Selasa, 22 September 2026
05:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Alopen

Alopen

Alopen
阿罗本
250px-Alopen_in_the_Xian_Nestorian_Stele.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama Alopen di Xi'an

Alopen (Hanzi: 阿罗本, Pinyin: Ā luó běn), adalah misionaris Kristen pertama yang mencapai Tiongkok. Ia mencapai ibu kota Dinasti Tang, yaitu Kota Chang'an pada 635 untuk mengajarkan ajaran Kristen ke Tiongkok. Namanya diukirkan di Monumen Nestorian pada 781.

Penyebaran Agama Kristen

Alopen berdarah Persia, dan kemungkinan diutus oleh Ishoyahb II dari Baghdad, yang juga mengirim misonaris-misionarisnya ke Iran; Afghanistan; Uzbekistan; dan India untuk menyebarkan agama Kristen. Ia menempuh perjalanan melalui Jalur Sutra untuk mencapai Tiongkok hanya dengan membawa tongkat; tas kulit; dan salinan Alkitab.[1][2]

Ia disambut oleh Kaisar Taizong yang tertarik dengan keyakinan orang asing dengan agama dan kitab suci. Alopen berhasil meyakinkan Kaisar Taizong tentang agamanya, hingga Kaisar Taizong memerintahkan pembangunan gereja dan penerjemahan Alkitab yang dibawa oleh para misionari. Pada 638, tiga tahun setelah kedatangan Alopen, 21 orang misionaris Persia tercatat berada di Tiongkok. Seiring waktu, mereka juga menerjemahkan Perjanjian Baru dan beberapa bagian Perjanjian Lama ke bahasa Mandarin. [1][2] Di tahun yang sama, Kaisar Taizong juga memerintahkan toleransi antar agama dan memberikan perlindungan kepada Gereja Nestorian yang baru ia bangun.[3]

Setelah wafatnya Kaisar Taizong, terjadi masalah politik yang memicu persekusi umat Kristen Nestorian. Usaha persekusi ini berhasil digagalkan oleh Abraham, salah satu bangsawan Persia yang tinggal di Tiongkok. Umat Kristen Nestorian kemudian melanjutkan misi penyebaran agama Kristen mereka hingga 200 tahun berikutnya, hingga kejatuhan Dinasti Tang di tahun 907 M.[3]

Referensi

  1. 1 2 "Alopen | BDCC". bdcconline.net. Diakses tanggal 2024-04-08.
  2. 1 2 "Alopen and the Missionary Monks of the Church of the East". www.placefortruth.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-04-08.
  3. 1 2 Geoff (2017-06-07). "Alopen: Christians who changed their world". Renewal Journal (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-04-08.
Istilah Tionghoa untuk Allah
Pembentukan
Terjemahan Alkitab Tionghoa
Gereja Timur
Misi
Katolik Roma Abad Pertengahan
Misi Yesuit
Misi Protestan
Figur berpengaruh
Kebebasan beragama
di Tiongkok
Peristiwa
Dampak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan