Rabu, 23 September 2026
18:39 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Visayas

Visayas

salah satu dari tiga kelompok pulau di Filipina

Visayas
Nama lokal:
Kabisay·an (Bisayan), Kabisayaan (Tagalog)
330px-Visayas_Red.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Lokasi kelompok pulau di Filipina
osm-intl,7,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Visayas&revid=29893077&groups=_d085a877b2abe4ea33e0a386a7d8fbc4fac39f11&parser=parsoid
Peta interaktif Visayas
Geografi
LokasiAsia Tenggara
KepulauanFilipina
Pulau besarBohol, Cebu, Leyte, Negros, Panay, dan Samar
Luas61.077 km2
Titik tertinggiKanlaon (2.435 m)
Pemerintahan
NegaraFilipina
RegionVisayas Tengah, Visayas Timur, Region Negros Island dan Visayas Barat.
Kota terbesarCebu City
Kependudukan
Penduduk18.003.940 jiwa(2010)[1]
Kepadatan278 jiwa/km2
Kelompok etnikAklanon, Boholano, Caluyanon, Capiznon, Cebuano, Eskaya, Hiligaynon, Karay-a, Masbateño, Porohanon, Romblomanon, Waray, Ati dan kelompok etnis lainnya.
250px-Island_regions_of_the_Philippines.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Filipina yang menunjukkan Luzon, Visayas, dan Mindanao.

Visayas (bahasa Sugbo: Kabisay·an; bahasa Spanyol: Bisayas) adalah salah satu dari 3 kelompok pulau di Filipina bersama dengan Luzon dan Mindanao. Terdiri atas beberapa pulau, membentuk bagian tengah kepulauan di negeri ini.

Pulau-pulau utama ialah:

Region dan provinsi

Secara politis, Visayas terbagi atas 3 region yang lebih lanjut dibagi kembali menjadi 16 provinsi.

Visayas Barat (Region VI)

Visayas Barat terdiri atas pulau Palawan dan Panay dan setengah Negros di bagian barat. Provinsi-provinsinya ialah:

Visayas Tengah (Region VII)

Visayas Tengah termasuk Cebu dan Bohol, dan setengah Negros di bagian timur. Provinsi-provinsinya ialah:

Visayas Timur (Region VIII)

Visayas Timur terdiri atas pulau Leyte dan Samar. Provinsi-provinsinya ialah:

Sejarah

Penduduk Visayas pertama kali berhubungan dengan Spanyol di akhir abad ke-16 oleh penjelajah Portugis dan Spanyol, dipimpin oleh Ferdinand Magellan, Ruy López de Villalobos dan Miguel López de Legazpi pada 1521, 1543 dan 1565 yang datang, menjelajah dan mengkolonisasi wilayah itu.

Legenda

Ada sebuah legenda, yang dikumpulkan dalam buku Maragtas, yang memberitahukan kisah 10 tetua (Datu) yang melarikan diri dari tirani Datu Makatunaw dari Kalimantan dan Pulau Panay. Para tetua dan pengikutnya dipercaya sebagai nenek moyang orang Visayas. Kedatangan itu diperingati dalam Festival Ati-Atihan di Kalibo, Aklan. Walau ini hanya hikayat, dipercaya ini berdasarkan pada fakta dan peristiwa aktual yang dikumpulkan dalam buku oleh Pedro Alcantara Monteclaro, ditulis pada 1907.

Lihat juga

Referensi

  1. "Population and Annual Growth Rates for The Philippines and Its Regions, Provinces, and Highly Urbanized Cities" (PDF). 2010 Census and Housing Population. National Statistics Office. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-04-04. Diakses tanggal 15 Agustus 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan