Senin, 19 Oktober 2026
11:53 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Archaeopotamus

Archaeopotamus

Bagikan:
Archaeopotamus
Rentang waktu: Miosen Akhir sampai Pliosen Akhir
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Hippopotamidae
Subfamili: Hippopotaminae
Genus: †Archaeopotamus
Boisserie, 2005[1]
Spesies

†A. pantanelli (Joleaud 1920)
†A. harvardi (Coryndon 1977)
†A. lothagamensis (Weston 2000)
†A. qeshta (Boisserie et al. 2017)

Artikel takson sembarang
250px-%22Hexaprotodon_liberiensis%22_adult_male.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Archaeopotamus

Archaeopotamus adalah sebuah genus Hippopotamidae punah yang hidup antara 7.5 dan 2.58 juta tahun lalu di Afrika dan Timur Tengah. Genus tersebut dideskripsikan pada 2005 untuk menempatkannya sebagai spesies kuda nil setelah sebelumnya dikelompokkan dalam Hexaprotodon.

Nama genus Archaeopotamus berasal dari kata bahasa Yunani kuno ἀρχαῖος (arkhaîos), yang artinya "kuno", dan ποταμός (potamós), yang artinua "sungai". Dari seluruh kuda nil yang teridentifikasi, hanya Kenyapotamus yang lebih tua. Namun, Kenyapotamus hanya diketahui dari sebagian fosil; Archaeopotamus adalah kuda nil tertua yang teridentifikasi dengan baik.[1]

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan