Minggu, 11 Oktober 2026
19:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Kiwi cokelat selatan

Kiwi cokelat selatan

Bagikan:
Kiwi cokelat selatan
Rentang waktu: Pleistosen-Masa kini[1]
250px-Tokoeka.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Pulau Stewart
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Infrakelas: Palaeognathae
Ordo: Apterygiformes
Famili: Apterygidae
Genus: Apteryx
Spesies:
A. australis
Nama binomial
Apteryx australis
Shaw, 1813[3]
Subspecies[4]
  • A. a. lawryi Rothschild, 1893
    (Stewart Island tokoeka)
  • A. a. australis Shaw, 1813
    (Haast tokoeka)
250px-Southern_Brown_Kiwi.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies
Sinonim

Apteryx lawryi Rothschild, 1893[5]

Kiwi cokelat selatan, tokoeka, atau kiwi umum[3] (Apteryx australis) adalah sebuah spesies kiwi dari Pulau Selatan Selandia Baru. Hingga 2000, hewan ini dianggap konspesifik (spesies yang sama) dengan kiwi cokelat pulau utara, dan masih demikian oleh beberapa pakar.

Referensi

  1. ↑ "Apteryx australis (southern brown kiwi)". PBDB.
  2. ↑ BirdLife International (2019). "Apteryx australis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T22678122A155418586. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T22678122A155418586.en. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  3. 1 2 Davies, S. J. J. F. (2003)
  4. ↑ Brands, S. (2008)
  5. ↑ Gill; et al. (2010). "Checklist of the birds of New Zealand, Norfolk and Macquarie Islands, and the Ross Dependency, Antarctica" (Edisi 4th). Te Papa Press. Diakses tanggal 22 Mei 2016.

Bacaan lanjut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan