Sabtu, 31 Oktober 2026
22:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Al-Muntafiq

Al-Muntafiq

Bagikan:
Keamiran Al-Muntafiq
Arab: إمارة المنتفق, alih aksara: Imarat 𝘈𝘭-𝘔𝘶𝘯𝘵𝘢𝘧𝘪𝘲
Arab: اتحاد المنتفق, alih aksara: Ittihad 𝘈𝘭-𝘔𝘶𝘯𝘵𝘢𝘧𝘪𝘲
1530–1918
Bendera Al-Muntafiq
Bendera Konfederasi Al-Muntafiq
Wilayah Pengaruh Muntafiq (bukan kendali langsung)
Wilayah Pengaruh Muntafiq (bukan kendali langsung)
Ibu kotaBasra (Kedaulatan Utsmaniyah)
Al-Shatrah (pusat kekuasaan)
Bahasa umum
Agama Syiah (mayoritas) Sunni (keluarga penguasa)
PemerintahanMonarki, Konfederasi
Sheikh/Emir 
• 1530–1918
Wangsa Al-Sadun
Era SejarahZaman modern
1530
30 Oktober 1918
Mata uangLira Utsmaniyah
Didahului olehDigantikan oleh
kslKesultanan
Utsmaniyah
Musha'sha'
Mandat Britania atas Mesopotamia
Keamiran Kuwait
Kesultanan Nejed
Iran Qajar
Sekarang bagian dari Irak
Arab Saudi
Kuwait
Iran

Al-Muntafiq (Arab: المنتفق) adalah sebuah konfederasi suku Arab besar dan emirat semi-terpusat di Irak selatan dan Kuwait. Suku-suku yang tergabung dalam konfederasi ini terutama menetap di provinsi-provinsi bagian selatan Irak dan Kuwait bagian utara.

Konfederasi ini tidak homogen dalam hal mazhab atau agama.[1] Kondisi sosial-politik dan percampuran antarsuku menciptakan perpaduan antara suku-suku Sunni dan Syiah, dengan kelompok Syiah menjadi dominan pada akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19.

Oleh karena itu, sebagian kecil suku yang tergabung dalam konfederasi ini merupakan Sunni, terutama klan Al Sadun yang berpusat di Irak, tetapi juga menetap dalam jumlah yang lebih kecil di Arab Saudi dan Kuwait. Salah satu contohnya adalah Ketua Majelis Nasional Kuwait, Ahmed Al-Sadoun.

Secara keseluruhan, hampir tidak mungkin menentukan secara pasti siapa yang merupakan bagian dari Muntafiq dan siapa yang bukan, karena konfederasi tersebut tidak lagi memiliki pengakuan politik setelah Kekaisaran Utsmaniyah berakhir, sementara pemerintahan Inggris mengakhiri kekuasaan suku demi pembentukan monarki terpusat.

Negara Irak saat ini mengakui para kepala suku berdasarkan suku mereka masing-masing, bukan berdasarkan keterkaitan mereka dengan konfederasi historis tersebut. Oleh karena itu, hanya terdapat sedikit dorongan untuk mendokumentasikan dan menelusuri hubungan historis dengan Muntafiq.

Sejarah

Suku ini terbagi menjadi tiga cabang utama, yaitu Bani Malik, al-Ajwad, dan Bani Sa'id. Sebagian besar suku ini menelusuri garis keturunannya hingga suku Banu 'Uqayl, yang merupakan bagian dari konfederasi besar dan kuno Banu 'Amir di Najd. Namun, para pemimpin tradisional suku ini adalah Al-Saadun (“keluarga Saadun”), yang dikatakan merupakan para syarif yang berasal dari Makkah dan merupakan keturunan dinasti Muhanna yang memerintah Madinah mulai sekitar tahun 940, ketika leluhur mereka yang berasal dari Husain, Ubayd Allah bin Tahir, merebut kota tersebut, hingga abad ke-16. Cabang al-Ajwad dikatakan sebagian berasal dari suku Arab kuno Tayy. Suku Muntafiq dipimpin oleh Yusuf Beg dari klan Saadun.[2] Mereka secara tradisional merupakan rival Dhufir, Shammar, Al-Sabah, dan Ibn Saud, meskipun Yusuf terkadang bekerja sama dengan Ibn Saud.

Selama era Utsmaniyah, sebagian besar suku ini mulai menjalani kehidupan menetap dan bertani di wilayah Irak bagian selatan dan barat. Akibat perkawinan antarsuku dengan orang-orang Syiah serta pengalihan jalur kanal oleh pemerintah Utsmaniyah menuju Najaf, sejak akhir abad ke-18 sebagian besar anggota al-Muntafiq beralih memeluk Islam Syiah.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Thompson, Christiane. "Iranian Tentacles into Iraq". School of Advanced Military Studies (SAMS). Diarsipkan dari asli tanggal 19 Juni 2014. Diakses tanggal 3 Desember 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Muntafiq". King Abdul Aziz Ibn Saud Information Resource. Diarsipkan dari versi asli pada 2 Desember 2013. Diakses tanggal 3 Desember 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ The Shi'is of Iraq By Yitzhak Nakash, pg.27
  4. ↑ Lorimer, Gazetteer, 2B:1273; Great Britain, naval intelligence division, geographical handbook series, Iraq and the Persian Gulf, September 1944, 379-80; Great Britain, office of the civil commissioner, The Arab of Mesopotamia, Basra, 1917,6.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan