Minggu, 04 Oktober 2026
10:34 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Alessandro Tassoni

Alessandro Tassoni

Bagikan:
250px-Alessandro_Tassoni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Alessandro Tassoni

Alessandro Tassoni adalah seorang penulis politik, kritik sastra, puisi yang lahir pada tanggal 28 September 1565 di Modena, Italia dan meninggal pada tanggal 25 April 1635 di tempat yang sama.[1][2] Tassoni terkenal dengan puisinya yang bertema mock-heroic satiric yang berjudul La Secchhia Rapita (Pemorkosaan Ember) yang merupakan karya Italia terawal dan salah satu yang terbaik dalam Genre tersebut.[1][2] Ia menempuh pendidikan di Universitas Bologna, Pisa dan Ferrera dalam bidang studi kependudukan dan Hukum kanon.[1][2] Tassoni bergabung dalam kelompok lingusitik konsertvatif yang bernama Accademia della Crusca pada tahun 1589.[1][2] Sebagian besar hidupnya ia habiskan untuk berbagai pelayanan untuk para Kardinal di Roma.[1][2] Dari beberapa karya tulisan prosanya berisi kritik terhadap Petrarca dan pengikutnya dan merupakan yang paling terkenal berjudul Considerazioni sopra le rime del Petrarca (1609; “Observasi terhadap Puisi-Puisi Karya Petrarca”), bersama dengan koleksi pemikiran-pemikiran filsafat, sastra, pengetahan alam, politiknya yang dirangkum dalam Dieci libri di pensieri diversi di Alessandro Tassoni (1620; “Sepuluh Buku Berisi Pemikiran-Pemikiran Campuran dari Alessandro Tassoni”).[1][2]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) "Alessandro Tassoni". Britannica. Diakses tanggal 7 Juli 2014.
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) "Alessandro Tassoni". New Advent. Diakses tanggal 7 Juli 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan