Sabtu, 17 Oktober 2026
02:36 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Anton Surono

Anton Surono

seniman dalang Indonesia

Bagikan:
Ki Anton Surono
250px-Anton_Surono.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ki Anton Surono
Lahir27 Januari 1962 (umur 64)
PekerjaanDalang

Ki Anton Surono (lahir 27 Januari 1962) adalah seorang dalang wayang kulit dan wayang golek berkebangsaan Indonesia. Mengawali debutnya sejak tahun 1987.[1] Menjadi duta kebudayaan Indonesia dengan menampilkan karya-karyanya di negara-negara ASEAN seperti Vietnam, Singapore, Myanmar, Brunei Darussalam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Malaysia. Kemampuan mendalang Ki Anton Surono didapat dari ayahnya, Ki Suwarto Kondobuwono, dalang era 1970-an di Tegal. Pernah melakukan kolaborasi pertunjukan wayang bersama Enthus Susmono, Slamet Gundono, dan Sujiwo Tedjo.

Pertunjukannya mengeksplorasi gaya berbagai jenis pakeliran pesisir dengan trik kelucuan intelek tanpa terjebak pada kejutan linear dunia ilmiah. Selain menekuni profesinya sebagai guru di SMA Negeri 1 Kota Tegal, Jawa Tengah, Anton Surono juga aktif menggerakkan Kelompok Pelestari Pagelaran Wayang sebagai ketua.[2][3][4]

Kiprah seni

  • 1987 – Mengawali debutnya sebagai dalang di Kalibakung, Kabupaten Tegal dengan lakor Semar Mbangun Kayangan.
  • 1993 – Pentas keliling Jawa-Bali sebagai piñata tari dalam repertoar Gendowor.
  • 1993 – Pentas bersama dengan Ki Enthus Susmono in Tegal di RSPD Kota Tegal.
  • 1993 – Menulis essai drama dan teater untuk Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta
  • 1994 – Penata musik terbaik dalam Lomba Cipta Karya Lagu tradisi Kabupaten Tegal dengan judul Trisanja.
  • 2003 – Pertunjukan bersama dengan Ki Sujiwo Tejo di TVRI Semarang.
  • 2007 – Pertunjukan keliling mewakili SENAWANGI beberapa Negara: Cambodia, Laos, Vietnam, Malaysia, Singapore, di Thailand
  • 2008 – Pertunjukan wayang dalam rangka pertemuan para diplomat di J.W. Marriott Hotel, Jakarta.
  • 2008 – Pertunjukan wayang pada acara penutupan Kursus Perbankan Asia di LPP Kemang, Jakarta.
  • 2010 – Pertunjukan seni mewakili SENAWANGI di Brunei Darussalam.
  • 2010 – Menjadi Ketua II PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia) Komda Kabupaten Tegal periode 2009-2012.
  • 2010 – Penasihat PEPADI Kota Tegal.
  • 2012 – Pertunjukan wayang dalam rangka peringatan hari Kesaktian Pancasila di Tegal.

Referensi

  1. ↑ Setiawan, Lanang. "Mengenal Ki Anton Surono, Seniman Multitalenta Asal Tegal - Pantura Post". Mengenal Ki Anton Surono, Seniman Multitalenta Asal Tegal - Pantura Post. Diakses tanggal 2026-05-30.
  2. ↑ "Pentas "Guru Sejati" dengan Berbahasa Inggris". Suara Merdeka. Diakses tanggal 9 Maret 2019.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ "Ki Dalang Anton Surono Terbitkan Buku Ajar Bahasa Inggris". Pantura News. Diakses tanggal 9 Maret 2019.
  4. ↑ "Seni Tradisi Pesisiran Khas Tegal Apa Kabar". Sekolah Cinta Bahasa. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 9 Maret 2019.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan