Sabtu, 03 Oktober 2026
12:47 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Anis buru

spesies burung

Bagikan:
Anis buru
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
G. dumasi
Nama binomial
Geokichla dumasi
(Rothschild, 1898)
Sinonim

Zoothera dumasi

Artikel takson sembarang

Anis buru (Geokichla dumasi) adalah spesies burung di famili Turdidae. Burung ini adalah endemik di pegunungan hutan hujan di Pulau Buru di Indonesia . Burung ini secara tradisional kadang dijadikan satu dengan jenis termasuk anis seram (Geokichla joiceyi) sebagai subspesies, dalam hal ini nama umum dari 'spesies gabungan' adalah burung Anis Maluku.[2]

Deskripsi

Badan Anis buru berukuran agak kecil dengan panjang tubuh sekitar 17 cm dan berat tubuhnya sekitar 25 sampai 30 gram. Tubuh bagian atas berwarna coklat zaitun yang seragam, dengan punggung bawah hitam yang melebar sampai ke dahi, sisi kepala dan leher; bintik-sayap tunggal putih; palang lebar hitam pada perut dan sisi tubuh tidak teratur; penutup ekor bawah putih.

Penyebaran

Anis buru adalah burung endemik Indonesia khususnya Pulau Buru. Burung pengicau dari famili Turdidae hanya bisa dijumpai di pulau buru dan pulau seram.[3]

Tempat hidup dan Kebiasaan

Burung ini umum ditemui di kawasan hutan pegunungan lebat di Pulau Buru Maluku pada rentang ketinggian antara 725 – 1500 m dpl. Sendirian atau berpasangan mencari makanan di atas permukaan tanah pada bagian dalam hutan. Kerena persebaran Anis Buru yang terbatas maka badan Internasional IUCN memasukkan burung ini ke Daftar merah IUCN dengan status Hampir Terancam (Near Threatened).

Makanan

Menyukai makanan serupa dengan sepupu-sepupunya, seperti cacing, jangkrik, belalang, kroto dan jenis ulat-ulatan. Burung ini juga menyantap buah-buahan, seperti pisang, pepaya dan lain-lain[3]

Catatan Kaki

  1. ↑ "Zoothera dumasi". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 26 November 2013. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Perubahan Status Burung di Maluku". 4 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  3. 1 2

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan