Senin, 21 September 2026
13:41 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Ale

Ale

250px-Ale_Bitter.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Segelas bir ale.

Ale adalah jenis bir yang melalui proses fermentasi pada suhu yang hangat sehingga terfermentasi dengan cepat dan menggumpal di atas permukaannya.[1] Sebelum ditemukan teknik penyeduhan dengan menambahkan hop ke dalam bir, penyebutan 'ale' diperuntukkan untuk bir tanpa hop dan bir biasa untuk yang telah ditambahkan hop di dalamnya.[2]

Pada awalnya, Ale diberikan perisa pahit berupa gruit yang merupakan racikan tumbuhan herbal dan rempah-rempah yang dididihkan di dalam wort sebelum fermentasi berlangsung.[3]

Sejarah Ale

Ale menjadi salah satu sumber nutrisi penting di abad pertengahan. Minuman ini menjadi tiga sumber utama biji padi-padian pada asupan gizi sehari-hari orang-orang di masa itu, bersamaan dengan pottage dan roti.[4] Para ahli memercayai biji padi-padian memenuhi 80% asupan jumlah kalori petani dan 75% untuk tentara, bahkan juga memenuhi 65% asupan kalori bagi bangsawan.[5]


Referensi

  1. "How to Talk About Beer Like a Pro". Time (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-05-30.
  2. Poelmans, Eline; Swinnen, Johan F. M. (2011-10-01). Swinnen, Johan F.M. (ed.). The Economics of Beer. Oxford University Press. hlm. 3–28. doi:10.1093/acprof:oso/9780199693801.003.0001. ISBN 978-0-19-969380-1.
  3. Doorman, Gerard (1955.). "De middeleeuwse brouwerij en de gruit /". lib.ugent.be. Diakses tanggal 2020-05-30.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. Food in medieval England : diet and nutrition. Woolgar, C. M., Waldron, T. (Tony), Serjeantson, D. (Dale). Oxford: Oxford University Press. 2006. ISBN 0-19-153428-5. OCLC 314221296.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
  5. Food and eating in medieval Europe. Carlin, Martha., Rosenthal, Joel Thomas, 1934-. London: Hambledon Press. 1998. ISBN 978-0-8264-1920-0. OCLC 458567668.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik minuman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan