Selasa, 27 Oktober 2026
06:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Alphons Diepenbrock

Alphons Diepenbrock

Bagikan:
Alphons_Diepenbrock.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Alphons Diepenbrock

Alphons Johannes Maria Diepenbrock adalah seorang komponis terkemuka berkebangsaan Belanda.[1][2] Dia lahir di Amsterdam pada tanggal 2 September tahun 1862 dan meninggal saat 5 April 1921.[1] Dia mendapat gelar sebagai doktor tahun 1888 di Seneca dalam bidang Ilmu Bahasa-bahasa Kuno.[1] Dia pernah berkerja sebagai guru di sekolah gymnasium yang terletak di Den Bosch.[1]

Salah satu karya terkenal miliknya adalah Missa in de festo.[1] Selain itu, dia juga banyak menciptakan musik- musik gereja, di antaranya adalah Missa, Te Deum, dan nyanyian lainnya.[1] Selanjutnya pada tahun 1894, dia kembali lagi untuk tinggal di Amsterdam.[1] Diepenbrock adalah juga orang yang ahli bahasa Yunani, dari sinilah karya-karyanya banyak diilhami dari para pengarang Yunani seperti Horatius, Sophocles, dan Aristophanos.[1] Unsur vokal mempunyai peranan penting dalam setiap karya yang dia ciptakan, sedang melodi mendapatkan tempat yang sentral dalam musiknya.[1]

Musik ciptaanya dapat bersifat orkestral, paduan suara, maupun hanya sekadar lagu-lagu biasa.[1] Dia juga membuat sebuah musik yang gunanya adalah untuk pengiring pertunjukan drama setelah wafatnya.[1] Karya-karya miliknya banyak diterbitkan oleh Lembaga Alphons Diepenbrodi.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Shadily, Hassan (1980).Ensiklopedia Indonesia.Jakarta:Ichtiar Bau van hOeve. Hal 817
  2. ↑ "The compositions of Alphons Diepenbrock". Diepenbrock Catalogue. Diakses tanggal 11 Juni 2014.{{cite web}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 21
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan