Rabu, 07 Oktober 2026
21:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Arnold Ap

yosepha alomang

Bagikan:

Arnold Clemens Ap (1 Juli 1945 – 26 April 1984) adalah budayawan, antropolog, dan musisi asal Indonesia. Arnold merupakan ketua grup Mambesak dan kurator Museum Universitas Cenderawasih. Ia juga memperkenalkan budaya Papua dalam acara radio mingguan yang diasuhnya,[1] yang disiarkan RRI Jayapura.

Studi dan pementasan budaya dan musik Papua oleh Ap dipandang oleh banyak pihak sebagai tantangan terhadap upaya pemerintah Indonesia yang menggerus nasionalisme dan identitas Papua. Pada waktu kematian Ap, pemerintah sedang berusaha keras menyatukan rakyat Indonesia di bawah pengaruh budaya Jawa.[2]

Pada November 1983, Ia ditangkap oleh pasukan khusus militer Indonesia Kopassus, lalu dipenjara dan disiksa atas dugaan menjadi simpatisan Organisasi Papua Merdeka meski pada akhirnya tidak ada tuduhan yang ditetapkan. Pada April 1984, Ia tewas akibat tembakan senjata api di punggungnya. Kesaksian resmi mengklaim Ia berusaha kabur dari penjara. Banyak pendukungnya percaya bahwa Ap dieksekusi oleh Kopassus.[3] Musisi lain bernama Eddie Mofu juga tewas.[4]

Musik masih menjadi sumber utama pemberontakan budaya di Papua Barat. Arnold Ap dan Mambesak masih populer di Papua Barat. Karya-karya mereka dipandang sebagai simbol identitas Papua. Sejak 1990-an, pemerintah Indonesia secara berhati-hati mulai mengizinkan ekspresi budaya pribumi Papua. Menurut Danilyn Rutherford, Profesor Pembantu Antropologi Universitas Chicago, terbukanya akses ekspresi budaya merupakan bukti toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika, motto nasional Indonesia.[2]

Referensi

  1. ↑ "Rutherford, Danilyn. 2001. "Remembering Sam Kapissa," Inside Indonesia, Jul-Sep 2001". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-05-13. Diakses tanggal 2014-03-21.
  2. 1 2 Rutherford, Danilyn. 2002. Raiding the Land of the Foreigners: The Limits of the Nation on an Indonesian Frontier. Princeton, NJ: Princeton University Press.
  3. ↑ "Vickers, Adrian. 2005. A History of Modern Indonesia. London: Cambridge University Press, p. 180; Rutherford, Danilyn. 2002. Raiding the Land of the Foreigners: The Limits of the Nation on an Indonesian Frontier. Princeton, NJ: Princeton University Press, pp. 212-3; cf. Rayfiel, Alex 2004. "Singing for life," Inside Indonesia, Apr-Jun 2004". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-06-20. Diakses tanggal 2014-03-21.
  4. ↑ Redaksi (2022-05-06). "LP3BH Manokwari Desak Komas HAM Selidiki Kematian Arnold Ap". New Guinea Kurir. Diakses tanggal 2026-05-15.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik antropolog ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan