Rabu, 30 September 2026
22:29 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Amihan

Bagikan:

Di Filipina, amihan merujuk kepada musim yang didominasi oleh angin pasat, yang dikenal di negara tersebut sebagai angin timur laut sejuk.[1] Musim ini ditandai dengan angin yang membuat suhu lingkungan terasa sedang, sedikit atau tidak adanya curah hujan di bagian barat dan tengah Luzon dan Visayas, dan arah angin dari timur ke barat. Di pantai timur Luzon, angin ini memberikan hujan gerimis dan, sering kali, badai. Sementara itu, amihan relatif tidak berdampak pada Mindanao.

Amihan pada umumnya dimulai sekitar pertengahan hingga akhir bulan Oktober atau November dan berakhir sekitar bulan Maret atau awal hingga pertengahan April. Meski demikiana, musim ini dapat mengalami variasi yang lebih luas dari tahun ke tahun.[2] Setelah musim amihan, Filipina akan dilanda monsun barat daya,[1] yang dikenal sebagai habagat. habagat dimulai sekitar pertengahan hingga akhir Mei atau Juni dan berakhir sekitar bulan Oktober. Musim habagat ditandai dengan cuaca panas dan lembap, hujan yang sering melanda dengan curah tinggi, dan angin yang bertiup dari arah barat.

Indikator utama peralihan pola musiman amihan dan habagat adalah perubahan arah angin. Pada sebagian besar tahun, peralihan angin dapat terjadi secara tiba-tiba dan terjadi dalam semalam. Pada beberapa tahun lainnya, terdapat periode peralihan sekitar satu atau dua minggu, di mana angin akan berganti antara pola amihan dan habagat beberapa kali sebelum kembali ke pola yang teah ditentukan musim.

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 English, Fr. Leo James (2004). Tagalog-English Dictionary. Manila: Congregation of the Most Holy Redeemer. ISBN 971-08-4357-5.
  2. ↑ "Philippines : Weather". Lonely Planet (travel guidebook). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-09-10. Diakses tanggal 2013-06-28.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan