Minggu, 04 Oktober 2026
00:17 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Distrik Alabio

Bagikan:

Alabio (Banjar:Halabiu) adalah wilayah administrasi historis setara kecamatan Onderafdeeling zaman kolonial Hindia Belanda. Wilayah Alabio saat ini sekarang bernama Kecamatan Sungai Pandan dan kecamatan sekitarnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Namun nama Alabio lebih dikenal ketimbang nama Sungai Pandan itu sendiri.

Pada masa kesultanan Banjar, daerah Alabio merupakan sebuah lalawangan dari keadipatian Banua Lima. Pada tahun 1861 pada masa kolonial Hindia Belanda, lalawangan Alabio digabung ke dalam Distrik Amonthaij, Soengei benar dan Álabioe (disingkat Distrik Amuntai). Dalam tahun 1861 Kiai Toemenggoeng Djaija Negara yang menjabat sebagai Distrikhoofd te Amonthaij, Soengei Benar en Álabioe.[1][2]

Dalam tahun 1899, Distrik Alabio merupakan distrik tersendiri sebagai pemekaran dari Distrik Amuntai. Dalam tahun 1899 Distrik Alabio dipimpin oleh Kepala Distrik (districhoofd) yaitu Kiai Ismail.[3]

  • 1906 : Kiai Abdoel Moetalib.[4]

Penduduk

Suku Banjar yang mendiami wilayah bekas distrik ini disebut Orang Alabio (Urang Halabiu'). Alabio sangat terkenal dengan itik alabio, yang terkenal sampai mancanegara, terutama Malaysia. Orang-orang Alabio sejak dahulu terkenal sebagai para pedagang sukses. Sampai sekarang di wilayah Kalsel terdapat istilah ma-halabiu, sebuah istilah yang mengarah pada salah satu kehebatan orang Alabio dalam merangkai kata. Penduduk Alabio dikenal sebagai pedagang ulung.[5]

Gagelang

Daerah Alabio (Halabiu) pada zaman kerajaan Hindu disebut Gagelang. Kawasan Danau Panggang yang termasuk kawasan Alabio merupakan bekas pusat Kerajaan Kuripan.

Perkembangan

Sekarang ini bekas wilayah distrik ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Referensi

  1. ↑ (Belanda) Landsdrukkerij (Batavia), Landsdrukkerij (Batavia) (1861). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar. Vol. 34. Lands Drukkery. hlm. 133.
  2. ↑ (Belanda) Landsdrukkerij (Batavia), Landsdrukkerij (Batavia) (1862). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar. Vol. 35. Lands Drukkery. hlm. 136.
  3. ↑ Saleh, Idwar; SEJARAH DAERAH TEMATIS Zaman Kebangkitan Nasional (1900-1942) di Kalimantan Selatan, Depdikbud, Jakarta, 1986.
  4. ↑ Regeerings-almanak voor Nederlandsch-Indie (dalam bahasa Belanda). Vol. 2. Dutch East Indies. 1906. hlm. 243.
  5. ↑ prokal.co. "Menyusuri Kiprah Orang Alabio dan Gaya Hidupnya | Radar Banjarmasin". kalsel.prokal.co (dalam bahasa Indonesian). Diakses tanggal 2020-05-02.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan