Sabtu, 26 September 2026
11:35 WIB
TERKINI
Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat
Amazake

Amazake

minuman tradisional Jepang

Amazake
250px-Amazake_by_emily_harbour_in_july.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenisminuman Suntingan nilai di Wikidata
AsalJepang Suntingan nilai di Wikidata

Amazake (甘酒, [amazake]) adalah sebuah minuman tradisional Jepang yang rasanya manis dan rendah atau tak-beralkohol (tergantung resep) yang terbuat dari nasi yang difermentasikan. Amazake berasal dari zaman Kofun, dan disebutkan dalam Nihon Shoki.

Amazake biasanya dijual di festival-festival rakyat yang disebut dengan matsuri, amazake memang paling tepat diminum di tengah cuaca dingin Jepang. Apalagi warna putih dengan aroma khas cukup mengundang selera untuk mencicipinya. Ketika dihidangkan dalam keadaan panas, uapnya saja pun sudah efektif mengusir hawa dingin.

Minuman ini terbuat dari perasan beras pembuatan sake yang ditambah dengan gula. Amazake mengandung kalori yang cukup cepat diserap oleh tubuh. Bagi yang senang dengan rasa manis, amazake juga dapat dihidangkan ketika berkemah maupun berkegiatan di luar rumah.

Amazake dipercaya sangat bernutrisi.[1]

Minuman yang mirip meliputi jiuniang dari Tiongkok, sikhye dari Korea, dan cơm rượu dari Vietnam.

Referensi

  1. ↑ Belleme, John; Jan Belleme (2007). Japanese Foods That Heal. Tuttle Publishing. hlm. 55–58. ISBN 0-8048-3594-2. Diakses tanggal 2008-05-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan