Jumat, 25 September 2026
15:51 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Areva

Areva

Bekas penyedia energi terbarukan dan nuklir asal PrancisTemplat:SHORTDESC:Bekas penyedia energi terbarukan dan nuklir asal Prancis
Artikel ini berisi tentang sebuah perusahaan teknologi nuklir. Untuk genus dari ngengat, lihat Areva (ngengat).
Areva S.A.
250px-Areva1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor pusatdi Courbevoie, Prancis
JenisBadan usaha milik negara
IndustrITenaga nuklir
Entitas pendahuluFramatome
Cogema
TechnicAtome
Dibubarkan2018
PenerussFramatome
Orano
TechnicAtome
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Philippe Braidy (chairman dan CEO)
ProdukReaktor nuklir
Bahan bakar nuklir
Uranium
Tenaga listrik
LayananPengayaan uranium
Transportasi material nuklir
Pemrosesan ulang nuklir
PemilikPemerintah Prancis
Jumlah karyawan
45.340 (2013)

Areva S.A. dulu adalah sebuah perusahaan multinasional asal Prancis yang fokus pada tenaga nuklir. Perusahaan ini beroperasi mulai tahun 2001 hingga 2018. Perusahaan ini dulu berkantor pusat di Courbevoie, Prancis.[1] Sebelum direstrukturisasi pada tahun 2016, mayoritas saham Areva dipegang oleh pemerintah Prancis[2] melalui Komisi Energi Alternatif dan Energi Atom Prancis (54,37%), Banque publique d'investissement (3,32%), dan Agence des participations de l'État (28,83%).[3] Électricité de France, yang mayoritas sahamnya juga dipegang oleh pemerintah Prancis, memegang 2,24% saham perusahaan ini, sementara Kuwait Investment Authority memegang 4,82% saham perusahaan ini.[4]

Sebagai bagian dari program restrukturisasi pasca insolvensi, Areva menjual atau menutup bisnis energi terbarukannya. Areva NP juga dijual ke EDF, sementara Areva TA dijual ke Agence des participations de l'État. Areva pun memisahkan bisnis siklus nuklirnya menjadi New Areva. Perusahaan induk baru, Areva S.A., juga dibentuk untuk melanjutkan proyek Areva yang masih tersisa, termasuk proyek PLTN Olkiluoto Unit 3 di Finlandia dan penyelesaian penjualan Areva NP ke EDF.

Pada tahun 2017, penjualan Areva TA dapat diselesaikan, dan pada bulan Januari 2018, penjualan Areva NP juga dapat diselesaikan, sementara New Areva diubah namanya menjadi Orano.

Sejarah

Lihat pula: Framatome

Pembentukan

250px-Siege_Areva_33_rue_Lafayette_P1050953.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas kantor pusat Areva, rue Lafayette di Paris

Areva dibentuk pada tanggal 3 April 2001 melalui penggabungan antara Framatome, Cogema, dan Technicatome. Penggabungan tersebut didasarkan pada struktur dari pendahulu mereka, CEA-Industrie. Anne Lauvergeon ditunjuk sebagai CEO pertama Areva.[5][6]

Jean-Pierre Raffarin, Perdana Menteri Prancis, mengumumkan rencana privatisasi Areva pada tahun 2003, tetapi pelaksanaan privatisasi tersebut ditunda beberapa kali, dengan pemerintah Prancis akhirnya lebih memilih untuk memprivatisasi GDF dan EDF. Pada akhir bulan Oktober 2005, Perdana Menteri Prancis Dominique de Villepin mengumumkan penundaan privatisasi Areva.

Pada tahun 2003, Areva mendapat kontrak untuk membangun PLTN Olkiluoto Unit 3, yang meliputi pembangunan reaktor air bertekanan tipe EPR generasi ketiga. Pada tahun 2004, anggaran untuk kontrak tersebut disepakati sebesar €3,2 miliar.[7] Konstruksi pun dimulai pada tahun 2005.[8]

Pada tahun 2004, Areva mengakuisisi bisnis transmisi dan distribusi dari Alstom, yang kemudian diubah namanya menjadi Areva T&D. Bisnis tersebut kemudian dijual kembali ke Alstom dan Schneider Electric pada bulan Juni 2010.[9]

Pada tanggal 15 September 2005, Areva dan Constellation Energy asal Baltimore mengumumkan sebuah joint venture bernama UniStar Nuclear untuk memasarkan EPR komersial di Amerika Serikat.[10] Joint venture tersebut kemudian menjadi UniStar Nuclear Energy pada tahun 2007. Pada tahun 2010, EDF mengakuisisi 100% saham UniStar Nuclear Energy.[11] Namun, rencana tersebut tidak dapat terlaksana, dan pada bulan Februari 2015, Areva membatalkan proses Peninjauan Pengajuan Sertifikasi Rancangan EPR di Nuclear Regulatory Commission (NRC) Amerika Serikat.[12]

Pada tahun 2006, Areva membentuk grup bisnis energi terbarukan.[13] Creusot Forge dan Creusot Mécanique juga digabung ke dalam Areva,[14][15] walaupun terdapat kekhawatiran mengenai kualitas pekerjaan Creusot Forge.[16] Pada tahun 2007, Areva membeli 51% saham Multibrid, sebuah produsen turbin angin lepas pantai.[17] Pada tahun 2015, grup bisnis energi terbarukan dari Areva diubah menjadi ADWEN GmbH.

Pada bulan Juni 2010, Areva membeli sisa saham Multibrid yang belum mereka pegang dan membentuk Areva Wind. Pada bulan Februari 2010, Areva membeli Ausra, dan mengubah nama perusahaan tersebut menjadi Areva Solar.[18][19]

Pada tahun 2007, Areva membeli UraMin, yang kemudian diubah namanya menjadi Areva Resources Southern Africa.[20]

Pada tahun 2007, Areva mulai membangun reaktor EPR di PLTN Flamanville Unit 3. Selain itu, pada bulan November 2007, Areva setuju untuk memasok dua unit EPR ke China Guangdong Nuclear Power Group guna dipasang di PLTN Taishan.[21][22] Areva juga setuju untuk membantu mengoperasikan PLTN tersebut, termasuk memproses ulang bekas bahan bakar dari PLTN tersebut.[23] Pada tahun 2007 juga, Areva dan Mitsubishi Heavy Industries membentuk Atmea untuk mengembangkan reaktor air bertekanan Atmea-1 berkapasitas 1.100 MWe (reaktor generasi III).[24] Pada tahun 2009, Siemens menjual sisa saham Areva NP dan Arvea NP yang masih mereka pegang ke Areva.[25] Pada tahun yang sama, Areva NP mengakuisisi 30% saham Mitsubishi Nuclear Fuel.[24]

Pada tanggal 6 Mei 2008, Areva mengumumkan bahwa mereka akan mengajukan izin untuk membangun sebuah fasilitas pengayaan di Bonneville County, Idaho.[26] Rencana tersebut kemudian dibatalkan. Pada tahun 2008 juga, Areva mendapat kontrak untuk membersihkan fasilitas pemrosesan ulang nuklir Sellafield sebagai bagian dari konsorsium Nuclear Management Partners, yang beranggotakan URS, Amec, dan Areva.[27]

Pada bulan Juni 2008, Areva mencapai kesepakatan dengan Kazatomprom untuk membentuk Katco.[28]

Pada tanggal 4 Februari 2009, Areva meneken nota kesepahaman untuk memasok dua hingga enam unit reaktor nuklir ke Nuclear Power Corporation of India Limited untuk PLTN Jaitapur di Maharashtra, India.[29][30]

Pada bulan Maret 2010, Areva mengindikasikan bahwa mereka sedang mengerjakan reaktor pembiak tipe baru yang dapat memecah aktinida yang dihasilkan dari fisi nuklir.[31]

Pada tahun 2011, Areva resmi melantai di Euronext.

Masalah pasca-Fukushima

Pada bulan Desember 2011, Areva menghentikan sejumlah proyeknya di Prancis, Afrika, dan Amerika Serikat, satu hari setelah memperkirakan kerugian sebesar €1,6 miliar.

Areva menghentikan "peningkatan kapasitas" di Fasilitas Pemrosesan Ulang La Hague, pabrik Melox, dan di dua fasilitas yang berada di PLTN Tricastin. Penghentian juga dilakukan terhadap proyek peningkatan tambang uranium di Bakouma di Republik Afrika Tengah, Trekkopje di Namibia, dan Ryst Kuil di Afrika Selatan.[32] Penghentian pun dilakukan terhadap proyek pembangunan Fasilitas Pengayaan Eagle Rock di Amerika Serikat.[33] Areva kemudian menghapusbukukan sebagian besar biaya yang mereka keluarkan untuk membeli Uramin, sebuah perusahaan tambang uranium, pada tahun 2007, setelah menyimpulkan bahwa nilai cadangan bijih uranium di sana tidak terlalu besar.[34]

Pada bulan September 2014, Standard & Poor's menyatakan bahwa mereka mungkin akan menurunkan peringkat kredit dari Areva, pasca buruknya kinerja keuangan Areva pada semester pertama tahun 2014, sehingga Areva mengindikasikan bahwa mereka akan melakukan penghematan dan menjual sejumlah asetnya.[35] Pada bulan Maret 2015, Standard & Poor's menurunkan peringkat kredit Areva menjadi BB−, setelah Areva mencatatkan kerugian sebesar €4,8 miliar pada tahun 2014.

Pada tahun 2012, Areva mengakuisisi Compagnie européenne des technologies de l'hydrogène (CETH) dan mengubah nama perusahaan tersebut menjadi Areva H2Gen. Pada tahun yang sama, Areva meluncurkan sistem penyimpanan hidrogen bernama MYRTE di dekat Ajaccio, Corsica.[36] Sistem tersebut memungkinkan penyimpanan tenaga surya dengan menggunakan teknologi hidrogen, sehingga dapat difungsikan sebagai cadangan untuk menjaga kehandalan sistem tenaga listrik di Corsica.[36] Pada tahun 2014, sistem manajemen dan penyimpanan energi milik Areva, Greenergy Box, ditambahkan ke MYRTE. Pada bulan Januari 2014, Areva dan Gamesa Corporación Tecnológica membentuk Adwen.[37] Pada bulan Agustus 2014, Areva resmi keluar dari bisnis tenaga surya.[38]

Referensi

  1. ↑ "Legal Notice". Areva. Diakses tanggal 21 Juni 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Carol Matlack, [https://www.bloomberg.com/news/articles/2015-04-16/france-s-areva-falters-in-reactor-business-leaks-cash Areva is costing France plenty], Bloomberg Businessweek, 17 April 2015.
  3. ↑ "Les participations publiques" (dalam bahasa Prancis). Agence des participations de l'État. 30 April 2015. Diakses tanggal 21 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "2014 Reference document" (PDF). Areva. 30 Maret 2015. Diakses tanggal 21 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Stock Ownership Profile". Areva. Diakses tanggal 22 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Is Areva now Framatome? – MassInitiative". massinitiative.com. Diakses tanggal 20 Februari 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Jolly, David (11 Februari 2013). "Finnish Nuclear Plant Won't Open Until 2016". The New York Times. Diakses tanggal 22 Mei 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Kanter, James (28 Mei 2009). "In Finland, Nuclear Renaissance Runs into Trouble". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Will split Areva T&D into two separate entities: Alstom". MoneyControl.com. 3 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "EPR: Constellation Energy and Areva Join Forces to Introduce New and Unique Business Model for the Future of American Nuclear Power". Areva. Diakses tanggal 25 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Constellation/EDF UniStar nuclear timeline". Reuters. Diakses tanggal 25 Juni 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "US EPR plans suspended". World Nuclear News. 6 Maret 2015. Diakses tanggal 21 April 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Renewable Energy, Expected Growth". Areva. Diakses tanggal 22 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Janet Wood, Caroline Peachey (21 Maret 2017). "Nuclear cracks are beginning to show". Nuclear Engineering International. Diakses tanggal 28 Maret 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Creusot Forge and Creusot Mécanique: the production of large forged parts - History". Areva. Diakses tanggal 3 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ "ASN warned about Creusot Forge over 10 years ago". Nuclear Engineering International. 6 April 2017. Diakses tanggal 10 April 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "Wind power: Areva acquires a 51% stake in Multibrid". Areva. Diakses tanggal 25 Januari 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  18. ↑ Wald, Matthew L. (8 Februari 2010). "Nuclear Power Giant Buys Solar Firm". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ "French Nuclear Giant Buys Calif. Solar Startup". The New York Times. 9 Februari 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ Paris, Alison Birrane and Jeff Sparshott in London and Alice Dore in (16 Juni 2007). "Areva to Buy UraMin for $2.5 Billion". The Wall Street Journal (dalam bahasa American English). ISSN 0099-9660. Diakses tanggal 27 Oktober 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ Clark, Nicola; Lague, David (26 November 2007). "European companies sign deals to supply China with airplanes and nuclear power". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. ↑ "Areva, Airbus Lead $30 Billion Haul in China Visit". Bloomberg. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Juni 2014. Diakses tanggal 25 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ John Tagliabue, The New York Times, 27 November 2007 [https://www.nytimes.com/2007/11/27/business/worldbusiness/27nuke.html "China Deal Gives Lift to Revival of Fission"].
  24. 1 2 "Areva NP becomes Framatome and Atmea is reorganised". Nuclear Engineering International. 8 Januari 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. ↑ Marc Lomazzi, Le Parisien, 13 August 2007 "Nucléaire: les dessous de l'accord entre la France et la Libye" (dalam bahasa Prancis).
  26. ↑ "Areva selects enrichment site". World Nuclear News. 8 Mei 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. ↑ "Nuclear Management Partners Wins Extension to Clean up Sellafield". The Financial Times. 4 Oktober 2013. Diakses tanggal 24 Juni 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ "Areva and Kazakhstan Sign a Strategic Agreement in the Front End of the Nuclear Cycle". areva.com. 11 Juni 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ "We are partners over the long haul". The Hindu. 25 November 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. ↑ "Areva wins India nuclear deal worth at least $10 bln". Reuters. 4 Februari 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. ↑ Robin Pagnamenta, The Times, 22 March 2010, [http://www.theaustralian.com.au/business/news/areva-develops-new-nuclear-reactors-that-destroy-atomic-waste/story-e6frg90o-1225843555348 Areva develops new nuclear reactors that 'destroy' atomic waste], The Australian
  32. ↑ "French nuke giant Areva suspends investment in sites". AFP. 14 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  33. ↑ "Areva Continues Eagle Rock Commitment". 13 Desember 2011. Diarsipkan dari versi asli pada 23 Januari 2012. Diakses tanggal 31 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. ↑ Carol Matlack (16 April 2015). "Areva Is Costing France Plenty". Bloomberg. Diakses tanggal 21 April 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  35. ↑ Michael Stothard (18 November 2014). "EDF in fresh delay for flagship nuclear plant". Financial Times. Diakses tanggal 21 November 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. 1 2 "Areva unveils hydrogen storage system". Engineering News. Diakses tanggal 11 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. ↑ "Wind turbine firms Gamesa and Areva in joint venture". BBC News. BBC. 20 Januari 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  38. ↑ "AREVA Exits CSP after net loss in first half 2014". CSP Today. 1 Agustus 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan