Senin, 02 November 2026
07:05 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Angkatan Darat Romawi Timur

Bagikan:
Angkatan darat Romawi Timur
MarkasKonstantinopel
PeperanganPerang Kekaisaran Bizantium

Angkatan Darat Romawi Timur (juga disebut Angkatan Darat Bizantium) adalah kesatuan militer utama dalam angkatan bersenjata Kekaisaran Romawi Timur, bertugas bersama dengan Angkatan Laut Romawi Timur. Sebagai penerus langsung Kekaisaran Romawi, pasukan Romawi Timur memiliki tingkat disiplin, keunggulan strategi dan organisasi yang serupa dengan pasukan Romawi. Pasukan ini merupakan salah satu pasukan paling efektif di Eurasia barat untuk waktu yang lama pada Abad Pertengahan. Pasukan Romawi Timur awal memperoleh banyak kemenangan maupun kekalahan - akibatnya persenjataan kavaleri menjadi lebih terkenal menyusul dihapuskannya sistem legiun pada awal abad ke-7. Pada reformasi selanjutnya, pasukan Romawi Timur dipengaruhi oleh aspek-aspek dari Jerman dan Asia[1] - dengan setiap bentrokan melawan musuh yang berbahaya Bizantium sering kali menggunakan tentara bayaran yang berasal dari kelompok orang Hun, Cuman, Alan dan (menyusul Pertempuran Manzikert) Turk, yang membantu Kekaisaran Bizantium dalam hal menyediakan tentara bayaran kavaleri ringan. Karena sebagian besar militer Romawi Timurlebih difokuskan pada strategi dan kemampuan para jenderalnya dalam mengerahkan pasukan milisi, infantri berat dalam pasukan Romawi Timur kebanyakan direkrur dari bangsa Frank dan di kemudian hari menggunakan tentara bayaran Varangia.

Catatan kaki

  1. ↑ Romano-Byzantine Armies 4th - 9th Century - Dr David Nicolle

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Military of the Byzantine Empire.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan