Rabu, 07 Oktober 2026
00:01 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Rabi bin Khutsaim

Bagikan:

Rabi bin Khutsaim atau ar-Rabi' bin Khutsaim bin Aidz ats-Tsauri al-Kufi, salah seorang ulama besar, seorang Tabi'in, setelah wafatnya Nabi Muhammad. Ia meriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, Abu Ayyub al-Anshori dan Amir bin Maimun. Ia menjadi sumber riwayat bagi asy-Sya'bi, Ibrahim an-Nakha'i, Mundzir bin Ats-Tsauri, Hubairah bin Khuzaimah dan lain-lain.[1] Rabi berasal dari kabilah Mudhar dan panggilannya Abu Yazid,[2] ia tinggal di kota Kufah (Irak). Ia pernah pingsan saat berjalan melihat kobaran api karena merasa takut dengan neraka.[3]

Rabi menjadi murid khusus Abdullah bin Mas'ud, ia belajar selama 20 tahun, dikenal zuhud dan kuat beribadah. Dalam kondisi sudah tua dan sakit, ia tetap memaksakan diri untuk pergi solat ke masjid.[4] Ketika Husain bin Ali terbunuh di Karbala dekat Kufah, ia membaca Quran Surat az-Zumar ayat 46.[2]

Rabi wafat pada tahun 65 H di Kufah.

Referensi

  1. ↑ Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala Jilid 9. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-270-8
  2. 1 2 "إسماعيل بن عيسى: Ar Rabi' Bin Khutsaim". إسماعيل بن عيسى. Diakses tanggal 2026-02-03.
  3. ↑ KisahMuslim.com (2012-10-22). "Tokoh Tabi'in: Ar-Rabi bin Khutsaim". Cerita kisah cinta penggugah jiwa (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-02-03.
  4. ↑ Yusuf, Moh (2019-07-24). "Belajar Khusyu dari Rabi' bin Khaitsam: Tabiin yang Selalu Menunduk". Islami[dot]co (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-02-03.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan