Minggu, 27 September 2026
00:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Anjlok (kereta api)

Anjlok (kereta api)

250px-Vykolejeni_EC_107_v_Praze_5.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Detail kereta penumpang yang anjlok di Praha, Ceko, pada tahun 2007.

Sebuah kereta api dikatakan anjlok jika kereta tersebut keluar dari rel. Meskipun kebanyakan insiden kereta anjlok bersifat minor, dampaknya bisa menyebabkan terjadinya gangguan sementara dalam pengoperasian kereta api, bahkan bisa berpotensi membahayakan kesehatan atau keselamatan manusia.

Pada abad ke-19, anjloknya sebuah kereta sering terjadi, tetapi ditingkatkannya langkah-langkah pengamanan menyebabkan insiden tersebut bisa distabilkan pada tingkat terendah. Di Amerika Serikat, insiden kereta anjlok telah menurun drastis sejak 1980-an, dari 3.000 insiden per tahun (1980) menjadi 500 insiden per tahun (2010).[1][2]

Klasifikasi

Anjloknya sebuah kereta bisa disebabkan oleh beberapa hal, yang diklasifikasikan sebagai berikut.

  • Kegagalan mekanik utama pada komponen rel (misalnya rel rusak atau rel melebar)
  • Kegagalan mekanik utama pada komponen gigi roda kereta (misalnya kegagalan kotak gandar atau kerusakan roda)
  • Kesalahan pada geometri komponen rel atau gigi roda yang mengakibatkan kegagalan kuasistatis saat kereta berjalan (misalnya jalur menanjak karena penggunaan roda atau rel yang berlebihan atau rel terlepas)
  • Efek dinamis akibat interaksi antara rel dengan kereta (misalnya osilasi ekstrem, pemantulan vertikal, pergeseran rel, atau kecepatan yang berlebihan)
  • Pengoperasian kereta yang tidak tepat atau kesalahan sinyal
  • Penanganan kereta (anjlok karena gaya traksi atau pengereman mendadak)

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ George D Bibel, Train Wreck – the Forensics of Rail Disasters, Hopkins University Press, Baltimore, 2012, ISBN 978-4214-0590-2
  2. ↑ Huimin Wu and Nicholas Wilson, Railway Vehicle Derailment and Prevention, in Handbook of Railway Vehicle Dynamics

Bacaan lanjutan

Iwnicki, Simon, ed. (2006). Handbook of Railway Vehicle Dynamics. Boca Raton, Fl: Taylor and Francis. ISBN 978-0-8493-3321-7.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan