Rabu, 04 November 2026
00:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Albert Venn Dicey

Albert Venn Dicey

Bagikan:
Albert Venn Dicey
250px-Albert_Venn_Dicey_in_academic_robes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Albert Venn Dicey

(1835-02-04)4 Februari 1835
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Parameter salah (harus 1 — 12) 7 April 1922(7 April 1922-Kesalahan ekspresi: Kata "february" tidak dikenal.-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "april" tidak dikenal.

Albert Venn Dicey adalah seorang cendekiawan hukum tata negara berekebangsaan Inggris.[1] Dia lahir di dekat Lutterworth, Leicestershire, Inggris pada tanggal 4 Februari tahun 1835 dan meninggal saat 7 April 1922 di Oxford.[1][2] Semasa hidupnya, dia belajar di Oxford University, dia juga pernah menjadi guru besar di London.[1] Hasil karyanya yang terkenal adalah Introduction to the study of the law of the Constitution pada tahun 1885.[1]

Dicey mengajar materi hukum di Universitas Oxford mulai dari tahun 1882 sampai 1909. Dia jugaa adalah Profesor Vinerian hukum Inggris dan anggota dari All Souls College.[2] Ketika tahun 1899 sampai 1912, Dicey pernah menjabat sebagai kepala di Working Men’s College, London.[2] Antara 1886 dan 1913, dia sempat menulis empat buku menentang kebijakan rumah tangga (kebijakan dalam negeri) Irlandia.[2] Pada tahun 1905 dia menerbitkan Lectures on the Relation Between Law and Public Opinion in England During the Nineteenth Century.[2]

Refernsi

  1. 1 2 3 4 Shadily, Hassan (1980).Ensiklopedia Indonesia.Jakarta:Ichtiar Baru van Hoeve.Hal 815
  2. 1 2 3 4 5 "Albert Venn Dicey". Encyclopedia Britannica. Diakses tanggal 13 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan