Senin, 19 Oktober 2026
00:30 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Angkatan Darat Romawi Timur

Bagikan:
Angkatan darat Romawi Timur
MarkasKonstantinopel
PeperanganPerang Kekaisaran Bizantium

Angkatan Darat Romawi Timur (juga disebut Angkatan Darat Bizantium) adalah kesatuan militer utama dalam angkatan bersenjata Kekaisaran Romawi Timur, bertugas bersama dengan Angkatan Laut Romawi Timur. Sebagai penerus langsung Kekaisaran Romawi, pasukan Romawi Timur memiliki tingkat disiplin, keunggulan strategi dan organisasi yang serupa dengan pasukan Romawi. Pasukan ini merupakan salah satu pasukan paling efektif di Eurasia barat untuk waktu yang lama pada Abad Pertengahan. Pasukan Romawi Timur awal memperoleh banyak kemenangan maupun kekalahan - akibatnya persenjataan kavaleri menjadi lebih terkenal menyusul dihapuskannya sistem legiun pada awal abad ke-7. Pada reformasi selanjutnya, pasukan Romawi Timur dipengaruhi oleh aspek-aspek dari Jerman dan Asia[1] - dengan setiap bentrokan melawan musuh yang berbahaya Bizantium sering kali menggunakan tentara bayaran yang berasal dari kelompok orang Hun, Cuman, Alan dan (menyusul Pertempuran Manzikert) Turk, yang membantu Kekaisaran Bizantium dalam hal menyediakan tentara bayaran kavaleri ringan. Karena sebagian besar militer Romawi Timurlebih difokuskan pada strategi dan kemampuan para jenderalnya dalam mengerahkan pasukan milisi, infantri berat dalam pasukan Romawi Timur kebanyakan direkrur dari bangsa Frank dan di kemudian hari menggunakan tentara bayaran Varangia.

Catatan kaki

  1. ↑ Romano-Byzantine Armies 4th - 9th Century - Dr David Nicolle

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Military of the Byzantine Empire.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan