian dilakukan menjadi PT Apac Centertex Corporation pada 27 Juni 1995.[10] Kotjo lalu menyehatkan perusahaan itu yang hampir sekarat dan menjadikannya perusahaan tekstil terpadu,[11] yang memproduksi benang, kain dan juga garmen.[12] Apac Citra Centertex kemudian juga mengakuisisi PT Apac Inti Corpora di tahun 1996,[6] yang sebelumnya dimiliki oleh Robby Tjahjadi dkk dan memiliki Kanindotex (yang diakuisisi Apac Inti Corpora pada Mei 1995). Dengan akuisisi itu, Apac Citra Centertex berkembang menjadi salah satu perusahaan tekstil terbesar di Asia.[13][14] Sayangnya, belakangan, pasca krisis 1997-1998, Apac menderita kredit macet, termasuk kepada BPPN yang mencapai lebih dari US$ 94 juta. Utang-utang itu kemudian direstrukturisasi, dan Growth Solution Ltd. tampil sebagai pemegang saham utama pasca-restrukturisasi dengan 58% kepemilikan.[14] Namun, keluarga Kotjo masih ada dalam perusahaan ini,[15] dengan Stefanus Rijanto Kotjo tercatat sebagai Presiden Komisaris pada tahun 2014.[6] Restrukturisasi ini tercatat berhasil menyehatkan keuangan MYTX pada pertengahan 2000-an.[16]

Sejak 8 September 2000, nama perusahaan ini berganti menjadi PT Apac Citra Centertex Tbk.[17] Di tahun 2000-an, perusahaan ini kemudian mulai memindahkan bisnisnya dari Jakarta ke Semarang dan mengubah bisnisnya menjadi perusahaan induk, dengan bisnisnya ditangani anak usaha PT Apac Inti Corpora, PT Apac Pavindo Lestari, dan PT Inti Sukses Garmindo. Perusahaan juga mulai menargetkan pasar lokal.[18] Perlahan-lahan juga, produksi garmen/pakaian jadi dihentikan, digantikan benang dan kain.[6] Di tanggal 11 Juni 2015, seiring upaya diversifikasi ke industri non-tekstil, perusahaan mengganti namanya menjadi PT Asia Pacific Investama Tbk.[19] Saat ini, kepemilikan Growth Solution Ltd. sudah menghilang, digantikan oleh keluarga Pesik (Johnny dan Tony Pesik) lewat PT World Harvest Textile.[1][20] World Harvest masuk menjadi pemegang saham mayoritas (awalnya 77,53%) pada tahun 2017.[21] Pasca-akuisisi, juga dilakukan perubahan manajemen perusahaan.[22]

Rujukan

  1. 1 2 Lapkeu MYTX 2018
  2. ↑ "About Apac Citra Centertex Tbk (MYTX)". Investing.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-06-20.
  3. 1 2 Sejarah dan Profil Singkat MYTX (Asia Pacific Investama Tbk)
  4. ↑ Asiaweek, Volume 18
  5. ↑ Warta ekonomi: mingguan berita ekonomi & bisnis, Volume 9,Masalah 9-16
  6. 1 2 3 4 Laptahunan MYTX 2014
  7. ↑ Ekonomi Indonesia dalam perspektif bisnis
  8. ↑ Informasi, Volume 16,Masalah 183-186
  9. ↑ Liem Sioe Liong's Salim Group
  10. ↑ Profil PT Asia Pacific Investama Tbk (IDX: MYTX)
  11. ↑ Dunia EKUIN dan PERBANKAN, Volume 10,Masalah 21-22
  12. ↑ Indonesian Business
  13. ↑ Historia Bisnis: Drama Panjang Kasus Kanindotex
  14. 1 2 Apac group.
  15. ↑ "RESTRUKTURISASI MYTX (APAC CITRA CENTERTEX)". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-06-09. Diakses tanggal 2022-05-31.
  16. ↑ Globe Asia, Volume 1,Masalah 9-11
  17. ↑ Saham MYTX, Emiten Tekstil yang Terpuruk Akibat Pandemi
  18. ↑ Apac Citra Centertex
  19. ↑ MYTX Diversifikasi Usaha di Luar Tekstil
  20. ↑ Prospektus MYTX 2018
  21. ↑ World Harvest caplok 77,53% saham MYTX
  22. ↑ Asia Pasific Investama Rombak Dewan Direksi dan Komisaris

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan