Senin, 12 Oktober 2026
03:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Aramoana

Aramoana

salah satu negara bangsa mikro

Bagikan:
Republik Aramoana
Negara mikro
Lambang Aramoana
Lambang
Semboyan: Let's save our territory
(Indonesia: "Mari selamatkan wilayah kita")
Lagu kebangsaan: God defend Aramoana
(Indonesia: "Tuhan lindungilah Aramoana")
osm-intl,9,-45.783333333333,170.7,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Aramoana&revid=23634799&groups=_cd07b8f38dffd1deacfe4fb14d732a16650e6603&parser=parsoid
Ibu kotaDunedin
45°47′S 170°42′E / 45.783°S 170.700°E / -45.783; 170.700
Bahasa resmiInggris
DemonimAramoani
Struktur OrganisasiRepublik Presidensial
• Presiden
Ellie Constantine
Pendirian
23 Desember 1980
Mata uang yang diklaimDollar Selandia Baru
Zona waktuUTC+12 (Waktu Selandia Baru)

Republik Aramoana atau Aramoana-Te Ngaru merupakan sebuah bangsa mikro yang berdiri pada tanggal 23 Desember 1980 sebagai aksi protes penghancuran desa Aramoana dan desa Te Ngaru oleh otoritas setempat.

Sejarah

Rencana peleburan menyerukan penghancuran desa Aramoana dan Te Ngaru dan juga mengancam suaka margasatwa setempat. Menanggapi hal ini, penduduk setempat mengumumkan pemisahan diri mereka dari Selandia Baru pada tanggal 23 Desember 1980.

Kemudian mereka mendirikan sebuah pos perbatasan, duta besar perjalanan, paspor yang dicetak, sertifikat kewarganegaraan dan prangko.[1] Setelah selesai, mereka mulai mendirikan gerakan akar rumput untuk membangun kampanye nasional yang menentang pabrik peleburan. Kampanye tersebut menarik perhatian seniman seperti Ralph Hotere,[2] serta para konservasionis, dan peneliti warisan seperti Peter Entwisle.[3]

Konsorsium tersebut awalnya didukung oleh Pemerintah Selandia Baru,[4] mengusulkan untuk mensubsidi biaya listrik yang dibutuhkan dalam operasi smelter. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa populasi Selandia Baru meningkat serta pembengkakan harga listrik yang signifikan dalam jangka panjang. Namun, kampanye yang dilakukan oleh Aramoana dan para pendukungnya akhirnya memaksa pemerintah mundur dan mempertanyakan kelayakan ekonomi proyek tersebut.

Perkembangan ini dikombinasikan dengan penurunan harga aluminium di pasar komoditas dunia, akhirnya menyebabkan penarikan Alusuisse dari konsorsium pada bulan Oktober 1981.[5] Mitra yang tersisa gagal mengamankan modal investasi tambahan dan akhirnya meninggalkan proyek dan membuka jalan bagi reintegrasi damai Aramoana untuk kembali ke Selandia Baru. Usulan tersebut masih dikenang sebagai isu yang memecah belah.[6]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Campbell, Jo (2009-01-29). "Art Seen: Sculpture garden". Otago Daily Times. Diakses tanggal 2009-02-22.
  2. ↑ Dunn, Michael (2003). New Zealand Painting. Auckland University Press. hlm. 131. ISBN 978-1-86940-297-6. Diakses tanggal 2009-02-22.
  3. ↑ Gibb, J. "Obituary: Peter Malcolm William Entwisle." Otago Daily Times, 21 April 2018.
  4. ↑ "Otago Harbour Board Vesting, Reclamation and Empowering Act 1981". New Zealand Government. 1981. Diakses tanggal 2009-02-21.
  5. ↑ Farquhar, R.M. (2006). "Green Politics and the Reformation of Liberal Democratic Institutions" (PDF). University of Canterbury. hlm. 168. Diakses tanggal 2009-02-21.
  6. ↑ Constantine, Ellie (Desember 13, 2011). "Aramoana: pathway to the sea". Otago Daily Times. Diakses tanggal September 18, 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan