Minggu, 04 Oktober 2026
09:24 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Anggur brasil

Anggur brasil

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Anggur.

Plinia cauliflora atau dikenal dengan nama Jaboticaba atau Anggur Brazil adalah spesies tumbuhan dari famili Myrtaceae. Tumbuhan ini berasal dari Brazil, Argentina, Paraguay, Peru, dan Bolivia.[1] Tumbuhan ini dikenal dengan buahnya yang berwarna ungu-kehitaman dengan daging buah berwarna putih dan tumbuh di batang pohon. Buahnya dapat dimakan langsung atau dijadikan Jeli, Selai, Jus dan Anggur.[2]

Anggur Brazil
250px-Jabuticaba_fruto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Myrtales
Famili: Myrtaceae
Genus: Plinia
Spesies:
P. cauliflora
Nama binomial
Plinia cauliflora
Mart. Kausel
Sinonim[4]
  • Eugenia cauliflora (Mart.) DC.
  • Eugenia jaboticaba (Vell.) Kiaersk.
  • Myrciaria jaboticaba (Vell.) O.Berg
  • Myrtus cauliflora Mart.
  • Myrtus jaboticaba Vell.
  • Plinia jaboticaba (Vell.) Kausel

Deskripsi

Tumbuhan

Tumbuhan ini adalah Tumbuhan hijau abadi yang tumbuh dengan lambat dan dapat mencapai ketinggian 15 meter jika tidak dipangkas. Daunnya berwarna merah muda ketika muda dan berwarna hijau seiring daunnya menua.[5]

Pohon menyukai tanah yang lembap, kaya nutrisi dan sedikit asam. Tumbuhan ini dapat beradaptasi secara luas dan dapat tumbuh di tanah jenis pasir pantai, asalkan dirawat. Bunganya berwarna putih dan tumbuh dari Batang (Cauliflorous).[6] Di habitat aslinya, Anggur pohon dapat berbunga dan berbuah 5-6 kali setahun. Anggur pohon dapat mentolerir embun beku yang ringan dan singkat tidak dibawah 26 °F (-3 °C).

Tumbuhan ini memiliki akar serabut yang kompak kompak, yang membuatnya cocok untuk ditanam di pot.

Buah

Buahnya berwarna ungu kehitaman, berbentuk bulat dengan kulit tebal mengkilap dan berukuran 3-4 centimeter. Daging buahnya berwarna putih dan memiliki rasa asam. Bijinya tidak dapat hidup apabila disimpan dalam waktu 10 hari.

Kegunaan

Kuliner

Buahnya dapat dimakan segar.[7] Buahnya akan terfermentasi dalam waktu 3-4 hari setelah panen. Buah Anggur pohon dapat diolah menjadi selai, tar, anggur dan likeur. Karena masa penyimpanannya yang pendek, buah Anggur pohon jarang dijual di pasar di luar area budidaya.

Referensi

  1. ↑ "Brazilian grapetree". Eden Project. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-02-14. Diakses tanggal 21 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Marianna shares Brazilian tree grape jam recipe". Bundaberg Now. 23 Agustus 2020. Diakses tanggal 21 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Plinia cauliflora (Mart.) Kausel". gbif.org. Diakses tanggal 21 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ "The Plant List: A Working List of All Plant Species". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 21 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Marchiori, Jose Newton Cardosa; Sobral, Marcos (1997). Dendrologia das angiopermas: Myrtales (dalam bahasa Portugis). Federal University of Santa Maria. hlm. 304. ISBN 9788573910094.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Brown, Stephen H. "Myrciaria cauliflora: Jaboticaba: Brazilian grapetree: jabuticaba; ybapuru" (pdf). deerfield-beach.com. University of Florida Institute of Food and Agricultural Sciences. Diakses tanggal 21 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  7. ↑ Janick, Jules; Paull, Robert E., ed. (2008). The Encyclopedia of Fruit and Nuts. CABI. hlm. 536. ISBN 9780851996387.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan