
Apeirofobia (/əˈpiːrəˈfoʊbiˈə/ ə-PEER-ə-FOH-BEE-ə) adalah fobia spesifik terhadap ketakterhinggaan, keabadian, sesuatu yang tidak berujung, atau hal-hal yang tidak dapat dihitung. Fobia ini juga dikenal sebagai ketakutan terhadap ketakterhinggaan, keabadian, atau sesuatu yang tidak berujung, yang menimbulkan ketidaknyamanan dan terkadang serangan panik akibat pikiran yang mengganggu tentang ketakterhinggaan tersebut.[1]
Kondisi ini biasanya mulai muncul pada masa remaja atau sebelumnya, tetapi pola perkembangannya seiring waktu belum diketahui secara pasti. Apeirofobia dapat disebabkan oleh kecemasan eksistensial mengenai kehidupan abadi atau ketiadaan setelah kematian. Oleh karena itu, fobia ini sering dikaitkan dengan thanatofobia (fobia terhadap kematian), kronofobia (fobia terhadap waktu atau berlalunya waktu), nihilofobia, dan ketakutan eksistensial lainnya.[2][3]
Penderitanya sering melaporkan perasaan derealisasi, yang dapat menimbulkan persepsi bahwa kenyataan terasa seperti mimpi atau mengalami distorsi. Gangguan obsesif-kompulsif (OCD) eksistensial terkadang dapat menjadi penyebab pikiran obsesif mengenai ketakterhinggaan atau keabadian, yang dapat memicu atau menyebabkan apeirofobia. Seperti fobia lainnya, apeirofobia dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan atau gangguan obsesif-kompulsif.[3]
Martin Wiener, seorang profesor ilmu saraf di Universitas George Mason, mengemukakan hipotesis bahwa apeirofobia merupakan perwujudan dari ketakutan terhadap masa depan yang tidak diketahui, serupa dengan ketakutan akan penuaan.[4]
Penelitian mengenai fobia ini masih sangat terbatas. Meskipun tidak diakui secara khusus oleh Asosiasi Psikiatri Amerika dalam DSM-5, apeirofobia memenuhi kriteria fobia spesifik yang ditetapkan oleh organisasi tersebut, yaitu salah satu jenis gangguan kecemasan.[2] Belum ada metode pengobatan yang dirancang khusus untuk menangani apeirofobia,[5] meskipun sebagian penderitanya memperoleh manfaat dari obat anticemas atau terapi perilaku kognitif.[4]
Lihat pula
Referensi
- ↑ "Understand Apeirophobia: Fear of infinity". Exploring your mind (dalam bahasa Inggris). 2018-12-21. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-13. Diakses tanggal 2020-11-13.
- 1 2 Azarian, Bobby (2016-09-01). "Apeirophobia: The Fear of Eternity". The Atlantic (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-23. Diakses tanggal 2020-11-13.
- 1 2 "Apeirophobia – The Fear of Infinity". Practical Psychology (dalam bahasa American English). 2020-05-28. Diakses tanggal 2023-12-07.
- 1 2 The Crippling Fear of Everlasting Life. The Atlantic. 2017-02-08. Diakses tanggal 2025-02-05 – via YouTube.
- ↑ "Apeirophobia (Fear of Infinity)". Psych Times (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-12-10. Diakses tanggal 2023-12-07.