Kamis, 08 Oktober 2026
22:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Anthracotherium

Anthracotherium

genus mamalia

Bagikan:
Anthracotherium
Rentang waktu: Eosen Tengah sampai Miosen Awal[1]
250px-Anthracotherium_gastaldii.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka dan rahang Anthracotherium magnum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: †Anthracotheriidae
Subfamili: †Anthracotheriinae
Genus: †Anthracotherium
G. Cuvier, 1822
Spesies
  • †A. magnum Cuvier, 1822 (type)
  • †A. chaimanei Ducrocq, 1999
  • †A. monsvialense de Zigno, 1888
  • †A. bumbachense Stehlin, 1910
  • †A. meneghinii
  • †A. pangan Pilgrim & Cotter, 1916
  • †A. crassum Pilgrim & Cotter, 1916
  • †A. kwablianicum Gabounia, 1964[2]
Artikel takson sembarang

Anthracotherium (dari bahasa Yunani kuno ἄνθραξ (ánthrax), artinya "batubara", dan θηρίον (theríon), artinya "binatang"[3]) adalah sebuah genus artiodaktil antrakoterid punah yang dikarakteristikkan karena memiliki 44 gigi. Genus tersebut hidup dari zaman Eosen tengah sampai Miosen awal, tersebar di seluruh Eurasia bahkan mungkin sampai Asia Tenggara (Kalimantan dan Timor Barat).[4][5]

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Anthracotherium.
  1. ↑ SAN, NWE NWE, and THAUNG HTIKE. "New discovery of anthracotheres (Mammalia, Artiodactyla) from the Middle Miocene of Sagaing Region, Upper Myanmar." (2014).
  2. ↑ Scherler, Laureline; Lihoreau, Fabrice; Becker, Damien (8 September 2018). "To split or not to split Anthracotherium? A phylogeny of Anthracotheriinae (Cetartiodactyla: Hippopotamoidea) and its palaeobiogeographical implications". Zoological Journal of the Linnean Society. 185 (2): 487–510. doi:10.1093/zoolinnean/zly052. Diakses tanggal 17 Maret 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Roberts, George (1839). An etymological and explanatory dictionary of the terms and language of geology (dalam bahasa English). London: Longman, Orme, Brown, Green, & Longmans. hlm. 9. Diakses tanggal 29 Desember 2021.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑  Satu atau lebih kalimat sebelum ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Anthracotherium" . Encyclopædia Britannica. Vol. 2 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 106.
  5. ↑ Gorsel, J. T. (Han) van (Januari 2014). "An introduction to Cenozoic macrofossils of Indonesia". Berita Sedimentologi. 30: 63–81 – via ResearchGate.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan