Rabu, 14 Oktober 2026
10:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas

Angkatan Darat Romawi Timur

Bagikan:
Angkatan darat Romawi Timur
MarkasKonstantinopel
PeperanganPerang Kekaisaran Bizantium

Angkatan Darat Romawi Timur (juga disebut Angkatan Darat Bizantium) adalah kesatuan militer utama dalam angkatan bersenjata Kekaisaran Romawi Timur, bertugas bersama dengan Angkatan Laut Romawi Timur. Sebagai penerus langsung Kekaisaran Romawi, pasukan Romawi Timur memiliki tingkat disiplin, keunggulan strategi dan organisasi yang serupa dengan pasukan Romawi. Pasukan ini merupakan salah satu pasukan paling efektif di Eurasia barat untuk waktu yang lama pada Abad Pertengahan. Pasukan Romawi Timur awal memperoleh banyak kemenangan maupun kekalahan - akibatnya persenjataan kavaleri menjadi lebih terkenal menyusul dihapuskannya sistem legiun pada awal abad ke-7. Pada reformasi selanjutnya, pasukan Romawi Timur dipengaruhi oleh aspek-aspek dari Jerman dan Asia[1] - dengan setiap bentrokan melawan musuh yang berbahaya Bizantium sering kali menggunakan tentara bayaran yang berasal dari kelompok orang Hun, Cuman, Alan dan (menyusul Pertempuran Manzikert) Turk, yang membantu Kekaisaran Bizantium dalam hal menyediakan tentara bayaran kavaleri ringan. Karena sebagian besar militer Romawi Timurlebih difokuskan pada strategi dan kemampuan para jenderalnya dalam mengerahkan pasukan milisi, infantri berat dalam pasukan Romawi Timur kebanyakan direkrur dari bangsa Frank dan di kemudian hari menggunakan tentara bayaran Varangia.

Catatan kaki

  1. ↑ Romano-Byzantine Armies 4th - 9th Century - Dr David Nicolle

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Military of the Byzantine Empire.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan