Minggu, 27 September 2026
18:08 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Arnold Ap

yosepha alomang

Arnold Clemens Ap (1 Juli 1945 – 26 April 1984) adalah budayawan, antropolog, dan musisi asal Indonesia. Arnold merupakan ketua grup Mambesak dan kurator Museum Universitas Cenderawasih. Ia juga memperkenalkan budaya Papua dalam acara radio mingguan yang diasuhnya,[1] yang disiarkan RRI Jayapura.

Studi dan pementasan budaya dan musik Papua oleh Ap dipandang oleh banyak pihak sebagai tantangan terhadap upaya pemerintah Indonesia yang menggerus nasionalisme dan identitas Papua. Pada waktu kematian Ap, pemerintah sedang berusaha keras menyatukan rakyat Indonesia di bawah pengaruh budaya Jawa.[2]

Pada November 1983, Ia ditangkap oleh pasukan khusus militer Indonesia Kopassus, lalu dipenjara dan disiksa atas dugaan menjadi simpatisan Organisasi Papua Merdeka meski pada akhirnya tidak ada tuduhan yang ditetapkan. Pada April 1984, Ia tewas akibat tembakan senjata api di punggungnya. Kesaksian resmi mengklaim Ia berusaha kabur dari penjara. Banyak pendukungnya percaya bahwa Ap dieksekusi oleh Kopassus.[3] Musisi lain bernama Eddie Mofu juga tewas.[4]

Musik masih menjadi sumber utama pemberontakan budaya di Papua Barat. Arnold Ap dan Mambesak masih populer di Papua Barat. Karya-karya mereka dipandang sebagai simbol identitas Papua. Sejak 1990-an, pemerintah Indonesia secara berhati-hati mulai mengizinkan ekspresi budaya pribumi Papua. Menurut Danilyn Rutherford, Profesor Pembantu Antropologi Universitas Chicago, terbukanya akses ekspresi budaya merupakan bukti toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika, motto nasional Indonesia.[2]

Referensi

  1. ↑ "Rutherford, Danilyn. 2001. "Remembering Sam Kapissa," Inside Indonesia, Jul-Sep 2001". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-05-13. Diakses tanggal 2014-03-21.
  2. 1 2 Rutherford, Danilyn. 2002. Raiding the Land of the Foreigners: The Limits of the Nation on an Indonesian Frontier. Princeton, NJ: Princeton University Press.
  3. ↑ "Vickers, Adrian. 2005. A History of Modern Indonesia. London: Cambridge University Press, p. 180; Rutherford, Danilyn. 2002. Raiding the Land of the Foreigners: The Limits of the Nation on an Indonesian Frontier. Princeton, NJ: Princeton University Press, pp. 212-3; cf. Rayfiel, Alex 2004. "Singing for life," Inside Indonesia, Apr-Jun 2004". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-06-20. Diakses tanggal 2014-03-21.
  4. ↑ Redaksi (2022-05-06). "LP3BH Manokwari Desak Komas HAM Selidiki Kematian Arnold Ap". New Guinea Kurir. Diakses tanggal 2026-05-15.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik antropolog ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan